Senin, 15 Agustus 2011

Direct Selling dan Produksi Aneka Kue Kering

Hadirnya bulan Ramadan tahun ini mendapat sambutan yang luar biasa dari segenap siswa-siswi SMK Negeri 1 Ambal, khususnya untuk Program Keahlian Tata Niaga dan Tata Boga. Seperti tahun-tahun sebelumnya progam rutin tahunan berupa direct selling untuk siswa Tata Niaga dan produksi aneka kue kering untuk siswa Tata Boga ini targetnya adalah memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar akan kebutuhan aneka kue kering.

Direct selling bagi siswa-siswi dilaksanakan dengan mengambil produk secara langsung ke toko yang dikelola oleh program keahlian. Bentuk-bentuk produk yang digunakan untuk direct selling adalah aneka produk kue kering baik produk dari perusahaan besar maupun produksi kue kering produk siswa-siswa Tata Boga. Produk-produk tersebut langsung akan dipasarkan oleh siswa. Siswa mendapat beberapa keleluasaan dalam melakukan direct selling, yaitu dapat melatih komunikasi, memahami karakter calon pembeli dan yang lebih penting siswa dapat menetapkan harga jual sendiri sesuai dengan prosentase keuntungan yangndiharapkan.

Untuk siswa-siswi Tata Boga selain melakukan direct selling, tugas utamanya adalah memproduksi kue kering yaitu coklat kacang, kue kacang, putri salju, nastar, semprit, choco chip cookies, pastel, straberry cheese cookies dan flower cookies. Proses produksi dilakukan usai jam pembelajaran, berikut beberapa gambar proses produksi.












Kamis, 11 Agustus 2011

Video Mahasiswa Malaysia Korban Kerusuhan London

Kerusuhan yang terjadi London berakibat pada pembakaran gedung, rumah warga dan aksi penjarahan toko sampai mesin ATM. Aksi kekerasan itu tak luput dari pantauan berbagai media seantero dunia. Salah satunya aksi kekerasan itu menimpa seorang mahasiswa Malayasia yang bernama Mohammed Ashraf Haziq. Ia dipukuli dengan brutal dan diperlakukan tidak secara manusiawi. Ketika ia tak berdaya beberapa barang ditas ransel diambil oleh beberapa pelaku yang konon masih berusia belasan tahun.

Simak videonya lewat Youtube yang sejauh ini sudah dilihat oleh sekitar 2.086.327 orang.

Selasa, 09 Agustus 2011

Wisata Ilmiah di Geowisata Karangsambung

Kawasan Selaranda
Cagar Alam Nasional Geowisata Karangsambung terletak di sebuah desa yang ada di utara kota Kebumen. Jarak tempuh dari kota Kebumen menuju kawasan Cagar Alam Nasional Geowisata tersebut sekitar 19 Km, dan membutuhkan waktu sekitar 30 menit. Namun mengingat lalu lintas jalan yang padat terutama oleh truk-truk pengangkut pasir yang nonstop 24 jam, maka perjalanan sewaktu-waktu dapat tersendat. Namun tidak perlu risau karena perjalanan menuju Karangsambung akan sangat menarik. Jalanan yang berkelok, pemandangan alam yang fantastis, sangat natural sekali. Jika melihat ke arah sungai Luk Ulo kita bisa melihat puluhan truk-truk pengangkut pasir silih berganti datang dan pergi. Bukit bebatuan yang dikenal dengan Selaranda menjadi pertanda beberapa kilometer lagi akan memasuki wilayah  Karangsambung.

Berwisata ke Cagar Alam Nasional Geowisata Karangsambung termasuk wisata yang lain dari pada yang lain. Dikatakan wisata ilmiah karena Cagar Alam Nasional Geowisata Karangsambung  semenjak saya kecil hingga sekarang, sudah menjadi tempat rujukan bagi para ilmuwan, mahasiswa dan para pelajar seantero Nusantara khususnya yang ingin tahu tentang kebumian. Terlebih lagi Cagar Alam Nasional Geowisata Karangsambung merupakan  ''taman batuan alam'' yang konon menjadi taman geologi yang terlengkap di Asia Pasifik. Sebagai warga asli Karangsambung selayaknya saya patut berbangga.

Informasi dari beberapa teman saya sewaktu kecil yang sekarang bekerja di sana, hingga saat ini beberapa perguruan tinggi seperti ITB, UPN 'Veteran' Yogyakarta, UNPAD, dan perguruan tinggi lain dari Semarang, Jakarta dan luar Jawa sering melakukan aktivitas di Cagar Alam Nasional Geowisata Karangsambung dan memanfaatkan  fasilitas yang ada. Beberapa organisasi geologi internasional dengan ahli kebumian dari manca negara juga sering berkunjung ke Karangsambung. Tak kalah pula para pelajar lokal dan luar Kebumen dari tingkatan SD, SMP dan SLTA didampingi para guru pembimbing banyak yang telah berkunjung di lokasi ini.

