Senin, 29 Februari 2016

Outbond dan Rafting bagi Pengurus OSIS di Magelang

Di awal bulan Februari 2016 yang lalu, OSIS SMK Negeri 1 Ambal mengadakan kegiatan outbond dan rafting di Kampung Ulu Resort, Magelang. Kegiatan yang di rancang mulai bulan Desember 2015 tersebut akhirnya dapat terlaksana dengan baik dan lancar.

Pagi yang cerah, jam 06.00 segenap pengurus OSIS SMK Negeri 1 Ambal sudah berkumpul di halaman sekolah menunggu kedatangan armada bis yang akan membawa mereka menuju Kampung Ulu, Magelang. Ketika bis menepi, segala persiapan telah dilakukan dan tidak lupa dilakukan presensi, mengecek kehadiran segenap pengurus OSIS. Alhamdulillah genap 40 siswa hadir semua dan siap mengikuti kegiatan dengan bimbingan dari pembina OSIS. Tepat jam 06.30 bis meluncur meninggalkan Ambal menuju Magelang.
Presensi peserta sebelum berangkat (dok.pribadi)
Suasana santai dan riang tercipta dalam bis. Canda tawa dan gurauan sesama teman adalah cerita indah menjadi kenangan yang sangat berkesan. Perjalanan yang lancar tanpa macet, alhamdulillah Kampung Ulu Resort dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 2,5 jam. Tim Kompas Adventure telah siap menerima dan menyambut hangat kehadiran kami. 

Kegiatan outbond dimulai, segenap pengurus OSIS merasa senang dengan kegiatan tersebut. Kerjasama tim dalam sebuah permainan membuat mereka semangat,  tanpa kenal lelah walau terik matahari begitu panas. Mereka sangat menikmatinya dan tanpa terasa jam istirahat tiba. Tepat pukul 12.00 seluruh peserta rehat menikmati makan siang dilanjutkan dengan ibadah.
Salah satu kegiatan outbond (dok.pribadi)
Satu jam istirahat terasa cukup,  jam 13.00 saatnya rafting. Segenap pengurus OSIS dan juga pembina memasuki angkot untuk menuju sungai Elo. Beberapa angkot beriringan dengan membawa perahu karet dan perlengkapannya. Tibalah di starting point sungai Elo, tempat dimana memulai kegiatan rafting.
Starting point sungai Elo (dok.pribadi)
Perlengkapan rafting segera dikenakan, breefing adalah kegiatan pertama yang dilakukan sebelum benar-benar mengarungi sungai Elo. Foto bersama dengan seluruh peserta rafting dilakukan dan satu persatu peserta menuju perahu karet. Satu perahu berisikan 5 dampai 6 orang peserta dan satu instruktur dan pengarungan segera dimulai.

Arus air terhitung besar, terlebih semalam hujan yang mengguyur Magelang menambah suasana rafting semakin mengasyikan. Yel-yel dari masing-masing kelompok perahu tertentu menambah semangat untuk terus mendayung bahkan jika memungkinkan dapat melewati perahu kelompok lain yang ada didepanya. Semua tampak gembira walau harus basah kuyup terkena deburan air. Banyak kelokan dengan arus dan bebatuan yang besar sehingga dengan ekstra tenaga harus memegang tali perahu agar tidak jatuh. Begitu dahsyat terasa ketika melewatinya, sungguh kebahagiaan yang tiada kira.
Pengarungan yang menantang (dok.pribadi)
Pengarungan berhenti untuk rehat dan menikmati air kelapa muda serta snack yang disediakan oleh operator arung jeram. Perjalanan baru menempuh setengahnya, dari 12 kilometer yang harus dilalui. Beberapa makanan tradisional dilahap habis, energi yang terkuras harus diimbangi dengan masuknya makanan kecil. Perjalanan berlanjut ketika istirahat dirasakan sudah cukup, kembali menuju perahu menerjang bebatuan dan melintasi arus yang menantang.

