Minggu, 29 Desember 2013

Pesona Keindahan Pantai Menganti di Kebumen

Kabupaten Kebumen,  khususnya wilayah selatan memiliki potensi wisata yang beragam dan sangat mempesona. Potensi wisata Kebumen yang menjadi primadona bagi wisatawan baik lokal ataupun yang berasal dari luar daerah adalah wisata pantai.  Sangat beragam pantainya, dari arah timur ada Pantai Bocor, Pantai Petanahan, Pantai Suwuk, Pantai Karangbolong, Pantai Menganti dan Pantai Logending atau Pantai Ayah.
Pantai Menganti Kebumen (dok.pribadi)
Minggu (29/12/13) saya beserta anak berkesempatan mengunjungi Pantai Menganti, sebuah pantai yang berada diantara Pantai Karangbolong dan Pantai Logending atau beberapa orang sering menyebutnya Pantai Ayah. Meluncur dari arah timur melewati Jalan Daendels, terlihat Pantai Suwuk padat oleh pengujung dengan mobil berjejer ditempat parkir. Gerbang Pantai Karangbolong juga kulewatkan, karena beberapa minggu yang lalu baru berkunjung ke Pantai Karangbolong.

Jalur menuju Pantai Menganti termasuk jalur yang menantang, sehingga dibutuhkan kewaspadaan dalam mengendalikan kendaraan. Jalan naik turun dan tikungan tajam mewarnai perjalanan untuk dapat menikmati pesona keindahan Pantai Menganti. Namun demikian, sejauh mata memandang kita disuguhi bukit atau pegunungan yang asri dengan udara yang sejuk. 

Sangat fantastis, dari jalan yang kita tempuh tepat di atas bukit, kita dapat melihat birunya laut dengan panorama alam pantai yang sangat menawan. Butiran pasir berwarna putih menambah keelokan pantainya. Puluhan perahu nelayan berjejer ditepian pantai menjadi daya tarik yang sangat luar biasa. Rasanya ingin segera sampai dipantai, menikmati deburan  ombak menerjang karang-karang yang begitu tegar.

Puas menikmati panorama pantai dan pegunungan dari atas bukit, bergegas menuju pantai dengan perlahan menuruni jalanan curam dengan jurang yang ada di sebelah kanan kirinya. Harus ekstra hati-hati untuk dapat menuju pantai yang sangat indah ini. Ketika sampai di lokasi, posisi jarum jam tangan tepat di angka sepuluh. Pengunjung sangat ramai,  terlebih disekitar pantai juga terdapat Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Kedai-kedai penjual makanan minuman banyak dikunjungi oleh pembeli yang ingin menikmati pesona pantai sambil makan dan minum.

Usai melepas dahaga dengan minuman kelapa muda, menyusuri pantai sambil menikmati deburan ombak menjadi hal yang tidak dapat ditinggalkan. Batu-batuan dan karang banyak terdapat di pantai ini terutama bagian timur, sehingga beberapa pengunjung harus sangat berhati-hati. Di belahan pantai bagian barat didominasi warna putih dari butiran-butiran pasir yang ada dipantai. Pantai yang berpasir putih inilah yang menjadi pembeda diantara Pantai Menganti dengan pantai-pantai lain yang ada di Kebumen.
Hati-hati  .... setiap saat ombak datang (dok.pribadi)
Memandang disekitar kita dapat melihat para nelayan sibuk ditepian mengurusi perahu-perahunya. Di tengah lautan lepas kita juga melihat para nelayan sedang berjuang mencari sumber penghidupan. Beberapa pengunjung terlihat asyik mengabadikan gambarnya di tepian pantai dengan latar batu karang. Ketika terik matahari semakin terasa, tibalah saat untuk menjauh perlahan dari tepian pantai. Faktor perut juga sangat dominan sebagai pertimbangan. Jadi apalagi kalau tidak segera berburu makan siang. Oke, itulah postingan saya untuk kali ini.

Semoga bermanfaat. Terimakasih dan salam ....
  

