Kunjungan Anggota Komisi IX DPR RI di SMK Negeri 1 Ambal

Jumat, 17 Juni 2016 · 0 komentar

Jumat, 17 Juni 2016 SMK Negeri 1 Ambal menerima tamu penting yaitu Ibu Amelia Anggraeni anggota Komisi IX DPR RI. Dalam kunjungan tersebut hadir pula pejabat dari BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Wakil Bupati Kebumen dan segenap tamu penting lainnya. Kunjungan Ibu Amelia Anggraeni tersebut adalah dalam rangka mewujudkan program GenRe (Generasi Berencana) Goes To School yang merupakan program kerjasama dari BKKBN Provinsi Jawa Tengah dengan Komisi IX DPR RI.
Amelia Anggraeni, anggota Komisi IX DPR RI
Penunjukkan SMK Negeri 1 Ambal sebagai sekolah yang diberikan kepercayaan untuk pelaksanaan program tersebut didasarkan atas prestasi SMK Negeri 1 Ambal dalam melakukan pembinaan terhadap siswa-siswa dengan PIK-R Sejahtera. PIK-R Sejahtera adalah Pusat Informasi dan Konseling Remaja yang dibentuk pada tahun 2013. PIK-Remaja Sejahtera SMK Negeri 1 Ambal merupakan wadah kegiatan bagi siswa-siswi SMK Negeri 1 Ambal yang bertujuan sebagai sarana edukasi tentang pendidikan seks dan kesehatan reproduksi remaja yang benar serta penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja dan juga menampung permasalahan remaja seputar seksualitas. 

Pada sambutannya Ibu Amelia Anggraeni memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada SMK Negeri 1 Ambal atas kegiatan pembinaan remaja dengan kegiatan PIK-R Sejahtera SMK Negeri 1 Ambal yang telah mampu berkarya dan berprestasi. Anggota DPRI RI Komisi IX yang lahir di Bengkulu, 29 Agusstus 1971 ini menyampaikan pula bahwa remaja harus mampu merencanakan dan menyiapkan kehidupan kelak dengan tidak menikah dini. Pernikahan dini dapat disebabkan oleh beberapa faktor misalnya karena pergaulan bebas, NARKOBA dan free sex. Oleh karenanya sebagai remaja yang tangguh dan handal harus menjauhkan diri dari beberapa unsur negatif tersebut.
Pemberian tanda mata kepada kepala SMK Negeri 1 Ambal
Usai memberikan sambutan beliau berkenan memberikan door prize kepada peserta kegiatan dengan mengambil nomor undi yang telah disiapkan panitia. Door prize yang diberikan berupa payung, jam dinding, mug cantik dan masih banyak lainnya. Untuk selanjutnya beliau tak lupa memberikan tanda mata kepada kepala SMK Negeri 1 Ambal Nurul Aini, S.Pd., M.Pd. 

Kegiatan GenRe Goes To School diakhiri dengan foto bersama dan ditutup dengan acara buka bersama oleh seluruh peserta kegiatan serta sholat maghrib berjama'ah. 

Terima kasih dan salam ....


READ MORE - Kunjungan Anggota Komisi IX DPR RI di SMK Negeri 1 Ambal

Menelusuri Keindahan Goa Barat di Kebumen

Minggu, 20 Maret 2016 · 0 komentar

Tidak dipungkiri lagi bahwa lokasi wisata Kebumen memang sangat beragam. Terlebih letak Kebumen yang ada di pesisir selatan samudera Indonesia sehingga lokasi wisata berupa pantai-pantai yang menarik dan elok berderet dari ujung timur hingga barat berupa pantai. Namun demikian pesona pantai yang ada di Kebumen tidak serta merta mengabaikan lokasi wisata lainnya yaitu berupa goa-goa yang eksotis. Sebut saja Goa Jatijajar yang telah dikenal terlebih dahulu sebagai tempat wisata goa yang dikaitkan dengan legenda Raden Kamandaka seorang putera mahkota kerajaan Pajajaran. Selain Goa Jatijajar adapula Goa Petruk yang tidak kalah akan keindahannya. Satu lagi adalah Goa Barat yang saat ini menjadi magnet bagi wisatawan, apalagi saat hari libur.