Rehat dan maknyusss ... semua kebagian (dok.pribadi)
Hampir sekitar 3 jam mengarungi sungai Elo dengan perasaan yang riang tanpa terasa perahu merapat menuju batas akhir dari pengarungan. Satu persatu meninggalkan perahu menuju angkot yang telah siap menjemput untuk menuju ke Kampung Ulu Resort. Angkot berangkat ketika sudah terisi penuh, berjalan beriringan dengan perahu-perahu karet yang ditempatkan dibagian atas.

Rona kebahagian nampak pada peserta ternyata mampu menghilangkan rasa lelah untuk menempuh pengarungan sungai Elo. Terasa sangat memuaskan, selanjutnya peserta melakukan kegiatan bersih diri dengan mandi dan berganti baju dilanjutkan dengan beribadah sholat Ashar. Sesi terakhir dari kegiatan outbond adalah makan bersama dan tibalah saatnya kembali ke Kebumen ketika makan telah selesai dilakukan.

Hari yang luar biasa, selamat tinggal sungai Elo ...

Minggu, 28 Februari 2016

Aksi Bersih-bersih Pantai Ambal

Salah satu program OSIS SMK Negeri 1 Ambal adalah kepedulian terhadap lingkungan yang diwujudkan dalam kegiatan bersih-bersih pantai Ambal. Aksi bersih-bersih pantai Ambal ini melibatkan seluruh siswa kelas X dan XI yang berjumlah sekitar 609 siswa ditambah unsur guru dan karyawan berkisar 70 orang. Koramil Ambal juga mengirimkan 5 personilnya untuk terlibat dalam kegiatan yang dimotori oleh pengurus OSIS.

Pukul 07.30 seluruh peserta bergerak dari titik start di halaman SMK Negeri 1 Ambal menuju ke pantai Ambal dengan berjalan kaki. Peserta bersih-bersih pantai Ambal tiba di lokasi pada jam 08.00, setelah menempuh perjalanan kurang lebih 3 kilometer. Pengurus OSIS membagikan kantong-kantong plastik kepada seluruh peserta untuk memilah sampah yang organik dan nonorganik. 
Bersih-bersih Pantai Ambal (dok.pribadi)
Teknis bersih-bersih pantai Ambal diambil alih oleh Koramil didampingi oleh OSIS dan selanjutnya peserta dibagi dalam 2 kelompok. Untuk kelompok putri membersihkan pantai Ambal di bagian sebelah timur, sedangkan untuk kelompok putra membersihkan pantai sebelah barat. Segera bergegas peserta membersihkan pantai ketika diberikan komando untuk segera membersihkan.

Hasilnya dalam waktu kurang lebih 1,5 jam saja pantai Ambal tampak bersih bebas dari sampah. Saatnya peserta bersih-bersih pantai menikmati deburan pantai Ambal. Bermain dan bercengkerama diatas pasir pantai yang sudah bersih. Ada pula beberapa peserta yang mencoba berburu undur-undur dan kegiatan santai lainnya.

Sekitar jam 10 lebih peserta meninggalkan lokasi pantai Ambal. Rasa senang dan gembira peserta berjalan pulang menuju sekolah tercinta.  Namun sayangnya, ada seonggok keyakinan yang tidak dapat terjawab. Esok pantai yang sudah bersih itu akan dipenuhi sampah-sampah dan siapa lagi yang akan membersihkannya ?  Jawabnya hanya satu : Yo Embuhhh ...

Semoga pihak-pihak terkait dalam hal ini pemdes Ambalresmi, penjual makanan minuman di sekitar pantai Ambal lebih dapat menjaga kebersihan pantai.  


Rabu, 24 Februari 2016

Pesona Bukit Pentulu Indah di Kebumen

Wisata di Kebumen semakin bertambah seiring dengan perkembangan teknologi informasi. Tidak dapat dipungkiri bahwa kehadiran media sosial sangat berpengaruh terhadap dunia wisata khususnya di wilayah Kebumen. Salah satu tempat wisata yang saat ini ramai dan banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal adalah Bukit Pentulu Indah.
Rumah pohon di Bukit Pentulu Indah (dok.pribadi)
Bukit Pentulu Indah terletak di dukuh Dakah, masuk wilayah desa Karangsambung, kabupaten Kebumen. Karangsambung sudah sangat dikenal oleh berbagai kalangan dengan adanya LIPI. Terlebih bagi para ahli kebumian khususnya geologi, Karangsambung adalah referensi utama yang tidak dapat diabaikan. Bahkan pada tanggal 10 Nopember 2006 silam, Karangsambung telah ditetapkan sebagai Kawasan Cagar Alam Nasional oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia. 