Inti dari wisata ilmiah Cagar Alam Nasional Geowisata Karangsambung adalah kita akan diberikan pemahaman dan pengetahuan misalnya tentang  wujud batuan dasar samudera, batuan dasar Pulau Jawa yang terangkat, bekas-bekas tumbukan, aneka cindera mata dari batu mulia beserta penjelasan ilmiahnya. Jangan lupa pula kita bisa mempelajari bagaimana proses terjadinya tsunami yang sering menjadi ancaman serius bagi negara kepulauan seperti negara kita ini. 

Di lokasi ini tersedia juga beberapa fasilitas pendukung berupa "guest house" bagi yang memerlukan, katering, dan akomodasi lain. Aneka cinderamata dan batu mulia jangan dilupakan. Wisata yang sangat khas dan bagi yang masih penasaran silakan segera membuat rencana wisata ke Cagar Alam Nasional Geowisata Karangsambung. Salam ..



Senin, 08 Agustus 2011

Ramadhan, Penyakit dan BBM

Ramadhan adalah bulan penuh berkah, rahmat dan ampunan. Tanpa terasa sudah sepekan terlampaui, dan semoga kita semua diberikan kekuatan dan perlindungan sehingga dapat menjalani ibadah puasa dengan lancar.  Semoga dengan momentum Ramadhan kali ini kita dapat lebih meningkatkan nilai keimanan kita terhadap Sang Khaliq dan menjauhkan diri dari larangan-larangan-Nya.

Ramadhan adalah pengharapan, karena banyak orang berharap selalu bertemu  dengan Ramadhan. Hal ini tentu karena Ramadhan adalah sangat istimewa, diantaranya adalah kewajiban kita untuk menjalankan puasa. Hikmah dari puasa Ramadhan diantaranya adalah sebagai pembersihan dan pelatihan jiwa, sebagai sarana peningkatan rohani dan pembinaan diri untuk mensyukuri nikmat yang ada. Maka berbahagialah kita sebagai umat masih diberikan kesempatan untuk menikmati indahnya Ramadhan saat ini. Syukur kita  semua dapat mengerjakan beberapa amalan di bulan yang penuh keberkahan, rahmat, kasih  sayang, keutamaan dan pelipatgandaan amal kebaikan. 

Amalan-amalan kebaikan di bulan Ramadhan yang dianjurkan adalah bersedekah (shadaqah), Qiyamul Lail (Tarawih),  Tadarus Al-Qur'an, I'tikaf, memperbanyak do'a dan bagi yang berkecukupan dapat melaksanakan umroh. Rambu-rambu di atas perlu di amalkan oleh kita semua untuk memperbaiki hubungan kita dengan Allah SWT. Semoga kita semua diberi kekuatan untuk menjalankannya dan terhindar dari hal-hal yang menjadi sumber (penyakit) kurangnya atau hilangnya nilai ibadah kita. 

Penyakit berbahaya yang harus kita hindari dalam bulan Ramadhan adalah :
1. MAG : Menghibah alias Gosip
2. TBC : Terlalu Banyak CingCong, atau mengadu domba
3. ASAM URAT = Asyik-asyik aja mengumbar Aurat
4. TYPUS = Tipu-tipu alias Apus-apus

Mohon maaf  jika bahasanya terkesan amburadul, kalo tak boleh dibilang gaul. Akhirnya harapan kita semua dapat terhindarkan dari segala penyakit di bulan Ramadhan sehingga puasa kita adalah puasa yang bermakna, bukan sekedar berlapar-dahaga saja.

Sebagai penutup ada saya tuliskan tentang petuah seorang Ustad saat menyajikan kultum yang menarik perhatian saya, yaitu tentang isitlah BBM keterkaitannya dengan bulan Ramadhan :
1. BBM : Bulan Barokah Maghfiroh;
2. PREMIUM : Prei makan minum; 
3. SOLAR :  Sholat yang benar dan lancar;
4. MINYAK TANAH : Meningkatkan keimanan dan tambah ibadah; dan 
5. PERTAMAX : Pertebal iman dan taqwa, jauhi maksiat.

Sekian, selamat menjalankan ibadah puada Ramadhan. 

Sabtu, 06 Agustus 2011

Table Manner di Pringsewu Baturaden

Sesuai dengan program tahunan sebagaimana tahun-tahun sebelumnya SMK Negeri 1 Ambal khususnya Program Keahlian Tata Boga pada tahun ini mengadakan kegiatan table manner. Kegiatan diadakan hari Rabu, 27 Juli 2011 di Pringsewu Baturaden. Memulai perjalanan dari sekolah yang terletak tak jauh dari Pantai Selatan sekitar pukul 07.00 dan sampai di Pringsewu Baturaden sekitar jam 09.30. 

