Rabu, 29 Juni 2011

Soal Kewirausahaan #21

Soal 1
Hal yang patut dilakukan untuk mengubah sikap yang baik adalah :
a. lebih baik berbuat kreatif daripada berpikir kritis
b. supel dalam pergaulan dan yakin akan pekerjaan yang dilakukan
c. menggunakan proses berpikir yang positif
d. berjuang tidak mengenal lelah
e. kemauan keras


Soal 2
Dalam dunia usaha kita mengenal magang. Di bawah ini merupakan pengertian magang :
a. ikut bekerja dalam perusahaan
b. ikut belajar bekerja dalam kegiatan usaha atau bisnis wirausahawan
c. bekerja dengan standar tinggi
d. melaksanakan pekerjaan dalam usaha
e. melaksanakan pekerjaan profesional


Baca selengkapnya 
 


Selasa, 28 Juni 2011

Metode Tanya Jawab


Dalam menggunakan metode mengajar, tidak hanya guru saja yang senantiasa berbicara seperti halnya dengan metode ceramah, melainkan mencakup pertanyaan-pertanyaan dan penyumbangan ide-ide dari pihak siswa. Cara pengajaran yang seperti ini dapat dibedakan dalam dua jenis ialah:  (1) metode tanya-jawab, dan (2) metode diskusi.

Perbedaan pokok diantara metode tanya-jawab dengan metode diskusi terletak pada:
1.      Corak pertanyaan yang diajukan guru.
2.      Sifat pengambilan bagian yang diharapkan dari pihak siswa. Pada hakekatnya metode tanya jawab berusaha menanyakan apakah siswa telah mengetahui fakta-fakta tertentu yang sudah diajarkan, dalam hal lain guru juga bermaksud ingin mengetahui tingkat-tingkat proses pemikiran siswa. Melalui metode tanya-jawab guru ingin mencari jawaban yang tepat dan faktuaL Sebaliknya dengan metode diskusi, guru mengemukakan pertanyaan-pertanyaan yang agak berbeda sifatnya. Di sini guru merangsang siswa untuk menggunakan fakta-fakta yang telah dipelajari untuk memecahkan suatu persoalan. Pertanyaan seperti ini biasanya tidak mempunyai jawaban yang tepat dan tunggal, melainkan lebih dari sebuah jawaban.

Dari penjelasan tersebut kita ketahui bahwa metode tanya jawab mempunyai hubungan dengan metode apakah yang sedang dipakai guru metode ini sering sukar dibedakan, tujuan dan teknik masing-masing cukup mempunyai perbedaan yang besar sehingga dalam uraian ini seyogianya dibedakan.

Metode tanya-jawab digunakan dengan maksud :
a.       Melanjutkan (meninjau) pelajaran yang lalu
b.      Menyelingi pembicaraan untuk mendapatkan kerjasama siswa
c.       Memimpin pengamatan dan pemikiran siswa.

Kelebihan dan kelemahan metode tanya-jawab :

Kelebihan :
a.       Kelas lebih aktif karena siswa tidak sekedar mendengarkan saja
b.      Memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya sehingga guru mengetahui hal-hal yang belum dimengerti oleh para siswa
c.       Guru dapat mengetahui sampai di mana penangkapan siswa terhadap segala sesuatu yang diterangkan.

Kelemahannya :
a.       Dengan tanya jawab kadang-kadang pernbicaraan menyimpang dari pokok persoalan bila dalarn mengajukan pertanyaan, siswa rnenyinggung hal-hal lain walaupun masih ada hubungannya dengan pokok yang dibicarakan. Dalarn hal ini sering tidak terkendalikan sehingga membuat persoalan baru.
b.      Mernbutuhkan waktu lebih banyak. 


Senin, 27 Juni 2011

Ilmu Menjual dan Objeknya


Ilmu menjual adalah ilmu yang digunakan dalam hidup sebagai seni untuk menundukkan lawan supaya mencapai hasil dalam pekerjaan dan kehidupan sehari-hari. Batasan tentang ilmu menjual diantaranya adalah sebagai berikut :




Menurut J.S.Konox
Ilmu menjual adalah suatu kemampuan atau kecakapan untuk mempengaruhi orang supaya merasa mau membeli barang-barang yang kita tawarkan dengan cara saling menguntungkan, meski sebelumnya tak terpikirkan oleh calon pembeli untuk membeli barang itu tetapi akhirnya tertarik untuk membelinya.
Menurut K.B. Haasdan E.C.Perry
Ilmu menjual adalah pelayanan timbal balik, sehingga kedua belah pihak merasa puas dengan barang yang diterima.

OBJEK ILMU MENJUAL
Obyek ilmu menjual adalah sebagai berikut :
Penjual
Seorang penjual harus memahami dirinya sebagai penjual, maka unsur keadaan fisik, pendengaran, penglihatan dan juga cara berbicara menjadi hal yang harus betul-betul diperhatikan. Karena hal tersebut akan menjadi faktor tercapainya kepuasan pembeli. Sifat kepribadian dari penjual yang penuh inisiatif, penuh perhatian, tidak mudah putus asa, memiliki daya ingat yang tajam, mudah bergaul, selalu gembira, lurus hati, disiplin, sopan santun dan bijaksana adalah hal yang harus dikedepankan dalam menghadapi para pembeli.

Barang Yang Dijual
Keharusan dari penjual adalah mengetahui secara detail tentang barang yang akan dijual. Jenis, merk, spesifikasi barang dan kegunaan barang perlu dikuasi oleh penjual sebelum berhadapan dengan pembeli. 

Referensi :
Memahami Kewirausahaan (Ating Tedjasutisna)

Sabtu, 25 Juni 2011

Hal Yang Terkandung Dalam Gerakan Shalat

Tak selamanya kau berdiri tegak..
tak selamanya kau muda..
dan tak selamanya kau tetap berjaya...
sebentar lagi kau harus RUKU'..
mulai menua..
perjalanan karirmu sebentar lagi memasuki masa pensiun..
sekalipun kau sempat BERDIRI kembali..
namun itu tidaklah lama..
karena engkau harus segera SUJUD..l
lambang kelemahan diri..masa udzur..dan akhirnya..suka atau terpaksa kau harus memungkasi perjalanan kehidupanmu dengan SALAM....Renungkanlah..