Selasa, 24 Desember 2013

Kejuaraan Bulutangkis Walet Cup VIII Kabupaten Kebumen

Setelah sempat terkatung-katung dengan ketidakjelasan tentang pelaksanaan Kejuaraan Bulutangkis Walet Cup VIII tingkat Kabupaten Kebumen, akhirnya terlaksana juga kejuaraan yang merupakan agenda resmi dari PBSI Kabupaten Kebumen. Terakhir penyelenggaraan kejuaraan tersebut dilaksanakan pada bulan Juli 2012, sehingga hampir satu setengah tahun tanpa agenda kejuaraan bulutangkis apapun di Kebumen.
Kejurcab Bulutangkis Walet Cup Kebumen (doc.pribadi)
Kondisi tersebut jelas sangat disayangkan berbagai kalangan, terutama para pecinta dunia bulutangkis di Kebumen. Terlebih bagi atlit, pelatih dan orang tua atau wali siswa yang secara langsung bersinggungan dengan dunia bulutangkis, tersendat-sendatnya kejuaraan tersebut dapat melemahkan para atlit dalam berlatih. Hal tersebut harus betul-betul disadari karena tolak ukur atlit dalam berlatih dan sampai sejauhmana ketekunan serta kerja keras dalam berlatih akan diuji melalui kejuaraan resmi.

Namun demikian, sudah sepatutnya penghargaan tinggi kita sampaikan kepada PBSI Kabupaten Kebumen yang telah menggairahkan lagi kejuaraan bulutangkis Walet Cup VIII di penghujung tahun 2013 ini.  Terlepas dari sisi plus minus-nya dalam penyelenggaraan kejuaraan yang diadakan mulai tanggal 22 -23 Desember 2013, sekali lagi angkat topi untuk jajaran PBSI Kabupaten Kebumen. 

Kejuaraan Bulutangkis Walet Cup VIII Kabupaten Kebumen tahun 2013 diikuti oleh 121 peserta untuk memperebutkan berbagai nomor dari kelompok umur dini dasar putra putri sampai kelompok taruna untuk putra putri. Beberapa klub ikut berpartisipasi dalam kejuaraan ini seperti PB Bina Pratama Kebumen, PB Sagita Gombong, PB Rajawali Karanganyar, Mezaluna Ayah dan Merpati Tangkas Kebumen. Jumlah peserta untuk tahun ini mengalami penurunan dari kejuaraan serupa sebelumnya, karena beberapa nomor tidak dipertandingkan dalam kejuaraan tahun ini. Jumlah penontonpun tidak terlampau melimpah.
Atlit Bina Pratama masih mendominasi (doc. pribadi)
Dari berbagai nomor pertandingan yang ada, alhamdulillah atlit-atlit PB Bina Pratama Kebumen yang diasuh oleh Septi Baryanti masih mampu mendominasi kejuaraan tersebut. Lutfi, Aji, Reno dan Roni mampu menjadi semifinalis dari klub yang sama yaitu Bina Pratama yang akhirnya juara diraih oleh Lutfi. Di kelompok lain untuk kelompok anak-anak putri juga menghadirkan dua atlit yang sama-sama berasal dari Bina Pratama yaitu Kharisma dan Retno. Kharisma akhirnya menjadi juara setelah mengalahkan Retno. Di nomor pertandingan untuk kelompok anak-anak putra juga terjadi hal yang sama Bagus Pradana harus menghadapi Salim Mufid, pertandingan dimenangkan oleh Bagus Pradana.

Tercatat sebagai juara pertama untuk berbagai kelompok umur lainnya semua dari PB Bina Pratama yaitu Violeta (dini dasar putri), Bagus Satrio (dini putra), Bagus Pradana (anak-anak putra), Reza Aji (pemula putra), Lutfi Aziz (remaja putra dan taruna putra) dan Muhandis (taruna putri).

Selamat untuk atlit-atlit Bina Pratama Kebumen. Berlatihkan terus, jalan masih panjang ...
Salam ...

