Rabu, 18 Mei 2011

Tradisi Corat - Coret Seragam Sekolah

Senin, 16 Mei 2011 adalah hari yang sangat bermakna bagi para siswa setingkat SLTA karena apa yang dinantikannya yaitu pengumuman kelulusan tiba. Berbagai cara atau model merayakan hari kelulusannya masih cenderung urakan,  melakukan corat-coret seragam, menyemprot rambut dan anggota tubuh lainnya.




Usai aksi corat-coret biasanya dilanjutkan dengan konvoi di jalanan raya. Hal ini tentunya mempunyai resiko yang tinggi, karena konvoi dilakukan dengan motor berknalpot bobokan sehingga menimbulkan suara yang dapat memekakkan telinga. Hmmm ..persis seperti model-model kampanye parpol jaman dahulu. Lebih parah lagi konvoi yang dilakukan  tidak menggunakan kelengkapan yang memadai seperti alat pengaman berupa helm. Jikalau sudah seperti itu seolah jalan raya menjadi kuasanya, sehingga pengguna jalan yang lain harus mengalah. 




Sebenarnya merayakan kelulusan dapat dilakukan dengan cara yang lebih arif dan terpuji serta menyenangkan orang lain, semisal pengumpulan seragam bekas, berlibur bersama, menggelar pentas seni, dan lain-lainya. 

Artikel Terkait :
Cara Terpuji Rayakan Kelulusan

Tidak ada komentar:

Panorama Pantai Menganti

Dalam sebuah kesempatan saya menemani dua orang tamu dari Malang, dalam rangka melakukan pendampingan sebuah program di sekolah. Usai kegiat...