(Catatan Izz Animax Asther dalam facebook)

5C Dalam Kredit

Faktor terpenting dalam pemberian kredit adalah kepercayaan. Kepercayaan bank terhadap calon nasabah berupa  : 

Kejujuran atau itikad baik (Character) 
Faktor karakter ini menjadi hal yang sangat  penting, karena hal ini menyangkut aspek kepribadian, sifat atau watak serta kejujuran dari wirausahawan sebagai pemohon kredit. Pihak bank harus tahu betul tentang karakter dari si pemohon kredit, karenanya perlu ketelitian dan kehati-hatian dalam menentukan dikabulkannya atau tidaknya permohonan kredit. Salah satu cara umumnya  menggunakan referensi atau keterangan dari beberapa pihak yang telah bersinggungan langsung dengan si pemohon.


Permodalan ( Capital )
Pihak bank dengan pengajuan kredit  dari si pemohon juga harus memperhatikan faktor permodalan. Bagaimana rasio antara jumlah hutang dan jumlah modal usaha si pemohon. Biasanya laporan rugi laba usaha ikut disertakan dalam proposal usaha, yang berfungsi bagi bank untuk dipelajari dan menjadi pertimbangan dalam menentukan disetujui atau tidaknya permohonan kredit.

Jaminan (Collateral)
Faktor jaminan ini berkaitan dengan besarnya harta/aktiva yang akan dijadikan sebagai jaminan dalam permohonan pengajuan kredit. Seberapa besar nilai jaminan akan berpengaruh terhadap nilai pengajuan kredit yang diajukan.


Kapasitas (Capacity)
Faktor ini menyangkut seberapa besar kemampuan wirausaha untuk dapat mengembalikan jumlah atau nilai kredit yang akan diterimanya dan sekaligus dengan beberapa jasa/bunga  atas nilai kredit yang diterima si pemohon.

Kondisi (Condition)
Kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi atau keuangan yang berpengaruh secara langsung terhadap perbankan akan menjadi dasar bagi bank dalam pemberian kredit. Sebagai iliustrasi manakala kebijakan pemerintah lebih mengarah kepada pemberdayaan dan peningkatan usaha kecil maka pengajuan kredit dari wirausaha yang skalanya kecil akan menjadi prioritas.

    Kamis, 23 Juni 2011

    Soal Kewirausahaan #20



    Soal 1
    Tipe pembeli yang selalu menghendaki fakta atau data disebut :
    a. The deliberate customer                        
    b. The uncdecided customer
    c. The know it all customer                         
    d. The decided customer
    e. The I get discount customer

    Soal 2
    Manfaat tindakan yang cepat dan terampil dalam mencatan pesanan dengan :
    a. mendahulukan dalam mencari dan mengumpulkan barang pesanan
    b. mempersingkat waktu proses                  
    c. mempercepat waktu tunggu pelayanan
    d. menghindari kesalahan kesalahan 
    e. memberikan kemudahan pelayanan prima

    Rabu, 22 Juni 2011

    Soal Kewirausahaan #19


    Soal 1
    Peran wirausahawan memberikan sumbangsih yang sangat penting kepada pemerintah seperti dibawah ini, kecuali :
    a. penyediaan lapangan kerja
    b. penyedia hasil produksi
    c. peningkatan pengangguran
    d. peningkatan pendapatan masyarakat
    e. kestabilan perekonomian








    Soal 2
    Faktor-faktor yang mendorong orang untuk membuka usaha baru adalah :
    a. paksaan dari orang lain
    b. mempertahankan hidup
    c. terbuka kesempatan menjadi karyawan
    d. terbuka kesempatan untuk memperoleh keuntungan
    e. membukan usaha untuk melanjutkan cita-cita orang tua


    Baca selengkapnya

    Selasa, 21 Juni 2011

    Sembilan Karakter Umum Wirausaha

    Dalam suatu penelitian yang dilakukan oleh Prof. Iman S Sukardi, dia menemukan terdapat sembilan (9) karakteristik tingkah laku kewirausahaan yang paling sering ditemukan dalam penelitian-penelitian terhadap wirausaha berhasil di seluruh dunia



    Karakter tersebut antara lain:

    1. Sifat Instrumental
    Dia dalam berbagai situasi selalu memanfaatkan segala sesuatu yang ada dalam lingkungannya demi tercapainya tujuan pribadi dalam berusaha.

    2. Sifat Prestatif
    Dia dalam berbagai situasi selalu tampil lebih baik, lebih efektif dibandingkan dengan hasil yang tercapai sebelumnya.

    3. Sifat Keluwesan Bergaul
    Dia selalu berusaha untuk cepat menyesuaikan diri dalam berbagai situasi hubungan antar manusia. Dia aktif bergaul, membina kenalan-kenalannya dan mencari kenalan baru, serta berusaha untuk dapat terlibat denan mereka yang ditemui dalam kegiatan sehari-hari.

    4. Sifat Kerja Keras
    Dia selalu terlibat dalam situasi kerja, tidak mudah menyerah sebelum pekerjaan selesai. Dia mengutamakan kerja dan mengisi waktu yang ada dengan perbuatan nyata untuk mencapai tujuan.

    5. Sifat Keyakinan Diri
    Dia selalu percaya pada kemampuan diri, tidak ragu-ragu dalam bertindak, bahkan berkecenderungan untuk melibatkan diri secara langsung dalam berbagai situasi dengan optimisme untuk berhasil.

    6. Sifat Pengambilan Resiko
    Dia selalu memperhitungkan keberhasilan dan kegagalan dalam setiap kegiatannya khususnya untuk mencapai keinginannya. Dia akan melangkah bila kemungkinan untuk gagal tidak terlalu besar.