Senin, 16 Desember 2013

Menikmati Keindahan Pantai Karangbolong

Letak kabupaten Kebumen yang berada si pesisir selatan samudera Indonesia ini ternyata telah memberikan nilai plus yang tak ternilai harganya,  yaitu berupa pantai-pantai yang sangat menarik dan elok. Lokasi wisata Kebumen mayoritas mengandalkan jenis wisata alam baik yang berupa pantai, goa ataupun waduk-waduk. Beberapa pantai di Kebumen yang sangat dikenal adalah Pantai Ayah atau disebut juga dengan Pantai Logending, Pantai Menganti, Pantai Petanahan, Pantai Bocor, Pantai Suwuk dan lokasi wisata pantai yang saya posting saat ini adalah Pantai Karangbolong.

Karangbolong

Mengunjungi pantai Karangbolong minggu (15/12/2013) kemarin, bersama dengan teman-teman dan seluruh peserta didik kelas X SMK Negeri 1 Ambal serasa sangat menyenangkan. Terlebih satu hari sebelumnya kegiatan semesteran di sekolah baru saja selesai, sehingga seluruh siswa sangat antusias mengikuti kegiatan outbond yang diadakan di kawasan Pantai Karangbolong tersebut. Usai kegiatan outbond, serentak tanpa komando seluruh peserta bergegas menuju pintu gerbang, sesaat kemudian menyusuri jalan aspal melihat hamparan pasir yang membentang.

Pantai Karangbolong hingga saat ini masih menjadi salah satu primadona wisatawan baik lokal maupun maupun dari luar daerah. Walaupun saat ini harus diakui, Pantai Suwuk yang ada di sebelah timur persis dari Pantai Karangbolong lebih menyedot perhatian wisatawan, namun Pantai Karangbolong tetap memiliki daya magnit tersendiri. Legenda Nyi Roro Kidul tidak dapat dipisahkan lagi dari Pantai Selatan Laut Jawa ini. Sebagai salah satu bukti di sebelah pintu gerbang atau pintu masuk ini terdapat pesanggrahan tempat bagi beberapa orang yang ingin ngalap berkah.
Sisi lain Karangbolong
Karangbolong juga  identik dengan sarang burung waletnya, hal inilah yang  menjadi ciri khas Pantai Karangbolong. Dalam bahasa yang sederhana di sebut Karang Bolong karena ada sebuah karang yang berlubang (bolong) seperti gua dan merupakan tempat burung walet bersarang. Oleh karenanya di lokasi pintu masuk di buat patung pengunduh sarang burung walet yang perkasa. Bukan perkara mudah untuk dapat mengunduh sarang burung walet, karenanya pengunduh sarang burung walet adalah orang-orang yang betul-betul memiliki keahlian tersendiri. Sebagaimana kita tahu bahwa sarang burung walet masih memiliki nilai jual yang cukup tinggi dan merupakan salah satu elemen bagi pendapatan asli daerah pemda Kebumen. 

Diorama pemanenan sarang burung walet
Memasuki kawasan pantai kita akan melihat diorama pemanenan sarang burung walet ada di salah satu goa. Di pintu masuk goa, deretan pedagang terlihat sibuk transaksi dengan para pengunjung yang membeli makanan khas pantai selatan seperti rempeyek undur-undur dan pecel. Melintasi ujung goa atau lubang kita sudah di tunggu perahu-perahu wisata yang akan melayani wisatawan untuk mengelilingi muara di sekitar pantai. Banyak juga kita temui para pemancing dari berbagai kota kumpul di Karangbolong. Bagi anda yang ingin naik perahu, anda cukup mengeluarkan Rp 5.000. Kita dapat menikmati keindahan dan keelokan Karangbolong yang berbatasan dengan Pantai Suwuk. Jadi jika sudah merasa jenuh di lokasi Pantai Karangbolong, kita langsung dapat menyeberang dengan perahu menuju Pantai Suwuk.
Pantai Suwuk terlihat dari Karangbolong

Untuk dapat mengunjungi Pantai Karangbolong, anda dapat menempuh perjalanan dari arah kota Gombong ke selatan kurang lebih 18 kilometer, dengan waktu tempuh dengan kendaraan berkisar 30 menit. Sedangkan jarak dari kota Kebumen menuju Karangbolong sendiri berkisar 39 kilometer. Jika anda berasal dari arah Yogyakarta anda dapat menggunakan jalan selatan-selatan melewati Mirit, Ambal, Petanahan, Puring dan Karangbolong. 