Bukit Pentulu Indah berada tepat di sebelah utara sekitar 3 kilometer dari kawasan LIPI Karangsambung. Jika ditempuh dari kota Kebumen perjalanan menuju ke Bukit Pentulu Indah jarak tempuhnya sekitar 24 kilometer. Perjalanan dari kota Kebumen  serasa akan sangat menarik sekali, karena disekeliling jalan kita dapat melihat berbagai pesona alam yang ada. Sungai Luk Ulo, sungai terbesar di Kebumen dapat kita lihat aliran airnya. Sementara disisi lain kita dapat menikmati panorama alam kombinasi dari pepohonan hijau dan bebatuan yang besar.

Dua kilometer menuju Bukit Pentulu Indah akses jalan menanjak mulai dapat kita rasakan. Bagi pengguna motor atau pun kendaraan roda empat harus ekstra hati-hati karena disekitar kanan kiri terdapat jurang. Apalagi jalanan aspal sudah banyak yang mengelupas, tergerus oleh beban berat truk-truk pengangkut material batu dan kayu. Oleh karenanya harus dipastikan bahwa kondisi kendaraan yang akan dibawa menuju Bukit Pentulu Indah adalah kendaraan yang sehat.

Lokasi Bukit Pentulu Indah adalah kawasan hutan pinus yang dikelola oleh Perhutani bekerja sama dengan pemuda dukuh Dakah dalam pengembangannya. Tiba di Bukit Pentulu Indah, sejauh mata memandang pohon pinus menari-nari  diiringi suara angin yang khas. Lokasi parkir motor dan kendaraan roda empat sudah tersedia di pintu masuk menuju Bukit Pentulu Indah. Kita hanya dibebani biaya parkir saja untuk dapat menikmati keindahan Bukit Pentulu Indah.

Pintu masuk Bukit Pentulu Indah terlewati, disisi kanan kiri hutan pinus tumbuh menjulang. Gerak langkah kaki berusaha terus menuju puncak bukit. Keringat mengalir karena langkah-langkah kaki semakin melemah menapaki jalan yang semakin menanjak. Terdengar di atas sana suara-suara yang menandakan adanya banyak aktivitas yang dilakukan. Takjub dan sungguh luar biasa akan segala ke-Agungan yang Kuasa. Pesona bukit yang betul-betul indah dan memanjakan mata.
Pintu Masuk Bukit Pentulu Indah (dok. pribadi)
Berbagai kegiatan dilakukan oleh beberapa lembaga atau sekolah. Terlihat ratusan pramuka sedang melakukan kegiatan outbond yang dipandu pembimbingnya.Terlihat pula orang tua, muda mudi serta beberapa keluarga sedang bercengkerama di tempat yang agak teduh sambil menikmati makanan. Jangan lupa jika berkunjung ke sana mencoba naik menggunakan tangga menuju rumah pohon. Pesona bukit Pentulu Indah semakin terasa indah jika menikmatinya dari rumah pohon. 
Outbond di Bukit Pentulu Indah (dok.pribadi)
Bukit Pentulu Indah tidak hanya ramai saat pagi, siang atau sore hari. Namun malam hari pun banyak aktivitas yang dilakukan oleh beberapa komunitas, pemuda, anak sekolah dengan mendirikan tenda untuk menyambut terbitnya sang matahari. Matahari terbit itulah yang ditunggu-tunggu oleh beberapa penggemar fotografi sehingga sampai harus rela bermalam di Bukit Pentulu Indah.

Anda penasaran ? Silakan segera persiapkan segala sesuatu untuk menuju kesana. Terima kasih dan salam ...


Panorama Pantai Menganti

Dalam sebuah kesempatan saya menemani dua orang tamu dari Malang, dalam rangka melakukan pendampingan sebuah program di sekolah. Usai kegiat...