    7. Sifat Swa Kendali
    Dia dalam menghadapi berbagai situasi selalu mengacu pada kekuatan dan kelemahan pribadi dan batas-batas kemampuan dalam berusaha. Dia selalu menyadari dengan adanya pengendalian diri ini maka setiap kegiatannya menjadi lebih terarah dalam mencapai tujuannya.

    8. Sifat Inovatif
    Dia selalu mendekati berbagai masalah dengan berusaha menggunakan cara-cara baru yang lebih bermanfaat. Dia terbuka terhadap gagasan, pandangan, dan penemuan baru yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kinerjanya. Dia tidak terpaku pada masa lalu, tapi selalu berpandangan ke depan untuk mencari cara-cara baru atau memperbaiki cara-cara yang biasa dilakukan orang lain untuk peningkatan kinerja. Dia cenderung melakukan sesuatu dengan cara yang khas, unik dari hasil pemikirannya. Termasuk dalam sifat inovatif ini adalah kecenderungan untuk selalu meniru tetapi melalui penyempurnaan tertentu (imitatif inovatif).

    9. Sifat Kemandirian
    Dia selalu mengembalikan perbuatannya sebagai tanggung jawab pribadi. Keberhasilan dan kegagalan merupakan konsekuensi pribadi wirausaha. Dia mementingkan otonomi dalam bertindak, pengambilan keputusan dan pemilihan berbagai kegiatan dalam mencapat tujuan. Dia lebih senang bekerja sendiri, menentukan dan memilih cara kerja yang sesuai dengan dirinya. Ketergantungan pada orang lain merupakan suatu yang bertentangan dengan kata hatinya. Dia dapat saja bekerja dalam kelompok selama mendapat kebebasan bertindak dan dalam mengambil keputusan.
    Sembilan karakteristik wirausaha diatas ternyata ditemukan terdapat pada wirausaha-wirausaha di seluruh dunia yang menjadi objek penelitian

    Senin, 20 Juni 2011

    Soal Kewirausahaan #18

           
    Soal 1
           Kemauan keras dan jiwa wirausaha yang dimiliki seseorang dalam  rangka usahanya akan sangat berarti bagi kehidupannya karna pada dasarnya  kemauan keras akan menimbulkan…..

    a .   kemandirian                                                  
    b .   motivasi diri yang kuat
    c .   keteguhan dan keyakinan                             
    d .   kerja keras dan pantang menyerah
    e     ketegaran jiwa



    Soal 2
    Tantangan dunia global ditandai dengan hilangnya…….
    a .   kepercayaan dunia luar                                 
    b .   batas batas antar Negara secara geografi
    c .   teknologi informasi yang makin cepat           .
    d .   transportasi yang semakin canggih
    e .   perbedaan Negara dunia ke tiga

    Soal 3
    Keahlian pokok yang perlu di miliki oleh seorang wirausahawan  adalah…….
    a .   keahlian mengenal resiko persaingan.         
    b .   keahlian mengurus manajemen usaha
    c .   keahlian menawarkan produk                       
    d .   keahian tentang dunia usaha secara praktis
    e .   jawaban a b dan c benar

    Soal 4
         Wirausahawan yang sangat tekun  dan rajin dalam menganalisis kebutuhan-kebutuhan baru dengan memperhitungkan secara efektif dan efisien adalah jenis wirausaha yang memiliki keahlian khusus sebagai…….

    a .   bisnis                                                             
    b .   vak   
    c .   social engenir
    d .   uang 
    e .   manajer



    Soal 5
    Perencanaan proses kerja efektif dan efisien  berkaitan dengan bidang ….
    a .   keahlian dan ketrampilan                              
    b .   tenaga kerja dan peralatan
    c .   keahlian menegenai resiko manajemen usaha dan produk
    d .   keahlian dan ketrampilan serta penggunaan waktu
    e .   keahlian mengelola aspek aspek usaha yang dianggap rutin
          
    Nomor selanjutnya silakan KLIK SINI
         

    Minggu, 19 Juni 2011

    Status Facebook Beberapa Hewan Gaul

    Ucapan terima kasih saya sampaikan kepada yang punya nomor HP 08175496xxx atas sms-nya yang berisi humor segar tentang kisah beberapa hewan. Diceritakan ternyata deman facebook yang terjadi saat ini juga melanda kehidupan beberapa hewan. Beberapa status facebook hewan-hewan yang sering update contohnya.

    Statusnya KECOA : 
    " Baru saja selamat dari injakan maut...yeach !!"


    Statusnya SAPI :
    " Aku diraba-raba lagi sama majikanku ...huks huks. "

    Statusanya AYAM :
    " Teman-teman kalau saya besok ndak update, berarti saya dah digoreng. I love you all."


    Statusnya CUMI-CUMI :
    " Habis isi ulang tinta, nich."


    Statusnya BABI :
    " Menyakitkan, saya difitnah nyebarin flu. Sialan."


    Statusnya KAMBING :
    " Jangan keluar rumah prend, lagi Idul Adha."


    Statusnya MONYET :
    " Saya lagi asyik nich, baca status teman-teman saya via blognya Rasimun Way . " 


    Mohon maaf bila kurang berkenan, postingan ini semata-mata untuk humor belaka tanpa embel-embel  apapun dan tidak pula bermaksud melecehkan pihak-pihak tertentu termasuk yang membaca blog ini. Terima kasih atas perhatiannya .. Ayo ngguyu ..hahahahaha ..