Di dalam perut Goa Barat (dok.pribadi)

Goa Barat terletak di desa Jatijajar, kecamatan Ayah dan terletak di sebelah timur dari Goa Jatijajar. Akses untuk menuju ke Goa Barat kita dapat menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan umum dengan jarak tempuh kira-kira 42 kilometer dari kota Kebumen. Goa ini berada disekitar perkampungan, oleh karenanya Goa Barat ini masih dikelola oleh warga sekitar dan masih diupayakan terus pengembangannya. Menurut pemandu Goa Barat ini diambil dari bahasa Jawa. Barat dalam bahasa Jawa dimaknai dengan angin, maka Goa Barat dapat diartikan sebagai goa yang didalamnya kita akan merasakan suara dan hembusan angin yang muncul dari celah-celah bebatuan.

Goa ini masih sangat alami dan dibutuhkan keberanian serta nyali yang besar untuk menyusurinya. Namun demikian kita tetap membutuhkan pemandu dan mengenakan perlengkapan yang telah disediakan oleh pengelola untuk telusur goa. Seluruh perlengkapan sudah tersedia dari jaket pelampung, helm pengaman kepala, dan sepatu khusus. Termasuk headlamp yang akan digunakan oleh pemandu untuk membantu dalam penyusuran goa. Pengelola sejauh ini belum menyediakan dokumentasi kegiatan telusur goa, oleh karenanya alangkah baiknya menyiapkan kamera sendiri untuk mengabadikan setiap momen di dalam goa. 

Menyusuri Goa Barat (dok.pribadi)


Sebelum memasuki mulut goa breefing dari pemandu harus diperhatikan dengan baik. Kita juga harus melakukan warming up terlebih dahulu sekitar 10 menit bersama dengan kelompok untuk peregangan atau pelemasan sehingga otot-otot dalam tubuh meregang dan lemas. Terlebih medan yang akan dilalui termasuk medan yang berat sehingga membutuhkan tenaga ekstra. Berdoa tidak boleh lupa, sebagai wujud syukur kita terhadap Yang Maha Kuasa atas segala apa yang telah dikaruniakan kepada kita semua. 

Memasuki mulut goa, berjalan satu persatu menuruni anak tangga dengan penuh hati-hati. Dua pemandu ada dibarisan terdepan dan terbelakang dengan headlamp memberikan cahaya terang untuk menyusuri anak tangga. Di kanan kiri bebatuan yang besar, tidak lama bertemulah dengan air jernih dalam goa. Indera mata bekerja dengan keras untuk memastikan pijakan kaki di atas batu agar tidak tergelincir. Tangan berpegangan pada bebatuan untuk membantu pergerakan, kepala menunduk agar tidak terkena bebatuan yang runcing diatasnya. Saling mengingatkan sesama teman agar selalu waspada, berpegangan tangan saling bahu membahu menikmati telusur Goa Barat penuh gairah. 

