Langsung ke konten utama

Daging Pun Dapat Terbang

Table Manner
Hampir setiap tahun sekali sekolah kami mengadakan kegiatan table manner. Sudah paham kan apa itu table manner. Singkatnya, pada dasarnya table manner merupakan  tata krama dan etiket  perjamuan makan secara internasional. Jadi ada aturan-aturan khusus yang perlu dicermati dalam jamuan makan minun ini, tidak asal makan minum seenaknya sendiri. Oleh karenanya program table manner tetap berjalan di sekolah kami karena relevansinya memang masih ada.


Pelaksanaan table manner dari sekolah kami biasanya dilakukan di restoran atau hotel ternama di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta. Kerangka menu yang disajikan dalam table manner umumnya terdiri dari Appertizer (menu pembuka untuk menimbulkan selera makan), Soup (makanan mengandung cairan yang berfungsi sebagai penyela), Main Course (menu utama dengan porsi lebih besar, biasanya dari unsur daging sapi, ayam dan unsur daging lain), Dessert (makanan penutup, misal puding, es cream dan sejenisnya) serta Coffe/Tea.

Bermula dari sinilah cerita lucu dan memalukan ini terjadi. Pada saat menikmati menu main course itulah anak-anak saya tampaknya banyak yang tegang. Hampir seluruh anak, sekitar 50 anak tampak ragu-ragu untuk menikmati daging sapi dengan campuran sayuran (beef tenderloin with mixed vegetables) yang sudah tersedia dimeja makan. Padahal di awal pertemuan sebelumnya sudah disampaikan bagaimana cara untuk menikmati  main course-nya,  bagaimana cara memegang dan menggunakan pisau serta garpunya. Tapi maklum anak -anak desa, jadi tetap saja tidak terbiasa dengan jamuan makan yang formal seperti itu. Kalau hanya sekedar makan mungkin tidak menunggu waktu lama sudah habis. Hehehe ..

Melihat kondisi seperti itu saya memutuskan untuk keliling dari meja makan yang satu ke meja makan yang lain guna memberikan support kepada anak-anak agar tidak ragu-ragu untuk menikmati main course. Benar saja anak-anak mulai menikmati, walau  dengan sangat hati-hati.  Awalnya tidak ada suara sama sekali,  beberapa saat kemudian sesekali  terdengar suara-suara dari benturan pisau, garpu dan plate (piring). Saya pun kembali menuju meja makan semula.  Belum setengah menit saya duduk, terdengar suara yang sangat mengagetkanku. "Cringggggg ...." (  lho  kok cringgg, tak tahulah pokoknya ada pisau dan garpu terjatuh). Tak hanya pisau dan garpu, dagingnya pun ikut terbang dan jatuh dikolong meja. Suasana tenang pun akhirnya pecah juga. Hahahahaha  ...semua tertawa dan semua pandangan mata termasuk saya (tapi saya tak tertawa lho, hehe..),  secara refleks tertuju ke meja yang terletak paling ujung.  Jelas terlihat siapa pemilik wajah pucat dan senyum kecut di ujung sana. Waduhhh, budget bengkak nih, tambah satu paket lagi.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendidikan Karakter Perlu Keteladanan

Istilah pendidikan karakter sudah sangat familiar bagi kita semua. Pendidikan karakter dalam beberapa tahun terakhir ini menggema menjadi sebuah perbincangan yang hangat di kalangan akademisi. Lagi-lagi era globalisasi menjadi kambing hitam. Hal ini karena globalisasi memang telah mampu menembus segala aspek kehidupan di belahan bumi ini. Dampak globalisasi begitu dahsyat. Banyak hal yang positif yang dapat kita terima, namun sisi lain yaitu dampak negatif tidak dapat kita pungkiri. Salah satu dampak negatif dari globalisasi adalah munculnya generasi instan , yaitu generasi hedonis , generasi yang menekankan pada aspek kesenangan dan kenikmatan tanpa melalui sebuah usaha kerja keras dan pengorbanan. Generasi instan terlalu banyak dimanjakan oleh berbagai fasilitas untuk memenuhi keinginan dan kebutuhannya, manakala ia tidak dapat memenuhi keinginannya maka muncullah karakter negatif berupa jalan pintas, menghalalkan segala cara untuk meraihnya. Jika generasi sekarang sudah berte...

Ziddu Hentikan Layanan Pembayaran

Sudah beberapa bulan saya tidak login ke Ziddu.com. Ziddu.com menjadi alternatif yang dapat diandalkan untuk menyimpan berbagai macam file dan tentunya tambahan penghasilan bagi para pengguna Ziddu.com menjadi daya tarik tersendiri. Tidak heran jika penggun a Ziddu.com pun membengkak. Ziddu.com dimulai pada tahun 2007 dan semua fitur yang unik dan inovatif membuatnya menjadi pemimpin di pasar dalam waktu singkat .    Awal Januari 2012 ini, ternyata ada informasi yang penting dari layanan Ziddu.com yang cukup mengagetkan. "From January 2012, Ziddu will not pay to users. However the Ziddu service is 100% Free for downloading files". Thanks & Regards Ziddu Team Informasi tersebut pada dasarnya memberitahukan bahwa mulai Januari 2012, Ziddu.com tidak akan membayar kepada para penggunanya. Namun demikian masih memberikan layanan donwload secara gratis. Respon pun bermunculan sebagai efek dari penghapusan salah satu bentuk layanan yang selama ini menjad...

Iklan Mie Instan 'Menghina' Guru

mie instant (indocampus.com) Beberapa minggu terakhir ini di dunia maya ramai diperbincangkan tentang sebuah iklan mie instan yang  menurut sebagian besar kalangan terkesan ada unsur penghinaan terhadap profesi guru. Setelah membaca beberapa opini tentang iklan mie instan yang menghina guru tersebut timbullah rasa keingintahuan saya untuk segera melihat iklan tersebut. Rasa penasaran kian menjadi, namun setelah beberapa jam memelototi televisi akhirnya muncul juga iklan yang dimaksud. Pada awalnya iklan ini memang menceritakan hal yang wajar-wajar saja, seorang anak yang hobi memelihara ayam sangat kaget ketika pulang sekolah ayam peliharaannya tidak ada sama sekali. Kemudian anak tersebut makan mie instan yang dihidangkan neneknya dengan nikmat. Semua berjalan wajar dan seadanya. Hal yang sangat tidak wajar adalah pada bagian akhir dari iklan tersebut. Sebagai seorang yang berprofesi sebagai guru melihat seekor ayam yang nangkring di kepala seorang guru dalam iklan tersebu...