    Soal Kewirausahaan #17


    Soal 1
    Sense of belonging adalah kebutuhan akan ……….
    a.. perasaan diterima orang lain dimana ia hidup dan bekerja
    b. perasaan di hormati
    c. perasaan maju dan tidak ingin gagal
    d. perasaan ikut serta
    e. harga diri atau prestise




    Soal 2
    Sebagai pemimpin harus memiliki sifat rasional dan obyektif. Sifat ini diperlukan agar
    a. dapat memberi contoh pada bawahan
    b. tidak membedakan bawahan
    c. dapat berfikir, bersikap, dan bertindak secara sehat.
    d. menstransfer hal-hal yang baik kepada anak buah
    e. dapat mengambil keputusan

    Baca selengkapnya

    Sabtu, 18 Juni 2011

    Soal Kewirausahaan #16

    Soal 1
    Ketekunan dan keuletan dalam berwirausaha meruapakan sumber….
    a. kebahagiaan
    b. kekayaan
    c. keuntungan
    d. berorientasi pada penghargaan
    e. kerja keras dan disiplin




    Soal 2
    Penerapan disiplin di sekolah harus memperhatikan …..
    a. jumlah siswa yang ada
    b. peraturan-peraturan yang jelas/tegas
    c. guru dan karyawan disekolah
    d. keadaan fisik sekolah
    e. besarnya biaya sekolah

    Baca selengkapnya

    Metode Ceramah

    Ceramah adalah penuturan atau penerangan secara lisan oleh guru terhadap kelas. Alat interaksi yang terutama dalam hal ini adalah “berbicara". Dalam ceramahnya kemungkinan guru menyelipkan pertanyaan pertanyaan, akan tetapi kegiatan belajar siswa terutama mendengarkan dengan teliti dan mencatat pokok pokok penting, yang dikemukakan oleh guru; bukan menjawab pertanyaan-pertanyaan siswa.

    Dalam lingkungan pendidikan modern, ceramah sebagai metode mengajar telah menjadi salah satu persoalan yang cukup sering diperdebatkan. Sebagian orang menolak sama sekali dengan alasan bahwa cara sebagi metode mengajar kurang efisien dan bertentangan dengan cara manusia belajar. Sebaliknya, sebagian yang mempertahankan berdalih, bahwa ceramah lebih banyak dipakai sejak dulu dan dalam setiap pertemuan di kelas guru tidak mungkin meninggalkan ceramah walaupun hanya sekedar sebagai kata pengantar pelajaran atau merupakan uraian singkat di tengah pelajaran.

    Kalau kita teliti lebih lanjut, sebenarnya alasan-alasan tersebut di atas tidaklah sama sekali salah, tatapi juga tidak sama sekali benar. Hal yang sebenarnya adalah bahwa dalam situasi-situasi tertentu, metode ceramah merupakan metode yang paling baik, tetapi dalam situasi lain mungkin sangat tidak efisien. Guru yang bijaksana senantiasa menyadari kondisi-kondisi yang berhubungan situasi pengajaran yang dihadapinya, sehingga ia dapat menetapkan bilamanakah metode ceramah sewajamya digunakan, dan bilakah sebaiknya dipakai metode lain. Tidak jarang guru menunjukkan kelernahannya, karena ia hanya mengenal satu atau dua macam metode saja dan karenanya ia selalu saja menggunakan metode ceramah untuk segala macam situasi. Kelemahan ini juga merupakan salah satu sebab mengapa metode ceramab dikritik orang, dan sering dirangkaikan dengan sifat verbalistis (kata-kata tetapi tidak mengerti artinya).

    Situasi di bawah ini sesuai untuk penggunaan metode ceramah:
    1. Kalau guru akan menyampaikan fakta atau pendapat dimana tidak terdapat bahan bacaan yang merangkum fakta yang dimaksud. Sebagai contoh: di suatu kelas SMP, guru mengajarkan Sejarah terbentuknya candi Borobudur. Di perpustakaan sekolah tidak tersedia bukti yang menggambarkan sejarah candi tersebut. Maka tepatlah bila guru memberikan penjelasan dengan metode ceramah.
    2. Jika guru akan menyampaikan pengajaran kepada sejumlah siswa yang besar (misalnya sekitar 75 orang atau lebih), maka metode ceramah Iebih efisien dari pada metode lain seperti diskusi, demonstrasi atau eksperimen. Sebab dengan diskusi, guru harus mengatur slswa berkelompok dengan mengubah susunan kursi, sudah tentu dibutuhkan kelas yang besar. Juga guru akan mengalami kesulitan dalam mengawasi kelompok-kelompok yang berjumlah besar. Demikian pula untuk penyelenggaraan demonstrasi atau eksperimen untuk jumlah besar, selain alat-alat yang tidak mencukupi, pengelolaan pengajaran juga mengalami kesulitan.
    3. Kalau guru adalah pembicara yang bersemangat sehingga dapat memberi motivasi kepada siswa untuk mengerjakan suatu pekerjaan. Dalam keadaan tertentu, sebuah pembicaraan yang bersemangat akan mcnggerakkan hati siswa untuk menimbulkan tekad baru. Misalnya ceramah tentang sejarah perjuangan bangsa Indonesia.
     
    1. Jika guru akan menyimpulkan pokok-pokok penting yang telah diajarkan, sehingga memungkinkan siswa untuk melihat lebih jelas hubungan antara pokok yang satu dengan lainnya. Misalnya, setelah guru selesai mengajarkan sejarah perjuangan bangsa, kepada para siswa ia memberi tugas untuk menjawab beberapa pertanyaan yang dikerjakan dirumah. Kemudian pada pelajaran berikutnya, guru membicarakan bersama tugas yang telah dikerjakan siswa, dan guru menyimpulkan garis besar sejarah tersebut.
       
    2. Kalau guru akan memperkenalkan pokok bahasan baru. Dalam sebuah kelas, siswa telah sampai pada bagian tata bahasa yang membicarakan tata kata. Untuk itu guru akan menjelaskan perbedaan antara fonetik dan fonemik dengan berbagai contoh.

    Kelebihan dan kelemahan metode ceramah :
    Kelebihan : 
    1. Guru menguasai arah pembicaraan seluruh kelas. Kalau kelas sedang berdiskusi, sangatlah mungkin bahwa seorang siswa mengajukan pendapat yang berbeda dengan anggota kelompok yang lain, hal ini dapat mempengaruhi suasana dan diskusi jadi berkepanjangan bahkan sering menyimpang dari pokok bahasan. Tetapi pada metode ceramah hanya guru yang berbicara, maka ia dapat menentukan sendiri arah pembicaraan.
        
