Selasa, 05 Agustus 2014

Kegiatan MOS di SMK Negeri 1 Ambal


Tahun pelajaran baru 2014/2015 telah datang. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya program Masa Orientasi Siswa (MOS) bagi siswa baru tetap menjadi agenda yang penting. OSIS SMK Negeri 1 Ambal sebagai wadah formal siswa di sekolah telah merancang kegiatan MOS sedemikian rupa dengan memperhatikan arahan dan bimbingan dari Pembina OSIS. Terlebih pada tahun ini ada sejumlah mahasiswa praktik dari UMP Purworejo yang ikut serta membantu pelaksanaan MOS di sekolah. 

Bakti sosial siswa baru SMKN 1 Ambal
Kegiatan MOS tahun dilaksanakan mulai tanggal 14 sampai 16 Juli 2014 bertempat di sekolah. Berbagai materi yang disampaikan kepada siswa baru secara indoor berupa wawasan wiyata mandala, tata tertib siswa, kegiatan ekstrakurikuler, cara belajar di SMK dan materi kejuruan. Seluruh materi MOS untuk siswa baru telah tercantum dalam majalah Pijar terbitan OSIS SMK Negeri 1 Ambal.

Majalah PIJAR terbitan OSIS SMKN 1 Ambal
Kegiatan pemberian materi difokuskan pada hari pertama, sedangkan hari kedua outdoor atau kegiatan dilakukan di lapangan berupa bakti sosial dengan memberikan bantuan kepada sebagian warga di lingkungan sekitar sekolah. Bantuan tersebut adalah hasil pengumpulan barang-barang yang harus dibawa oleh peserta MOS berupa beras, mie instan, gula, teh, susu, roti.  Barang-barang lain yaitu keperluan untuk mandi seperti sabun, shampo dan pasta gigi. Aneka buah juga disertakan untuk keperluan bakti sosial tersebut.

Hari terakhir sesuai dengan agenda adalah kegiatan hasta karya dilanjutkan dengan pentas seni yang dapat dijadikan ajang kreativitas siswa baru untuk menunjukkan kemampuan dan bakat yang dimilikinya. Personil OSIS juga ikut tampil mengisi acara pentas seni, tak ketinggalan pula mahasiswa praktik juga berpartisipasi. Peserta sangat antusias mengikuti acara ini, dan kegiatan berakhir dengan selesainya pentas seni secara langsung ditutup pelaksanaan MOS oleh Wakil Kepala Sekolah bidang kesiswaan.

Pentas seni dalam rangka MOS 2014
Selamat kepada siswa baru. Selamat bergabung dan semoga nantinya dapat memberikan kontribusi yang nyata bagi kemajuan sekolah tercinta ini. 

Jumat, 01 Agustus 2014

Liburan Lebaran di Candi Prambanan


Memasuki liburan lebaran hingga H+3 ini, lokasi wisata di berbagai kota menjadi tujuan bagi masyarakat yang ingin menikmati liburan lebaran bersama keluarga dan orang-orang terdekat. Liburan lebaran dengan berwisata dapat dijadikan media untuk mengurai kejenuhan setelah dalam kurun waktu satu tahun beraktivitas, sekaligus dapat mempererat tali persaudaraan bagi angora keluarga yang terpisah karena faktor jarak dan pekerjaan. Disadari atau tidak tampaknya hal ini sudah menjadi tradisi tahunan bagi masyarakat kita. 

Candi Prambanan (doc. pribadi)
Salah satu lokasi wisata yang  menjadi rujukan bagi masyarakat dalam mengisi liburan lebaran adalah candi Prambanan. Candi ini terletak di kecamatan Prambanan, kurang lebih 17 kilometer timur kota Yogyakarta sekaligus sebagai perbatasan antara Daerah Istimewa Yogyakata dan Jawa Tengah. Sepantasnya  sebagai warga negara Indonesia kita patut berbangga karena candi Prambanan yang amat indah dan megah ini merupakan salah satu situs warisan dunia UNESCO.  

Kemegahan dan keindahan candi Prambanan ini tak pelak menjadi daya tarik bagi turis lokal bahkan turis mancanegara. Pada saat-saat liburan lebaran seperti sekarang ini, kunjungan turis sangat melimpah. Lokasi candi Prambanan yang sangat strategis di pinggir jalan raya membuat arus lalu lintas macet total, kendaraan hilir mudik masuk dan keluar lokasi wisata candi sehingga mengganggu kelancaran arus kendaraan dari arah timur dan barat. Polisi pengatur lalu lintas harus bekerja ekstra mengatur para pengguna kendaraan.

Alhamdulillah, akhirnya masuk juga ke lokasi wisata. Ini kunjungan saya dan keluarga untuk kesekian kalinya tanpa bosan mengagumi kemegahan dan keindahan candi Prambanan. Seluruh areal parkir penuh sesak dengan mobil-mobil berplat luar kota. Kunjungan turis lokal mendominasi, sementara hanya beberapa turis asing terlihat di ticket box, bersiap memasuki kawasan taman candi Prambanan. Program sarungisasi masih diterapkan oleh pengelola khususnya bagi turis asing dan turis lokal yang menggunakan celana pendek.

Mengelilingi dan menikmati keindahan kawasan candi bersama dengan ribuan pengunjung lain tanpa terasa telah menghabiskan waktu hampir 2 jam lebih. Setelah istirahat sebentar menikmati makanan kecil, saya dan keluarga bergegas meninggalkan kawasan candi. Sebenarnya ingin menikmati kawasan candi Sewu yang tidak jauh dari candi Prambanan tetapi keterbatasan waktu menjadi faktor utama untuk menanggalkan keinginan tersebut. 

Hal yang tidak boleh terlupakan oleh pengunjung adalah belanja souvenir. Tersedia beragam souvenir dari kaos, batik, kerajinan tangan  hingga aneka mainan anak-anak dengan harga yang terjangkau. Dan … akhirnya saya benar-benar meninggalkan kawasan candi Prambanan untuk melanjutkan silaturahmi dengan saudara di Klaten. 

Terimakasih dan semoga bermanfaat. Salam …

Panorama Pantai Menganti

Dalam sebuah kesempatan saya menemani dua orang tamu dari Malang, dalam rangka melakukan pendampingan sebuah program di sekolah. Usai kegiat...