Selasa, 10 Mei 2011

Ciri dan Watak Wirausaha

Ciri-ciri dan watak kewirausahaan..



NoCiriWatak
1Percaya diriKeyakinan, ketidaktergantungan,individualistis, dan optimisme
2Berorientasi pada tugas dan hasilKebutuhan untuk berprestasi, berorientasi laba, ketekunan dan ketabahan, tekad kerja keras, mempunyai dorongan kuat, energetik dan inisiatif
3Pengambilan resikoKemampuan untuk mengambil resiko yang wajar dan suka tantangan
4KepemimpinanPerilaku sebagai pemimpin, bergaul dengan orang lain, menanggapi saran-saran dan kritik
5KeorisinilanInovatif dan kreatif serta fleksibel
6Berorientasi ke masa depanPandanga ke depan, perspektif

Sumber : dari Meredith, et.a., dalam Suryana, 2001 : 8.

Dalam konteks bisnis, seorang entrepreneur membuka usaha baru (new ventures) yang menyebabkan munculnya produk baru arau ide tentang penyelenggaraan jasa-jasa.
Karakteristik tipikal entrepreneur (Schermerhorn Jr, 1999) :
  1. Lokus pengendalian internal
  2. Tingkat energi tinggi
  3. Kebutuhan tinggi akan prestasi
  4. Toleransi terhadap ambiguitas
  5. Kepercayaan diri
  6. Berorientasi pada action

Karakteristik Wirausahawan (Masykur W)
  1. Keinginan untuk berprestasi
  2. Keinginan untuk bertanggung jawab
  3. Preferensi kepada resiko menengah
  4. Persepsi kepada kemungkian berhasil
  5. Rangsangan untuk umpan balik
  6. Aktivitas Energik
  7. Orientasi ke masa depan
  8. Ketrampilan dalam pengorganisasian
  9. Sikap terhadap uang




Wirausahawan yang berhasil mempunyai standar prestasi (n Ach) tinggi. Potensi kewirausahaan tersebut dapat dilihat sebagai berikut : (Masykur, Winardi)
  1. Kemampuan inovatif
  2. Toleransi terhadap kemenduaan (ambiguity)
  3. Keinginan untuk berprestasi
  4. Kemampuan perencanaan realistis
  5. Kepemimpinan berorientasi pada tujuan
  6. Obyektivitas
  7. Tanggung jawab pribadi
  8. Kemampuan beradaptasi (Flexibility)
  9. Kemampuan sebagai pengorganisator dan administrator
  10. Tingkat komitmen tinggi (survival)

Jenis Kewirausahaan (Williamson, 1961)
  • Innovating Entrepreneurship Bereksperimentasi secara agresif, trampil mempraktekkan transformasi-transformasi atraktif
  • Imitative Entrepreneurship Meniru inovasi yang berhasil dari para Innovating Entrepreneur
  • Fabian Entrepreneurship Sikap yang teramat berhati-hati dan sikap skeptikal tetapi yang segera melaksanakan peniruan-peniruan menjadi jelas sekali, apabila mereka tidak melakukan hal tersebut, mereka akan kehilangan posisi relatif pada industri yang bersangkutan.
  • Drone Entrepreneurship Drone = malas. Penolakan untuk memanfaatkan peluang-peluang untuk melaksanakan perubahan-perubahan dalam rumus produksi sekalipun hal tersbut akan mengakibatkan mereka merugi diandingkan dengan produsen lain.
Di banyak negara berkembang masih terdapat jenis entrepreneurship yang lain yang
disebut sebagai Parasitic Entrepreneurship, dalam konteks ilmu ekonomi disebut sebagai
Rent-seekers (pemburu rente). (Winardi, 1977)

source : adesyam blog

Tidak ada komentar:

Panorama Pantai Menganti

Dalam sebuah kesempatan saya menemani dua orang tamu dari Malang, dalam rangka melakukan pendampingan sebuah program di sekolah. Usai kegiat...