    2. Organisasi kelas sederhana. Dengan ceramah, perisapan satu-satunya bagi guru adalah buku catatannya. Pada seluruh jam pelajaran ia berbicara sambil berdiri atau kadang-kadang duduk. Cara ini paling sederhana dalam hal pengaturan kelas, jika dibandingkan dengan metode demonstrasi dimana guru harus mengatur alat-alat. Atau dibandingkan dengan kerja kelompok, dimana guru harus membagi kelas ke dalam beberapa kelompok, ia harus merubah posisi kelas.

    Kelemahan :
    1. Guru tak dapat mengetahui sampai dimana siswa telah mengerti pembicaraannya. Kadang-kadang guru beranggapan bahwa kalau para siswa duduk diam mendengarkan atau sambil mengangguk-anggukkan kepalanya, berarti mereka telah mengerti apa yang diterangkan guru. Padahal anggapan tersebut sering meleset, walaupun siswa memperlihatkan reaksi seolah-olah mengerti, akan tetapi guru tidak mengetahui sejauh mana penguasaan siswa terhadap pelajaran itu. Oleh karena itu segera setelah ia berceramah, harus diadakan evaluasi, misalnya dengan Tanya jawab atau tes.
      
    1. Kata-kata yang diucapkan guru, ditafsirkan lain oleh siswa. Dapat terjadi bahwa siswa memberikan pengertian yang berlainan dengan apa yang dimaksud oleh guru. Kiranya perlu kita sadari bahwa tidak ada arti yang mutlak untuk setiap kata tertentu. Kata-kata yang diucapkan hanyalah bunyi yang disetujui penggunaannya dalam suatu masyarakat untuk mewakili suatu pengertian. Misalnya: kata modul, bagi siswa SLTP Terbuka dan mahaiswa UT diartikan sebagai salah satu bentuk bahan belajar yang berwujud buku materi pokok. Sedangkan bagi para astronout, modul diartikan sebagai salah satu komponen dari pesawat luar angkasa. Itulah sebabnya maka setiap anak harus membentuk perbendaharaan bahasanya berdasarkan pengalaman hidupnya sehari-hari. Selama ada persamaan pendapat antara pembicara dengan pendengar, maksud pembicaraan akan dimengerti oleh pendengar. Kalau guru menggunakan kata-kata abstrak seperti “keadilan”, “kepribadian”, “kesusilaan”, mungkin bagi setiap siswa tidak sama pengertiannya, atau sangat kabur mengartikan kata-kata itu. Lebih-lebih lagi bila kata-kata itu dirangkaikan dalam kalimat, akan semakin banyak kemungkinan salah tafsir dari pembicaraan guru. Itulah sebabnya mengapa sering terjadi siswa sama sekali tidak memperoleh pengertian apapun dari pembicaraan guru. Oleh karena itu bila guru ingin menjelaskan sesuatu yang kiranya masih asing bagi siswa, guru dapat menyertakan peragaan dalam caramahnya. Peragaan tersebut dapat berbentuk benda yang sesungguhnya, model-model dari benda, menggambarkan dengan bagan atau diagram di papan tulis.

    Mempersiapkan bahan ceramah yang efektif

    Langkah-langkah di bawah ini dapat dipakai sebagai petunjuk untuk mempertinggi hasil metode ceramah:
    1. Tujuan pembicaraan (ceramah) harus dirumuskan dengan jelas.
    2. Setelah menetapkan tujuan, harus diteliti apakah metode ceramah merupakan metode yang sudah tepat digunakan untuk mencapai tujuan tersebut. Sering terjadi setelah melihat tujuan dan metode ternyata untuk keperluan ini lebih tepat digunakan metode lain. Menyusun ceramah dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
    3. bahan ceramah dapat dimengerti dengan jelas, maksudnya setiap pengertian dapat menghubungkan pembicaraan dengan pendengar dengan tepat.
    - Dapat menangkap perhatian siswa
    - Memperlihatkan kepada pendengar bahwa bahan yang mereka peroleh  berguna bagi kehidupan mereka.
     
    1. Menanamkan pengertian yang jelas. Hal inmi dapat dilaksanakan dengan berbagai jalan. Salah satu diantaranya adalah : guru memulai pembicaraan dengan suatu ikhtisar/ringkasan tentang pokok-pokok yang akan diuraikan. Kemudian menyusul bagian dari pokok bahasan yang merupakan inti, dan akhimya disimpulkan kembali pokok-pokok yang penting dari pembicaraan itu. Jalan lain yang dapat ditempuh misalnya, untuk setiap ungkapan sulit, terlebih dahulu dikemukakan contoh-contoh. Atau guru terlebih dahulu mengemukakan suatu cerita singkat bersifat ilustratif, sehingga dapat menggambarkan dengan jelas apa yang dimaksud.
        
    2. Menangkap perhatian siswa dengan menunjukkan penggunaannya. Siswa akan tertarik bila mereka melihat bahwa apa yang di pelajari berguna bagi kehidupan. Sebuah teknik yang sering dapat menguasai perhatian siswa pada awal ceramah sampai selesai adalah dengan menghadapkan siswa pada pertanyaan. Dengan pertanyaan itu mereka diajak berpikir dan seterusnya mengikuti pembicaraan guru.                                                          source: 

    Soal Kewirausahaan #15

    Soal 1
    Seorang pemimpin/wirausaha dituntut harus memiliki kelebihan dalam bidang rasio, hal ini dapat diwujudkan dalam bentuk :

    A. mempunyai sifat-sifat yang memancarkan keluhuran budi, ketinggian moral dan kesederhanaan watak
    B. memiliki kecepatan badan yang memungkinkan untuk berprestasi
    C. memiliki pengetahuan tentang seluk beluk perpecahan/lembaga yang dipimpinnya
    D. memiliki jiwa yang super dan fisik yang kuat
    E. mampu mengontrol emosi diri
     


