Berburu Hewan Kurban ke Magelang

Senin, 31 Oktober 2011 ·

Lebaran haji atau biasa kita menyebutnya dengan perayaan hari raya Idul Adha sebentar lagi akan menghampiri kita.  Membicarakan lebaran haji berarti pula kita berbicara tentang ibadah kurban. Inilah salah satu tuntunan umat muslim, dengan ibadah kurban kita dilatih untuk memiliki kepekaan sosial, ingat dengan sesama dan saling berbagi. Melalui ibadah kurban pula kita berlatih untuk memiliki rasa keikhlasan dan yang paling pokok dengan ibadah kurban kita semua dapat meningkatkan nilai-nilai ibadah kita dimata Sang Khaliq.

Mendekati hari kurban sebagaimana kita mahfum, maka dapat dipastikan terjadi lonjakan harga yang  sangat fantastis. Itu sudah lazim terjadi karena saat-saat seperti ini banyak sekali permintaan akan kebutuhan  hewan kurban sehingga berakibat pada kenaikan harga hewan kurban. Pada tahun ini alhamdulillah sudah memasuki tahun ke-6 bagi saya dan teman-teman yang dipercaya oleh warga untuk mengelola tentang hewan kurban. Pengelolaan dimulai dari perekrutan calon peserta kurban, penghimpunan dana, pencarian hewan kurban dan  sampai pada teknis pembagian daging kurban.

Untuk pencarian hewan kurban tidak tanggung-tanggung  kami  (saya dan teman-teman tergabung dalam satu tim) memilih daerah Grabag, salah satu kota kecamatan yang masuk di wilayah Kabupaten Magelang. Alasan paling mendasar adalah lokasi wilayah yang lumayan dingin dan segar maka asumsinya makanan hewan ternak pun hijau dan segar. Hal ini berbeda dengan wilayah kami yang lumayan panas, sehingga hewan ternak juga terlihat kurang segar. Alasan lain adalah harga yang relatif lebih murah dibanding dengan daerah sendiri, sehingga dapat menekan biaya iuran bagi para peserta kurban.

Untuk mendapatkan harga yang lumayan murah memang melalui sebuah proses, yaitu beberapa bulan sebelumnya tepatnya bulan September kami telah survey langsung ke peternak. Nego kami lakukan dan akhirnya disepakati bahwa harga sapi adalah perangko Kebumen, yang berarti sampai di daerah kami biaya menjadi tanggungan penjual atau peternak sapi. Hal lain adalah selama sekitar satu bulan lebih peternak memiliki kewajiban untuk memelihara dan menjaga sapi tersebut agar tetap sehat dan segar. Tentunya sebagai kewajiban kami adalah membayar sejumlah uang untuk deposit adalah yang biasa terjadi. 
Sapi dalam pengawasan peternak
Minggu, 30 Oktober 2011 kemarin kami berkesempatan berkunjung lagi menuju Grabag, Magelang untuk melihat kondisi sapi-sapi kami dan alhamdulillah sapinya masih segar-segar bahkan terlihat lebih gemuk dari beberapa bulan yang lalu. Saat ini kami tinggal menunggu hari pelaksanaan kurban, semoga tidak ada permasalahan yang berarti.




4 komentar:

Posting Komentar

Komentar harap menggunakan bahasa yang baik dan sopan. Terima kasih

About Me

Foto Saya
Rasimun Way
Lahir di Karangsambung,Kabupaten Kebumen, besar di Cepu dan Semarang. Aktivitas di SMK Negeri 1 Ambal, Kebumen. Bertempat tinggal di Kutosari, Kebumen. Email : denrasimun@gmail.com
Lihat profil lengkapku

Daftar Isi

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Followers

 
Top

Rasimun Way | Copyright © 2011 All right reserved.
Red Eleganisme Blogger Template | Designed By Serba Blog