Kedatangan saya beserta rombongan disambut meriah oleh segenap crew Pringsewu dengan iringan musik tek-tek ala Banyumas. Hmm..meriah sekali. Sejenak sebelum dimulai acara, seluruh peserta rehat sejenak di taman asri Pringsewu, melepas lelah dan menghirup udara yang segar.

Rehat sejenak di Taman Pringsewu Baturaden

Sesuai jadwal acara pun dimulai, acara langsung di handle oleh Pak Heksa dengan pemberian materi terlebih dahulu. Pemahaman tentang table manner sangat penting hal ini karena dalam komunikasi bisnis dan formal umumnya dilakukan jamuan makan. Setidaknya dengan dilaksanakanya table manner ini peserta memahami secara teori sekaligus praktiknya.
Season table manner



Menu table manner saat itu adalah : Aperitif (Soft drink), Appetizer (Shrimp Cocktail), Soup (Cream of Asparagus Soup). Main Course (Chicken Steak With Vegetable), Dessert (Sweet Puding With Fla), Coffe or Tea. Tahapan demi tahapan terselesaikan, jam 14.00 selesai juga acara table manner. Rehat sejenak, persiapan selanjutnya adalah menuju Lokawisata Baturaden. 
Memasuki Lokawisata Baturaden
Terapi Ikan

Acara bebas tampaknya sangat dinikmati anak-anak, banyak canda tawa dan cerita. Saya dan teman-teman guru hanya  dapat menikmati Terapi Ikan. Wiih .. awalnya geli sekali tetapi lama kelamaan enjoy juga. Sayangnya sayangnya gerimis datang menghentikan aktivitas anak-anak bersuka ria di Lokawisata Baturaden dan serentak meninggalkan kawasan Baturaden menuju tempat parkiran, sesaat kemudian meninggalkan Baturaden.

Thanks to :segenap keluarga besar Pringsewu Baturaden

Perjalanan kembali ke Kebumen,  rehat sejenak untuk ibadah sholat maghrib di Sokaraja sekaligus membeli oleh-oleh untuk keluarga masing-masing. Dua jam perjalanan terlampaui dan rumah menjadi sandaran untuk beristirahat. Tak lupa buka facebook dan inilah statusku :



  • Terima kasih kepada Pringsewu Baturaden. Table Mannernya luar biasa .. **alhamdulillah sampai juga dirumah**

Jumat, 05 Agustus 2011

Kunjungan ke Sentra Gerabah Kasongan


Gerbang Desa Wisata Kasongan (foto:ariesaksono)
Pendidikan bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah, pendidikan adalah tanggung jawab bersama antara keluarga, pemerintah dan juga masyarakat. Keluarga, pemerintah dan masyarakat mempunyai kewajiban untuk membantu terciptanya situasi dan kondisi yang menunjang dalam dunia pendidikan. Kerjasama yang baik antara berbagai pihak sangat diperlukan guna mewujudkan kemajuan dalam bidang pendidikan.


Salah satu wujud kepedulian dunia  usaha terhadap pendidikan adalah terbukanya dunia usaha untuk berbagi tentang aktivitas kesehariannya dengan warga sekolah.  Hari Selasa, 26 Juli 2011 bulan lalu, siswa-siswi Program Keahlian Tata Niaga SMK Negeri 1 Ambal yang duduk di kelas XI mengadakan kegiatan Kunjungan Industri di Desa Wisata Kasongan dengan unggulan produk-produk gerabah.

Kasongan adalah nama sebuah desa yang terletak di daerah dataran rendah bertanah gamping di Pedukuhan Kajen, Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, sekitar 8 km ke arah barat daya dari pusat Kota Yogyakarta atau sekitar 15-20 menit berkendara dari pusat kota Yogyakarta. Desa Kasongan merupakan sentra industri kerajinan gerabah. Gerabah adalah perkakas yang terbuat dari tanah liat atau tanah lempung. Kawasan ini merupakan wilayah pemukiman para pembuat barang-barang kerajinan berupa perabotan dapur dan juga beraneka macam barang-barang sejenisnya yang sebagian besar menggunakan tanah liat sebagai bahan baku (ariesaksono.wordpress.com)

Seluruh siswa tampak terkesima melihat Pak Surat (pengrajin) membuat sebuah fas bunga. Waktu yang sangat singkat untuk dapat membuat produk berupa fas bunga tersebut. Ketika Pak Surat mempersilakan kami untuk mempraktikan membuat beberapa produk gerabah, kesempatan itu tak dilewatkan begitu saja. Seluruh siswa menyerbu, mengambil tanah liat dan latihan mempraktikan beberapa produk gerabah. Hasilnya lumayan juga.
Aksi Pak Surat membuat fas bunga


anak-anak serius belajar membuat gerabah

Pak Surat menjelaskan, usai produk terbentuk maka tahapan berikutnya adalah pengeringan langsung dengan sinar matahari, kira-kira selama 4 (empat) hari. Pada tahapan selanjutnya adalah masuk ke tobong untuk proses pembakaran. Sampai akhirnya proses finishing dengan beberapa variasi hiasan.
Proses pengeringan
Pak Surat serius menjawab pertanyaan anak-anak