    Soal 2
    Seorang pemimpin/wirausaha harus mampu menentukan dan mengatur operasional perusahaan sehingga tujuan dapat tercapai, salah satunya dengan menentukan lokasi yang cocok bagi usahanya. Hal ini mewujudkan :

    A. sifat-sifat seorang wirausaha
    B. perilaku wirausaha
    C. jiwa seorang wirausaha
    D. hakekat wirausaha
    E. tugas dab tanggung jawab seorang wirausaha
     

    Baca selengkapnya

    Usaha Waralaba atau Franchise

    Menurut versi pemerintah Indonesia, yang dimaksud dengan waralaba adalah perikatan dimana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan atau menggunakan hak dari kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa. 
    Sedangkan menurut Asosiasi Franchise Indonesia, yang dimaksud dengan Waralaba ialah:
    Suatu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, dimana pemilik merek (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk melaksanakan bisnis dengan merek, nama, sistem, prosedur dan cara-cara yang telah ditetapkan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi area tertentu (wikipedia.org)

    Ating Tedjasutisna dalam bukunya Memahami Kewirausahaan memberikan referensi tentang pengertian waralaba dari beberapa ahli bisnis, diantaranya :
    Douglas J. Queen :
    Memfranchis-kan adalah suatu metode perluasan pemasaran dan bisnis. Suatu bisnis memperluas pasar dan distribusi produksi, serta pelayanan yang membagi bersama standar pemasaran dan operasional.

    David J. Kaufmann :
    Franchise (waralaba) adalah suatu bentuk atau sistem pemasaran dan penditribusian di mana suatu bisnis  skala kecil dan independen yang disebut "Franchise" dijamin untuk mempunyai hak untuk memasarkan barang dan jasa dengan  pihak lain yang disebut "Franchisor" sesuai dengan yang ditentukan, serta pihak franchisee, akan membayar "fee", sedangkan pihak franchisor akan memberikan bantuannya.

    Abdurachman :
    Franchise adalah suatu persetujuan atau perjanjian antara leveransir dan pedagang eceran atau pedagang besar yang menyatakan bahwa yang pertama itu memberi kepada yang tersebut terakhir, suatu hak untuk memperdagangkan produknya dengan syarat-syarat yang disetujui kedua belah pihak.

    Rooseno Harjowidigdo :
    Franchise adalah sistem usaha yang sudah khas atau memiliki ciri mengenai bisnis di bidang perdagangan atau jasa berupa jenis produk dan bentuk yang diusahakan, identitas perusahaan (logo, design, merk, bahkan termasuk pakaian dan penampilan karyawan perusahaan), rencana pemasaran dan bantuan operasional.


    Karakteristik pokok yang terdapat dalam waralaba menurut V. Winarto adalah :
    Pertama
    Ada kesepakatan kerjasama yang tertulis.
    Kedua
    Selama kerjasama tersebut, pihak pengwaralaba (franchisor) pewaralaba (franchisee) menggunakan merk dagang identitas usaha milik pengwaralaba dalam identitas usaha milik pengwaralaba dalam bidang usaha yang disepakati. Penggunaan identitas usaha tersebut akan menimbulkan asosiasi pada masyarakat adanya kesamaan produk dan jasa dengan pengwaralaba.
    Ketiga
    Selama kerjasama tersebut, pihak pengwaralaba memberikan jasa penyimpanan usaha dan melakukan pendampingan berkelanjutan pada waralaba.
    Keempat
    Selama kerjasama tersebut, pewaralaba mengikuti ketentuan yang telah disusun oleh pengwaralaba yang menjadi dasar usaha yang sukses.
    Kelima 
    Selama kerjasama tersebut, pengwaralaba melakukan pengendalian hasil dan kegiatan dalam kedudukannya sebagai pimpinan sistem kerjasama.
    Keenam
    Kepemilikan badan usaha sepenuhnya ada pada waralaba. Secara hukum pengwaralaba dan pewaralaba adalah dua badan usaha yang terpisah.

    Berdasarkan PP No. 42 Tahun 2007 khususnya pasal 3 dijelaskan bahwa waralaba harus memenuhi kriteria sebagai berikut:
    a. memiliki ciri khas usaha;
    b. terbukti sudah memberikan keuntungan;
    c. memiliki standar atas pelayanan dan barang dan/atau jasa yang ditawarkan yang dibuat  secara tertulis;
    d. mudah diajarkan dan diaplikasikan;
    e. adanya dukungan yang berkesinambungan; dan
    f. Hak Kekayaan Intelektual yang telah terdaftar.

    Sistem franchise (waralaba) pada prinsipnya terdapat  dua pihak yang berkepentingan yaitu Franchisor atau Pengwaralaba dan Franchisee atau pewaralaba.

    Franchisor atau pemberi waralaba, adalah badan usaha atau perorangan yang memberikan hak kepada pihak lain untuk memanfaatkan dan atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual atau penemuan atau ciri khas usaha yang dimilikinya.
    Franchisee atau penerima waralaba, adalah badan usaha atau perorangan yang diberikan hak untuk memanfaatkan dan atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual atau penemuan atau ciri khas yang dimiliki pemberi waralaba (wikipedia.org)

    Atau bisa diartikan bahwa franchisor adalah wirausaha pemilik produk, jasa atau sistem operasi khas dengen merk tertentu yang umumnya telah dipatenkan. Sedangkan franchisee adalah perorangan ataupun badan usaha yang telah disetujui permohonannya oleh franchisor untuk menggunakan merk dagang, atau sistem usaha yang dimiliki franchisor. 