Instruksi dari pemandu harus benar-benar diindahkan, jikalau tidak maka bisa saja kita dapat melalui jalur yang keliru. Apalagi kedalaman air dalam goa bervariasi dari 2 sampai 3 meter, sehingga kita harus benar-benar konsentrasi. Berenang, merayap, menuruni bebatuan besar sudah tak terbilang berapa kali. Benar-benar petualangan dan keseruan yang luar biasa, berada di dalam perut goa membuat kita lupa dunia luar. Setiap saat dihadapkan pada medan yang benar-benar menguji keberanian untuk melewatinya. 
Medan naik turun di Goa Barat (dok.pribadi)
Dalam perjalanan menyusuri Goa Barat ini memang terdapat banyak air terjun yang kita jumpai dengan ketinggian yang berbeda-beda. Oleh karenanya Goa Barat ini ada yang menyebutnya dengan Goa 100 Air Terjun. Menikmati sesaat di air terjun yang relatif kecil, sesekali melepas lelah dengan duduk berbincang dengan teman memandang pesona alam yang sangat indah. Berbagai macam bentuk bebatuan terlihat sangat indah, dan itu adalah sebuah proses yang alamiah dari beberapa tahun yang lampau. Stalaktit menghias manis pada setiap dinding menggantung dilangit-langit goa. Di bagian lantai berjejer stalagmit laksana menara. Sungguh sangat eksotis. 

Perjalanan berlanjut, kembali kaki-kaki yang terbungkus sepatu melangkah menyusuri genangan air, berenang menggapai tepian sebuah batu besar. Kali ini harus bergelantungan dengan seutas tali  menaiki dan menuruni bebatuan. Gemuruh air terjun setinggi kurang lebih 32 meter sudah mulai terdengar, hembusan angin sangat terasa. Terus berjuang menyusuri goa dengan jalur yang berkelok-kelok, merunduk dan berjalan lagi dan berenang lagi. Menahan dingin, menahan dahaga. Haahhhhhh .... perjuangan yang sangat melelahkan.  

Akhirnya terbayar lunas juga, air terjun tertinggi di Goa Barat didepan mata. Puluhan orang dengan kelompok masing-masing sudah ada disekitar air terjun sebelum kelompok kami tiba. Mereka bergembira dengan berenang di bawah air terjun, tidak lupa kami pun bergabung dengannya. Berenang, berendam sesaat menikmati derasnya air terjun Goa Barat. Bersandar pada batuan besar sambil meluruskan kaki-kaki yang telah bekerja keras menuju air terjun ini. Terasa sangat nyaman berada di lokasi ini. Sayang sekali derasnya air terjun dan kurangnya pecahayaan menyulitkan kami untuk mengambil gambar air terjun tersebut.

Rasanya ingin berlama-lama di air terjun Goa Barat ini, namun rasa dingin dan lapar membuat kami ingin segera bergegas kembali ke mulut goa. Energi yang tersimpan dalam tubuh menipis, sementara jalur menuju ke mulut goa adalah jalur yang sama seperti saat kita masuk. Oleh karenanya kami sudah tidak mampu lagi untuk menceritakan bagaimana keseruan perjalanan menuju mulut goa. Satu yang pasti, insiden kecil banyak terjadi yaitu diantara kami banyak berjatuhan saat menyusuri medan karena terantuk batu  di dalam air.  Terasa sulit sekali menjaga keseimbangan tubuh ketika energi sudah terkuras saat berangkat. 

Akhirnya kami hanya menyarankan bagi yang ingin ke Goa Barat, jangan lupa membawa bekal minimal minuman agar tubuh tetap seger. Syukur-syukur membawa makanan, sehingga di dalam goa dapat menikmati makan spesial bersama dengan teman-temanl. Tapi jangan lupa, jangan nyampah ya.

Okelah, kami sampaikan selamat berpetualangan bagi teman-teman yang akan mencoba keindahan Goa Barat ini. Terima kasih dan salam ...




READ MORE - Menelusuri Keindahan Goa Barat di Kebumen

About Me

Foto Saya
Rasimun Way
Lahir di Karangsambung,Kabupaten Kebumen, besar di Cepu dan Semarang. Aktivitas di SMK Negeri 1 Ambal, Kebumen. Bertempat tinggal di Kutosari, Kebumen. Email : denrasimun@gmail.com
Lihat profil lengkapku

Search This Blog

Memuat...

Daftar Isi

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Followers

 
Top

Rasimun Way | Copyright © 2011 All right reserved.
Red Eleganisme Blogger Template | Designed By Serba Blog