Semoga bermanfaat. Terimakasih dan salam

Jumat, 06 September 2013

Cooking Class Siswa Tata Boga Tahun 2013

Salah satu bentuk model pembelajaran di Program Keahlian Tata Boga adalah dengan berkunjung ke dunia usaha atau dunia industri. Program ini bersifat rutin bagi kelas XI (sebelas) yang berguna untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang berbagai macam peralatan dan produk yang ada di dunia usaha.  Perencanaan yang matang sangat dibutuhkan dalam merealisasikan kegiatan tersebut, maka persiapan dan komunikasi dengan pihak terkait harus terjalin dengan baik.

Jika pada tahun-tahun sebelumnya hanya melakukan kegiatan table manner diberbagai hotel dan restoran ternama di Yogyakarta, Magelang dan Purwokerto maka pada tahun ini (2013) di setting dengan model cooking class. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 5 September 2013 di Gourmet House Cooking Class yang beralamat di Jalan Gajah Mada No. 131, Semarang.
Bagi-bagi tugas membuat Crispy Chicken Steak
Perjalanan menuju Semarang dimulai jam 06.00 dengan start di halaman SMK Negeri 1 Ambal. Rombongan dipimpin oleh Wakil Kepala Sekolah bidang Hubungan Industri Edi Suryono, SE dan Ketua Program Keahlian Tata Boga Ety Ariningsih, S.Pd. Dua armada bis Efisiensi mengantarkan rombongan kelas XI Tata Boga hingga di tempat tujuan pukul 10.30. Sambutan dari pihak Gourmet House Cooking Class sangat ramah dan bersahabat. Setelah rehat secukupnya sesi Cooking Class pun dimulai. Ada dua menu yang akan didemonstrasikan sekaligus diikuti oleh anak-anak Tata Boga. 
Hawaiian Pizza dalam proses
Untuk mempermudah teknis pelaksanaan maka kelas dibagi menjadi 2 dan dari 2 kelas tersebut masing-masing dibagi menjadi 5 kelompok. Kelas pertama mempraktekan Crispy Chicken Steak sedangkan kelas kedua mempraktekkan Hawaiian Pizza. Untuk seterusnya setelah selesai mempraktekkan langsung bertukar posisi untuk mempraktekkan menu selanjutnya.
Cripsy Chicken Steak siap tersaji
Pizza siap disantap ...

Kegiatan cooking class berakhir pukul 14.30 dan selanjutnya rombongan menuju ke lokasi wisata Kampoeng Rawa di Ambarawa.  Tiba di Kampoeng Rawa pukul 16.00, semua turun meninggalkan bis untuk menikmati keindahan lokasi wisata tersebut. Usai maghrib rombongan meneruskan perjalanan pulang menuju Kebumen. Alhamdulillah tiba di sekolah pukul 22.00 dengan lancar, semoga tahun depan pelaksanaannya dapat lebih bagus lagi.   

Menikmati Keindahan Kampoeng Rawa di Ambarawa


Alhamdulillah .... 
Usai melakukan aktivitas di kota Semarang,  saya diberikan kesempatan melancong lagi. Walau lokasi wisata ini sering saya lewati, namun sering terlewatkan begitu saja. Saat inilah saya diberikan kesempatan untuk mengunjungi lokasi wisata yang dapat memanjakan mata menikmati keindahan alam sekitarnya.  Kampoeng Rawa itulah lokasi wisata yang saat ini sedang menjadi magnet bagi wisatawan lokal dari berbagai belahan wilayah di Jawa Tengah ini.

Wisata di Kampoeng Rawa (doc. pribadi)
Kampoeng Rawa adalah obyek wisata yang terletak di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Tepatnya berada di Jalan Lingkar Ambarawa kurang lebih jarak tempuh dari kota Semarang adalah 34 kilometer. Akses menuju lokasi tersebut sangat mudah karena terletak  dipinggir jalan lingkar yang menghubungkan kota Semarang dengan kota  Magelang. Jika tolak ukurannya waktu maka jarak tempuh dari Semarang menuju lokasi Kampoeng Rawa ini kurang lebih satu setengah jam.