    Kelebihan Waralaba :
    a. adanya pelatihan khusus yang diberikan oleh franchisor
    b. adanya bantuan keuangan bagi jalannya atau majunya suatu usaha
    c. adanya jaringan yang kuat dan sudah terbukti kehandalannya
    d. merk sudah dikenal khalayak luas

    Kekurangan Waralaba :
    a. kontrol yang ketat dari franchisor
    b. biaya paten harus dibayar oleh pewaralaba

    referensi : Ating Tedjasutisna, Wikipedia.org

    Jumat, 17 Juni 2011

    Kumpulan teka-teki #3

    T : Pohon apa yang paling banyak pada hari Lebaran ?
    J : Pohon maaf lahir dan batin

    T : Apa bedanya wayang, sepatu dan jengkol ?
    J : Kalau wayang ada semar, sepatu di semir,jengkol di semur

    T : Sayur apa yang bisa dibuat nyanyian ?
    J : Sayur-nara




    T : Apa bahasa Rusianya kesenggol mobil ?
    J : Keseremvet Chevrolet

    T : Apa bedanya bajaj sama kura-kura ?
    J : Kura-kura kalau didekatin kepalanya masuk kedalam, kalau bajaj disuruh mendekat kepalanya keluar "mau ke mana bu ?"

    T : Apa ada ayam berkokok pagi-pagi?
    J : Tidak ada! Ayam berkokok kukuruyuk!

    T : Kenapa merk sepeda motor buatan Jepang YAMAHA?
    J : Kalo buatan Arab YA MAHMUD !!!

    T : Lele apakah yang sangat ditakuti manusia normal tapi dipuja anak-anak????
    J : Leletabis

    T : Lolly apa yang manis?
    J : Lollyatin aja gue.....

    T : Kenapa Superman di sebut superhero ?
    J : kalo supermarket tempat belanja dong...

    T : Monyet, monyet apa yg ada nya di lapangan bola ?
    J : monyetak gol...

    T : Di makan berasa nggak di makan gak berasa ?
    J : Makanan

    T : Binatang..binatang apa yang paling haram?
    J : babi hamil, soalnya MENGANDUNG BABI

    T : Bulu apa yang warnanya kuning semua???
    J : Bulubend

    T : Udah pada pernah denger lagu hening ?
    J : hening selasa, rabu kamis, jumat sabtu minggu itu nama-nama hari

    T : Bulet, Panjaaaaang, ditengah paha hayo apa?
    J : Tiang listrik di panjat orang.

    T : Kenapa batman sama robin keluarnya malem?
    J : kalo pagi ada three-in-one

    T : Apa bahasa cina-nya belok?
    J : nie kung

    T : Apa bahasa cina-nya minuman?
    J : the kho tak

    T : Apa bahasa cina-nya ceweq duduk nggak sopan?
    J : nong krong

    T : Kenapa anjing laut berkumis..?
    J : karena mo nakutin kucing laut

    T : Kenapa orang-2 dulu kecil-2 dan pendek-2...?
    J : nama nya juga jaman dulu, kita jaman dulu kan kecil-2 dan pendek-2 juga...

    T : Apa yang ada ditengah sawah ?
    J : Huruf w

    T : Apa yang ketika masuk tanda seru namun ketika keluar jadi tanda tanya ?
    J : Orang lagi ngorek idung.

    T : Bahasa Jepangnya naek motor ?
    J : Suzuki ku naeki

    T : Bahasa Jepangnya nenek bisa terbang ?
    J : Kukira takada

    T : Apa bahasa indianya bumbu dapur?
    J : Tumbar miri jahe

    T : Bagaimana suara kucing kalo jalannya mundur?
    J : Gnooooem....

    T : Apa bahasa chinanya anak kecil terpeleset?
    J : Lichin thong...

    T : Kenapa di bajaj ga ada nyamuk?
    J : Nyamuk sini cuma takut Tiga Roda

    T : Hewan apa yang makanannya aneh?
    J : Belalang kupu-kupu, siang makan nasi klo malem minum susu.


     



    Kamis, 16 Juni 2011

    Tentang Promosi

    Agar barang yang kita produksi cepat dikenal, diketahui, dibutuhkan dan diminta oleh konsumen, maka  seorang pengusaha harus segera melakukan usaha-usaha sebagai berikut : 
    (1) Informasikan barang dan jasa yang dihasilkan itu kepada konsumen.
    (2) Bujuk konsumen agar mau membeli barang dan jasa yang dihasilkan.
    (3) Pengaruhi konsumen agar membeli barang dan jasa yang kita hasilkan.
     



    Kegiatan-kegiatan di atas dapat dilakukan dengan periklanan dan promosi. Dengan demikian, promosi merupakan cara mengkomunikasikan barang dan jasa yang akan ditawarkan supaya konsumen mengenal dan membeli. Adapun fungsi promosi adalah :
    (1) Menginformasikan;
    (2) Membujuk;
    (3) Mengingatkan; dan
    (4) Mempengaruhi.
     
    Melalui promosi, barang dan jasa mudah dikenal oleh konsumen.
    Ada beberapa jenis promosi:
    (1) Iklan, bisanya dilakukan melalui media cetak (surat kabar, majalah, buletin) dan media elektronika seperti TV, Radio, Internet dan lain sebagainya.
    (2) Promosi penjualan, biasanya dilakukan melalui pameran dagang, kuis berhadiah, hiburan, dan kegiatan atau even lainya.
    (3) Wiraniaga, yaitu dengan mempromosikan langsung barang ke konsumen sasaran dengan membawa produk contoh.
    (4) Pemasaran langsung, yaitu dengan langsung menghubungi konsumen.
    (5) Humas, yaitu mempublikasikan barang-barang dan jasa melalui bilboard, pamlet, dan lain sebagainya.
     
    Barang dan jasa yang telah diperkenalkan dengan promosi tersebut perlu dipertahankan agar konsumen tetap membutuhkan. Oleh sebab itu, tugas wiraniaga adalah:
    a. Mempertahankan pangsa pasar dan volume penjualan
    b. Mengembangkan pangsa pasar dan volume penjualan.