Tak terasa waktu 3 (tiga) jam berlalu dengan kegembiraan, beberapa hasil praktik diijinkan oleh Pak Surat untuk dibawa pulang. Kemudian Pak Surat membawa kami semua melihat proses pembakaran di tempat warga dan kegiatan terakhir adalah jalan-jalan disekitar  tempat industri gerabah Kasongan untuk mengetahui tentang proses pemasrannya. Sungguh pembelajaran yang sangat berharga dari Pak Surat.

Rabu, 03 Agustus 2011

Lima Lomba Populer di Agustusan

Gambar pinjaman dari Google
Tradisi pesta rakyat dalam rangka perayaan Hari Kemerdekaan negara kita ini selalu menjadi ciri khas di bulan Agustus. Ramai, meriah, kesederhanaan dan semangat kebersamaan menjadi ikatan rakyat untuk memeriahkan pesta. AGUSTUSAN. Begitu kata simple yang sering disebut oleh sebagian besar masyarakat kita untuk merayakan hari kemerdekaan. Namun beberapa tahun terakhir ini karena HUT Republik Indonesia itu bersamaan dengan bulan penuh berkah yaitu Ramadhan, maka ada beberapa pihak yang menyiasatinya dengan melaksanakan lomba-lomba Agustusan di akhir bulan Juli. 





Beberapa lomba yang populer di pesta rakyat HUT Republik Indonesia adalah :

PANJAT PINANG
Lomba ini didaerah Kebumen sering disebut Lomba Trecet. Perlu persiapan khusus untuk mengadakan lomba ini, karena harus menyiapkan pohon pinang yang kuat dan betul-betul lurus. Pelaksanaan lomba ini sebaiknya dilaksanakan ditempat terbuka yang lapang sehingga menarik perhatian banyak orang untuk mengikuti. Bentuk tantangan para peserta lomba adalah memanjat pinang yang telah dipasang berdiri tegak dengan ketinggi tertentu, dan telah dilumuri dengan pelumas atau oli bekas yang hitam. Sebagai perangsang beberapa hadiah telah terpasang di bagian atas pinang yang telah didirikan. Hadiah perangsang tersebut misalnya baju, sarung, buku, uang, alat-alat rumah tangga bahkan sepeda mini pun juga terpasang.

SEPAK BOLA DASTER
Lomba ini mengadopsi permainan sepak bola namun hal diluar kewajaran adalah seluruh pemain yang biasanya bapak-bapak diwajibkan menggunakan daster istrinya masing-masing. Jumlah pemain menyesuaikan, tidak harus 11 orang. Pelaksanaan bisa dilakukan dengan model antar RT (Rukun Tetangga). Sifat lomba ini tidak hanya sekedar mendapatkan juara, tetapi lebih ditonjolkan unsur hiburan dan kebersamaan.

BALAP KARUNG 
Lomba ini juga sangat familiar sekali. Peserta dapat diikuti oleh seluruh warga masyarakat, tentunya dengan mempertimbangkan unsur-unsur tertentu. Misal balap karung anak-anak, balap karung bapak-bapak atau bahkan balap karung khusus ibu-ibu. Hmm.. dijamin seru.

MAKAN KERUPUK
Lomba ini juga tidak mengenal umur. Namun secara umum biasanya dikhususkan untuk anak-anak. Perangsang hadiahnya disarankan yang sesuai dengan kebutuhan anak-anak semisal buku dan alat tulis lain. Lomba ini akan lebih ramai jika diberlakukan bagi bapak-bapak atau ibu-ibu. Unsur hiburan menjadi lebih utama dibanding perolehan hadiah.

PECAH AIR DALAM PLASTIK
Peserta dalam lomba ini diwajibkan mengenakan penutup mata berupa kain yang telah disediakan oleh panitia. Dalam hitungan tertentu peserta berlari dengan kondisi mata tertutup dengan membawa "penthungan" (biasanya dari batang daun pisang) dan harus memukul plastik berisi air yang telah digantung. Pemenangnya adalah peserta yang pertama kali  mampu memecahkan plastik berisi air tersebut. Byurrr ... Asyiknya.



Alun-alun Kebumen: Ruang Publik Kita

Di tengah bisingnya kota, di sela kesibukan dan rutinitas yang sering terasa seperti drama tanpa akhir, masih ada ruang yang membuat kita ...