Ketika kali pertama menginjakkan kaki di Kampoeng Rawa, udara segar sangat terasa. Sejauh mata memandang terlihat hamparan sawah dengan tanaman padi yang menghijau dengan latar pegunungan yang indah. Fasilitas di lokasi wisata ini terbilang lengkap dari musholla, toilet, ruang pertemuan dan panggung hiburan yang terletak di area parkir Kampoeng Rawa. Sarana permainan seperti becak mini, bebek air dan ATV juga tersedia.

Sarana lain seperti kolam pemancingan dan kuliner menjadi ciri khas Kampoeng Rawa dengan hadirnya Rumah Makan Apung atau dikenal dengan Resto Apung Kampoeng Rawa. Untuk menuju rumah makan tersebut pengelola telah menyediakan perahu penyeberangan bagi para pengunjungnya. Berbagai menu menarik dari ikan tawar dapat anda nikmati dengan santai bersama teman atau keluarga.      
Rumah Makan Apung (www.jatengtime.com)
Satu hal yang tidak boleh anda tinggalkan jika ingin lebih lanjut untuk memanjakan mata, maka segeralah menuju dermaga untuk berwisata air. Perahu-perahu yang bersandar  dengan pemandu siap mengantar anda mengelilingi rawa yang begitu luas nan elok. Satu perahu dapat dinaiki oleh 7 (tujuh) penumpang dengan seorang pemandu. Setiap orang akan dikenakan beban sebesar Rp. 10.000,- dan jangan lupa gunakan pelampung pengaman atau live vest sebelum menikmati keindahan Kampoeng Rawa.

Ketika perahu bergerak angin terasa semakin kencang, hamparan enceng gondok menghijau ada disisi kanan kiri perahu. Di tengah rawa yang luas dapat kita temukan karamba dalam jumlah yang banyak  milik petani dan nelayan setempat. Sungguh karunia yang luar biasa dapat menikmati keindahan Kampoeng Rawa saat sore hari hingga menjelang petang. Maghrib pun tiba, musholla menjadi tujuan untuk beribadah sebelum akhirnya benar-benar meninggalkan lokasi wisata ini dengan segenap rombongan.    

Terlepas dari berbagai kekurangan yang ada, salut untuk pengelola obyek wisata ini yang ternyata dilakukan oleh beberapa kelompok tani dan nelayan setempat.  Terimakasih, semoga bermanfaat dan salam ....

Rabu, 21 Agustus 2013

Kemeriahan Karnaval Pembangunan di Kebumen

Setelah beberapa tahun Pemkab Kebumen absen mengadakan karnaval pembangunan atau karnaval Agustusan sebagai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI, tahun ini pemkab akan menggelar karnaval pembangunan HUT RI ke 68. Rencananya, karnaval akan dilaksanakan Rabu (21/8) pukul 13.00 WIB mendatang. Rute iring-iringan karnaval akan dimulai dengan start Alun-alun Kebumen melewati Jalan Jenderal A Yani, kemudian menuju Jalan Indrakila sampai perempatan Kembaran ke utara melalui Jalan Tentara Pelajar hingga pertigaan Jalan Sarbini Kawedusan terus ke barat dan berakhir lagi di Alun-alun Kebumen. Karnaval tersebut akan dikuti oleh jajaran SKPD dilingkungan pemkab Kebumen, sekolah-sekolah serta masyarakat umum. Bagi masyarakat umum yang ingin berpartisipasi menjadi peserta karnaval bisa mendaftarkan diri ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dispartabud) Kebumen. Bagi para peserta karnaval nantinya juga akan dinilai atau diperlombakan.Sedangkan bagi peserta yang paling kreatif atau unik akan di beri hadiah."Hingga kemarin, jumlah peserta yang sudah mendaftarkan diri untuk megikuti karnaval sudah sebanyak 120 an lebih peserta," jelas Kepala Dispartabud, Drs Hery Setyanto yang juga kepala seksi karnaval didampingi Drs Wuryanto MMPd selaku sekretaris Disparbud Kebumen.

