Langsung ke konten utama

Ikan Asin khas Pantai Logending

Karakteristik pantai- pantai di wilayah Kebumen umumnya disertai dengan gelombang laut selatan yang besar. Di wilayah Kebumen bagian barat selain pantainya berombak besar juga terdapat pemandangan pegunungan kapur yang sangat indah. Salah satunya adalah pantai logending, ombak yang besar mengharuskan para pengunjung untuk tetap waspada dan tetap  mematuhi aturan untuk tidak mandi di laut. 

Namun demikian, ternyata ada beberapa pengunjung yang nekad mandi dan hal itu tentu sangat membahayakan keselamatan diri sendiri. Sebagai alternatif yang terbaik untuk dapat menikmati panorama keindahan pantai logending adalah naik perahu mengeliling muara kali Bodo, sebuah sungai yang menjadi pembatas antara kabupaten Kebumen dengan kabupaten Cilacap.  

Jikalau sudah puas menikmati pantai logending, kita dapat menikmati beberapa aneka makanan dan minuman yang tersedia di warung-warung di sekitar lokasi pantai. Jika hendak beranjak pulang jangan lupa pula membeli ikan asin yang masih segar di beberapa lapak yang digelar para pedagang. Ikan asin memang banyak tersedia di sini, karena jumlah nelayan di pantai ini juga sangat banyak. 

Tidak ada perbedaan antara ikan asin lain dengan ikan asin yang ada di sekitar pantai logending. Hal yang menjadi kekhasan ikan asin di sekitar pantai ini adalah kondisi ikan asin yang masih segar, artinya tergolong baru di buat tidak seperti yang sudah beredar di pasaran luas. Sudah barang tentu, karena lokasi yang lebih dekat dengan produsen ikan asin maka harganya lebih terjangkau.

Penjual ikan asin
Ikan asin sudah sangat familiar bagi masyarakat kita. Sungguh sangat disayangkan jika belum mengenalnya, karena ikan asin ini juga banyak penggemarnya. Bukan hanya kalangan ekonomi bawah dan menengah saja, kalangan ekonomi atas saja ada yang menjadi penikmat ikan asin walaupun dalam prosentase yang kecil. Jadi jangan lewatkan begitu saja wisata anda di pantai logending tanpa membawa ikan asin ini ke rumah anda masing-masing. 

Salam ...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendidikan Karakter Perlu Keteladanan

Istilah pendidikan karakter sudah sangat familiar bagi kita semua. Pendidikan karakter dalam beberapa tahun terakhir ini menggema menjadi sebuah perbincangan yang hangat di kalangan akademisi. Lagi-lagi era globalisasi menjadi kambing hitam. Hal ini karena globalisasi memang telah mampu menembus segala aspek kehidupan di belahan bumi ini. Dampak globalisasi begitu dahsyat. Banyak hal yang positif yang dapat kita terima, namun sisi lain yaitu dampak negatif tidak dapat kita pungkiri. Salah satu dampak negatif dari globalisasi adalah munculnya generasi instan , yaitu generasi hedonis , generasi yang menekankan pada aspek kesenangan dan kenikmatan tanpa melalui sebuah usaha kerja keras dan pengorbanan. Generasi instan terlalu banyak dimanjakan oleh berbagai fasilitas untuk memenuhi keinginan dan kebutuhannya, manakala ia tidak dapat memenuhi keinginannya maka muncullah karakter negatif berupa jalan pintas, menghalalkan segala cara untuk meraihnya. Jika generasi sekarang sudah berte...

Ziddu Hentikan Layanan Pembayaran

Sudah beberapa bulan saya tidak login ke Ziddu.com. Ziddu.com menjadi alternatif yang dapat diandalkan untuk menyimpan berbagai macam file dan tentunya tambahan penghasilan bagi para pengguna Ziddu.com menjadi daya tarik tersendiri. Tidak heran jika penggun a Ziddu.com pun membengkak. Ziddu.com dimulai pada tahun 2007 dan semua fitur yang unik dan inovatif membuatnya menjadi pemimpin di pasar dalam waktu singkat .    Awal Januari 2012 ini, ternyata ada informasi yang penting dari layanan Ziddu.com yang cukup mengagetkan. "From January 2012, Ziddu will not pay to users. However the Ziddu service is 100% Free for downloading files". Thanks & Regards Ziddu Team Informasi tersebut pada dasarnya memberitahukan bahwa mulai Januari 2012, Ziddu.com tidak akan membayar kepada para penggunanya. Namun demikian masih memberikan layanan donwload secara gratis. Respon pun bermunculan sebagai efek dari penghapusan salah satu bentuk layanan yang selama ini menjad...

Iklan Mie Instan 'Menghina' Guru

mie instant (indocampus.com) Beberapa minggu terakhir ini di dunia maya ramai diperbincangkan tentang sebuah iklan mie instan yang  menurut sebagian besar kalangan terkesan ada unsur penghinaan terhadap profesi guru. Setelah membaca beberapa opini tentang iklan mie instan yang menghina guru tersebut timbullah rasa keingintahuan saya untuk segera melihat iklan tersebut. Rasa penasaran kian menjadi, namun setelah beberapa jam memelototi televisi akhirnya muncul juga iklan yang dimaksud. Pada awalnya iklan ini memang menceritakan hal yang wajar-wajar saja, seorang anak yang hobi memelihara ayam sangat kaget ketika pulang sekolah ayam peliharaannya tidak ada sama sekali. Kemudian anak tersebut makan mie instan yang dihidangkan neneknya dengan nikmat. Semua berjalan wajar dan seadanya. Hal yang sangat tidak wajar adalah pada bagian akhir dari iklan tersebut. Sebagai seorang yang berprofesi sebagai guru melihat seekor ayam yang nangkring di kepala seorang guru dalam iklan tersebu...