    Untuk mempertahankan dan mengembangkan pangsa pasar volume penjualan tentu saja seorang wirausaha perlu:
    (a) Menghargai dan memperhatikan keinginan dan kebutuhan konsumen.
    (b) Menganalisis kelebihan dan kekurangan kemampuan pemasaran yang kita miliki maupun yang dimiliki pesaing.
    (c) Mencari strategi lain untuk memasuki dan menguasai pangsa pasar.
     
    sumber : modul kewirausahaan,  dikmenjur, dikdasmen

    SALURAN DISTRIBUSI



    Saluran distribusi adalah saluran yang digunakan oleh produsen untuk menyalurkan barang  dari produsen ke konsumen atau pemakai industri. Lembaga-lembaga yang ikut mengambil bagian dalam penyaluran barang ini adalah: produsen, perantara, konsumen akhir atau pemakai industri.
     
     
    Ada beberapa saluran distribusi yang dapat digunakan untuk menyalurkan barang-barang baik melalui  perantara maupun tidak, yaitu:

    (1) Perantara adalah individu atau lembaga bisnis yang beroperasi diantara produsen dan konsumen atau pembeli industri, mereka melakukan beberap fungsi pemasaran, yaitu penjual, pengangkutan, penyimpanan, dan membantu kegiatan penyaluran.

    (2) Pedagang besar yaitu yang menjual barang kepada pengecer, pedagang besar lain, atau pemakai industri.


    (3) Pengecer yang menjual barang kepada konsumen/ pembeli akhir.


    (4) Agen yang memiliki fungsi hampir sama dengan pedagang besar meskipun tidak berhak memiliki barang atau jasa yang dipasarkannya.
     

    ALASAN PERLUNYA  DISTRIBUSI



    1.a. Adanya jarak antara konsumen dengan produsen
    2.b. Penghematan waktu dan biaya
    3.c. Pemenuhan kebutuhan konsumen
    4.d. Produsen dapat konsentrasi penuh dalam berproduksi karena sudah ada yang mengurusi distribusi produk

    Perhatikan Jaringan dan Saluran Distribusi berikut ini:

    (1) Saluran Distribusi Untuk Barang Konsumsi
     

    PRODUSEN -------------------------------------------------------> KONSUMEN
    PRODUSEN ------------------------> PENGECER ---------------> KONSUMEN
    PRODUSEN ------> PEDAG BESAR ---> PENGECER----- -----> KONSUMEN
    PRODUSEN----> AGEN---> PED.BESAR---> PENGECER-----> KONSUMEN
    PRODUSEN-----> AGEN--------------> PENGECER------------> KONSUMEN
     

    (2) Saluran Distribusi Untuk Barang Industri
     

    PRODUSEN------------------------------------------------>  PEMAKAI (INDUSTRI)
    PRODUSEN ----------> DISTRIBUTOR-------------------> PEMAKAI (INDUSTRI)
    PRODUSEN ------> AGEN -------> DISTRIBUTOR------> PEMAKAI (INDUSTRI)
    PRODUSEN -----> AGEN ---------------------------------> PEMAKAI (INDUSTRI)

    Rabu, 15 Juni 2011

    Soal Kewirausahaan #14

    Soal 1
    Kewirausahaan adalah suatu proses seseorang guna mengejar peluang-peluang memenuhi kebutuhan dan keinginan-keinginan melalui inovasi adalah pendapat :

    A. Robin
    B. Savary
    C. GNMMK
    D. Gede Prama
    E. JA. Schumpeter
     

    Soal 2
    Menurut Savary kewirausahaan berasal dari kata :

    A. enterpreneur
    B. wirausaha
    C. interpreneur
    D. entrepreneur
    E. enterprenur
     

    Baca selengkapnya

    Selasa, 14 Juni 2011

    Sekilas Kegiatan Pelepasan Kelas XII

    Hari Senin, 16 Mei 2011 adalah moment yang sangat bermakna, khususnya bagi siswa-siswi kelas XII untuk seluruh sekolah di Indonesia. Hari itu adalah hari pengumuman kelulusan siswa. Untuk menyambut acara tersebut pihak sekolah dalam waktu yang sangat singkat mempersiapkan acara Pelepasan Siswa Kelas XII SMK Negeri 1 Ambal dengan diprakarsai oleh Bapak Windu Santosa, S.Pd selaku Waka Kesiswaan. 

    Acara akan dimulai tepat pada pukul 09.00, dan sebagai pra acara sambil menunggu kehadiran walimurid anak-anak OSIS menyuguhkan musik bernuansa religi yaitu musik rebana.  

    pra acara

    Tepat pukul 09.00 acara dimulai, lagu Indonesia Raya berkumandang dan seluruh hadirin berdiri bernyanyi secara kompak. 
    Sang pemandu "Lagu Indonesia Raya"

    Usai panitia melaporkan persiapan dan pelaksanaan acara Pelepasan Kelas XII ini, sambutan dilanjutkan oleh Ketua Komite SMK Negeri 1 Ambal Purwanto, SH. Selanjutnya acara inti adalah sambutan Kepala Sekolah yang seterusnya akan diumumkan hasil dari Ujian Nasional 2011.


    Berusaha santai menunggu pengumuman
    Alhamdulillah, dari jumlah peserta Ujian Nasional 165 orang sama seperti tahun sebelumnya angka kelulusan 100%. Serentak seluruh siswa bersorak gembira mendengar pengumuman dari Kepala Sekolah.
    Kesempatan itu pula digunakan untuk memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi yaitu atas nama Ngarifin dan Sarino dari Program Keahlian Teknik Otomotif. Tak lupa guru dan karyawan berprestasi pun diberikan penghargaan yang sifatnya untuk memberikan motivasi dalam menjalankan tugasnya.

    Penerimaan penghargaan siswa berprestasi


    Penerimaan penghargaan guru/karyawan prestasi

    Selamat berjuang anak-anakku, jalan sebenarnya masihlah terasa sangat panjang. Semoga sukses .. 
    Mohon maaf baru sempat posting kegiatan Pelepasan kali ini. Terima kasih.Salam ..








    Panorama Pantai Menganti

    Dalam sebuah kesempatan saya menemani dua orang tamu dari Malang, dalam rangka melakukan pendampingan sebuah program di sekolah. Usai kegiat...