SUMBER : http://kebumenkab.go.id/index.php/public/news/detail/1561

Setelah beberapa tahun Pemkab Kebumen absen mengadakan karnaval pembangunan atau karnaval Agustusan sebagai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI, tahun ini pemkab akan menggelar karnaval pembangunan HUT RI ke 68. Rencananya, karnaval akan dilaksanakan Rabu (21/8) pukul 13.00 WIB mendatang. Rute iring-iringan karnaval akan dimulai dengan start Alun-alun Kebumen melewati Jalan Jenderal A Yani, kemudian menuju Jalan Indrakila sampai perempatan Kembaran ke utara melalui Jalan Tentara Pelajar hingga pertigaan Jalan Sarbini Kawedusan terus ke barat dan berakhir lagi di Alun-alun Kebumen. Karnaval tersebut akan dikuti oleh jajaran SKPD dilingkungan pemkab Kebumen, sekolah-sekolah serta masyarakat umum. Bagi masyarakat umum yang ingin berpartisipasi menjadi peserta karnaval bisa mendaftarkan diri ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dispartabud) Kebumen. Bagi para peserta karnaval nantinya juga akan dinilai atau diperlombakan.Sedangkan bagi peserta yang paling kreatif atau unik akan di beri hadiah."Hingga kemarin, jumlah peserta yang sudah mendaftarkan diri untuk megikuti karnaval sudah sebanyak 120 an lebih peserta," jelas Kepala Dispartabud, Drs Hery Setyanto yang juga kepala seksi karnaval didampingi Drs Wuryanto MMPd selaku sekretaris Disparbud Kebumen.

SUMBER : http://kebumenkab.go.id/index.php/public/news/detail/1561
Dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-68 hari Rabu (21/8/2013),  Pemkab Kebumen mengadakan karnaval bertemakan pembangunan. Karnaval tersebut diikuti oleh jajaran SKPD di lingkungan pemkab Kebumen, perbankan, dunia usaha/dunia industri, sekolah, perguruan tinggi, organisasi masyarakat/pemuda, kesenian dan berbagai komunitas lainnya. Tidak ketinggalan partai politik ikut berpartisipasi pula.
Salah satu peserta karnaval (doc.pribadi)
Karnaval dimulai pukul 13.00 dengan start di alun-alun Kebumen. Satu persatu peserta karnaval dilepas panitia dengan nomor urut yang telah ditentukan. Iring-iringan peserta karnaval melewati rute yang telah ditentukan yaitu Jalan Pahlawan - Jalan Ahmad Yani, Jalan Indrakila, Jalan Tentara Pelajar, Jalan HM. Sarbini dan kemudian melewati Jalan Veteran hingga berakhir di alun-alun Kebumen. 

Ribuan masyarakat Kebumen menyemut memadati pinggir-pinggir jalan rute karnaval yang telah ditentukan. Tua muda dan anak-anak larut menonton karnaval yang sangat meriah tersebut. Masyarakat sangat antusias menonton berbagai kreasi yang disajikan dari peserta karnaval baik yang berjalan kaki atau menggunakan sarana transportasi semisal mobil  bak terbuka ataupun jenis truk. Di sepanjang jalan masyarakat rela berdesakan dan berpanas-panasan untuk dapat menikmati karnaval pembangunan tersebut. 

Bupati dan pejabat di lingkungan pemkab Kebumen hadir dan melihat secara langsung kegiatan karnaval dari tribun kehormatan yang berada di depan Pasar Tumenggungan, Kebumen. Iring - iringan peserta karnaval berakhir di alun-alun Kebumen, selanjutnya peserta karnaval memencar menuju tempat masing-masing. Kegiatan karnaval berjalan lancar dan berakhir pukul 17.00 WIB. 

Terimakasih, semoga bermanfaat. Salam ...

Minggu, 11 Agustus 2013

Keindahan dan Keramaian Pantai Depok di Bantul


Usai melakukan silaturahmi keluarga dengan sanak saudara di kota Klaten dan Bantul, saya beserta keluarga berkesempatan menikmati keindahan dan keramaian di Pantai Depok Bantul, Yogyakarta. 

