Selasa, 13 April 2010

YANG LUCU-LUCU DARI STATUS FACEBOOK (RASIMUN WAY)

Statusku : 538 jiwa besuk akan menunggu untuk bertemu denganku, bahkan mereka akan rela ngantri ... bisa nyombong iki **ngluwihi artis**
Sab pukul 19:45 ·

Komentar (23)


Ambar Kissmaning Rahayu
guru kan jg artis...hehe
Sab pukul 19:52 ·




Kamin Lia
Bukan artis paling jadi petugas TPS he he he
Sab pukul 19:55 ·

Endri Cahyono
Aku termasuk yg ke-600an Ngantri berati...???
Kwawawak.
Sab pukul 20:00 ·

Prie Azzadech
Makan gratiz lagi,lumayan ngurangi jatah dirumah...
Sab pukul 20:05 ·


Budi Sugiati
Halaah baru jd artis dadakan ae sombonge kok eram, hehehe...,
Sab pukul 20:12 ·

Win Sam
bgi-bagi kupon makan gratisan ya...hehehe
Sab pukul 20:12 ·

Rusmanto Sang Leo
iya jd petugas kpps y pak?babe q jg jd artis donx,hehe
Sab pukul 20:15 ·

Ani Zubaedah
percaya dekh...sing penting bukan antre nagih janji.
Sab pukul 20:35 ·

Rasimun Way
@ambar : guru mah bukan sekedar artis..tapi sekaligus merangkap sutradara dikelas.hhihi
Sab pukul 20:47 ·

Rasimun Way
@mskamin : hahaha..cerdaslah rika..
Sab pukul 20:47 ·

Rasimun Way
@endri : maaf ..anda tdk termasuk dlm List..wkwkwk..tidur saja dirumah besok
Sab pukul 20:48 ·

Rasimun Way
@prie : alhamdulillah... kalo rejeki ndak akan kemana ?? qeqeqeq..
Sab pukul 20:50 ·

Rasimun Way
@Ugi : jangan siriklah ?? hehehe.. aji mumpung..dijamin theol tangane tandatangan kartu suara..
Sab pukul 20:51 ·

Rasimun Way
@win : kupon makan gratis dimasa kampanye dah berlalu...malam ini justu makan gratis nunggu TPS
Sab pukul 20:53 ·

Rasimun Way
@rusmanto : hooh..artis dadakan sehari thok !!
Sab pukul 20:53 ·

Rasimun Way
@aniez : hehe..nagih janjinya mesti bukan padaku..tapi pada para calon yg kemarin pada obral janji..
Sab pukul 20:54 ·

Budi Sugiati
Ati2 lho mas, nek pothel tanganné ora ono ijollé lo yo! hehehe....
Sab pukul 21:00 ·

Rina Achiriyanti
Sayange dr skian ratus org,ga da yg mint cium njenengan yo mas...?wuakakakakak...
Sab pukul 21:18 ·

Rasimun Way
@Ugi : wekekek... pothel yo gak..paling cuman pegel doang...
Sab pukul 21:37 ·

Rasimun Way
@rina : hahahaha...mesti ana. tenang ae..
Sab pukul 21:38 ·

Any Astuti
uwiih paling besook nungguin karo ngantuk2....!! he..he..
Sab pukul 23:03 ·

Rasimun Way
@any : sing ngantuk dirimu to ?? hehe..
Sab pukul 23:16 ·

Senin, 12 April 2010

STENOGRAFI TELAH MATI ?

Saat ini mungkin banyak orang tak mengenal tentang Stenografi. Namun bagi saya stenografi adalah ilmu yang tak akan terlupakan. Hingga tahun 1990 saat teknologi belum seperti saat ini, stenografi masih menjadi salah satu cara untuk dapat menulis dengan lebih cepat.

Bagi yang belum memahami apa itu stenografi, inilah penjelasan singkat tentang stenografi. Istilah stenografi berasal dari bahasa Yunani terdiri dari  kata stenos yang berarti pendek dan graphein yang berarti menulis atau tulisan. Sehingga stenografi dapat diartikan sebagai tulisan pendek, dengan tulisan pendek maka harapannya dapat menulis dengan lebih cepat. Sebagai contoh orang menulis huruf latin "t" dibutuhkan beberapa gerakan, namun huruf "t" dalam stenografi cukup dengan satu gerakan. Bahkan dalam tahapan yang sudah lancar satu huruf stenografi dapat terbaca satu kata.
Sebagai contoh :
huruf a = akan terbaca "ada"
huruf b = akan terbaca "sebab"
huruf c = akan terbaca "kecil"
huruf o = akan terbaca "orang"
huruf t = akan terbaca "itu"
Jika kita ingin menulis sebuah kalimat " Orang itu kecil " maka dalam tulisan stenografi cukup menggunakan tiga huruf yaitu " O, T dan C. Itulah hebatnya stenografi yang bermakna tulisan pendek.

Jaman dahulu stenografi banyak digunakan oleh beberapa pihak seperti wartawan yang tugas keseharian mencari berita, sekretaris yang bertugas mencatat konsep dari pimpinan, atau notulis yang pekerjaannya mencatat hasil rapat. Stenografi saat itu digunakan karena dianggap memiliki nilai manfaat dari beberapa hal yaitu penghematan materiil ( kertas, pensil, dan alat tulis lainnya), penghematan waktu, dan penghematan energi.

Sayangnya kini semua stenografi telah ditelan jaman. Dan inilah coretan saya tentang stenografi sebagai bentuk keprihatinan.

Kemana perginya stenografi ?


Kubertanya pada diri sendiri, pada jaman yang makin canggih dengan teknologi informasi. 
Lalu apakah materi di sekolah ini hanya sekedar basa basi kurikulum edisi kini. 
Atau hanya bumbu beberapa kompetensi..
Stenografi telah mati termakan tekonologi...

Stenografi...oh nasibmu kini..
Aku tetap masih memiliki..walau terasa kurang berarti..

Panorama Pantai Menganti

Dalam sebuah kesempatan saya menemani dua orang tamu dari Malang, dalam rangka melakukan pendampingan sebuah program di sekolah. Usai kegiat...