Pantai Depok Bantul (doc. pribadi )
Pantai Depok adalah sebuah pantai yang terletak di selatan kota Bantul, Yogyakarta dan berada di sebelah barat pantai yang sudah terlebih dahulu dikenal masyarakat luas yaitu pantai Parangtritis. Untuk menuju ke Pantai Depok ini, jarak tempuh dari kota Yogyakarta kurang lebih 22 kilometer, dalam hitungan waktu normalnya 30 menit melalui jalan Parangtritis. Namun dalam kondisi seperti saat ini liburan pasca lebaran jarak tempuhnya bisa mencapai satu jam lebih karena kemacetan terjadi di sana sini.   

Sebagai pedoman untuk menuju lokasi Pantai Depok dengan mudah, sebelum anda memasuki pos tempat pemungutan retribusi pantai Parangtritis anda belok ke kanan, di situ tertera sebuah petunjuk arah menuju Pantai Depok yang tergolong sederhana. Jalan menuju pantai kondisinya bagus dan pengguna kendaraan roda empat dapat langsung menuju lokasi sekitar pantai dengan tempat parkir yang sangat luas. Retribusi untuk masuk menuju lokasi pantai adalah Rp. 5.000,- per kepala.    

Pintu gerbang Pantai Depok (doc. pribbadi )
Sebagaimana  karakteristik pantai-pantai  yang ada selatan pulau Jawa ini, maka gelombang Pantai Depok tergolong cukup besar. Oleh karenanya pengunjung harus berhati-hati terlebih lagi untuk orang tua yang sedang menikmati pantai dengan anak-anak yang masih kecil. Menikmati Pantai Depok terasa sangat indah, hamparan pasir yang bersih dan gemuruh ombak datang dan pergi. 

Keramaian pengunjung dari berbagai usia turut larut menikmati deburan ombak yang silih berganti. Apalagi saat itu ada ratusan anggota komunitas "Selamatkan Indonesia" yang mengampanyekan perang terhadap narkotika, obat berbahaya dan sejenisnya dengan cara memberikan gelang secara gratis kepada pengunjung di pantai. Setelah itu kegiatan berlanjut dengan tarian massal di pantai dari anggota komunitas ditambah dengan pengunjung pantai yang peduli.  
Tarian massal dari komunitas "Selamatkan Indonesia" (doc. pribadi)
Bagi anda yang membutuhkan berbagai keperluan makan minum tidak perlu khawatir, penjaja makanan minuman sangat mudah kita temui. Hampir disekitar pantai berderet penjaja dari jagung bakar, beragam gorengan, rempeyek dan aneka ragam jenis minuman. Tidak hanya itu rumah makan dengan sajian seafood dengan mudah dapat kita tuju. Di sekitar pantai juga terdapat arena main bagi pengujung semisal layang-layang dan ATV.  

Salah satu sarana permainan (doc. pribadi)
Hal yang perlu dipertegas dalam hal ini adalah, bahwa Pantai Depok memiliki kekhasan tersendiri dibanding dengan pantai-pantai lain. Karena di sekitar lokasi pantai ini ada pasar ikan segar yang ramai pegunjungnya. Berbagai macam ikan segar dapat ditemui dan dibawa pulang. Namun jika kita menginginkan langsung dimasak untuk kita nikmati, di sekitar pasar ikan tersebut sudah banyak personil dari rumah makan tertentu yang siap memberikan jasanya untuk memasaknya. Umumnya biaya pengolahan dan pemasakkannya perkilonya adalah Rp. 10.000,-.

Pasar Ikan Segar di Pantai Depok (doc. pribadi)
Jikalau anda tertarik, semestinya anda beserta keluarga dan orang-orang terdekat segera bertolak ke Pantai Depok Bantul, Yogyakarta.  Nikmatilah keindahan dan keramaian pengunjungnya. Semoga bermanfaat, salam ...

Alun-alun Kebumen: Ruang Publik Kita

Di tengah bisingnya kota, di sela kesibukan dan rutinitas yang sering terasa seperti drama tanpa akhir, masih ada ruang yang membuat kita ...