Langsung ke konten utama

Wisata Murah di Pantai Bocor Kebumen

Masih ingat dengan peristiwa bentrok TNI dengan warga Setrojenar di Kebumen ? Harapan saya memori anda masih encer. Peristiwa tersebut terjadi karena adanya konflik antara kedua belah pihak yang saling mengklaim tentang status kepemilikan tanah. Konflik berkepanjangan pada akhirnya memunculkan bentrok diantara kedua belah pihak. Bagi yang ingin me-reset lagi tentang peristiwa itu buka saja catatan tanggal 16 April 2011 di hari Sabtu.

Rekreasi murah di Pantai Bocor*)
Bukan tanpa dasar saya memberikan intro sebagaimana tertera pada paragraf awal untuk memberikan narasi tentang keelokan Pantai Bocor ini. Pantai Bocor ini memang berjarak hanya 200 meter, tepatnya di sebelah selatan dari lokasi yang biasanya digunakan TNI untuk mengasah diri dengan latihan perang. Sedangkan jarak tempuh yang digunakan dari kota Kebumen sampai dengan Pantai Bocor sekitar 20 menit dengan jarak kurang lebih sekitar 12 Km. Bagi anda yang ingin menikmati makanan khas Kebumen : Sate Ayam Ambal, jangan khawatir lokasi pantai ini tak jauh dari desa Ambalresmi,  yaitu desa khusus asal muasal sate ayam Ambal muncul dan pusatnya sate ayam Ambal. Putar haluan ambil jalan lurus ke timur sekitar 6 Km saja sudah sampai di Ambal. Tapi stop, ini bulan puasa sebaiknya saya sarankan kunjungan ke Pantai Bocor untuk menikmati sun set dan selanjutnya dapat berbuka puasa dengan sate ayam Ambal di daerah Ambalresmi.


Menikmati indahnya pagi di Pantai Bocor*)
Pantai Bocor sampai saat ini memang belum banyak dikenal oleh masyarakat umum, khususnya oleh masyarakat yang berasal dari diluar Kabupaten Kebumen. Pantai Bocor terisolasi oleh ketenaran lokasi wisata pantai-pantai lain di Kabupaten Kebumen semisal Pantai Petanahan, Pantai Suwuk Puring, Pantai Karangbolong, Pantai Menganti dan Pantai Ayah atau Logending. 

Sebagai usaha untuk mempromosikan kepada masyarakat luar, Pantai Bocor kini sudah mulai berbenah diri dengan penyediaan beberapa wahana untuk bermain anak-anak semisal kolam renang kecil, jasa atau sewa kuda untuk menyusuri indahnya Pantai Bocor, areal parkir mobil dan motor yang luas dan tak lupa warung-warung makan dengan menu yang khas pula semisal nasi pecel dan peyek undur-undurnya. Semua harga terjangkau dan boleh dikatakan wisata di Pantai Bocor ini tergolong wisata yang murah meriah. 

Tetap waspada menjaga anak-anak*)
Namun saat datang bulan ramadan seperti ini maka  keramaian dari beberapa warung makan tradisional yang biasanya ada, tak tampak sama sekali. Hanya keramaian pengunjung dari unsur keluarga, sekelompok anak-anak muda, tak tertinggalkan semacam komunitas sepeda onthel dari  beberapa daerah yang ingin menikmati  indahnya sun rise maupun sun set di Pantai Bocor. Namun pasca bulan ramadan atau bulan syawal datang maka dijamin keramaian tak akan terbantahkan. Berjubel orang akan memenuhi pantai, terlebih masyarakat di pantai seluruh pantai Selatan Kebumen masih melakukan tradisi syawalan di sekitar pantai.
Tampilan Samudera Indonesia dari sudut Pantai Bocor*)

Keelokan dan keindahan Pantai Bocor dijamin tidak akan kalah dengan pantai-pantai lain di Kebumen yang lebih dahulu mengorbit dalam dunia pariwisata. Karakteristik Pantai Bocor ini sebagaimana pantai-pantai lain di pantai selatan yang berada diperairan Samudera Indonesia  maka ombak atau gelombang besar sering terjadi. Sehingga bagi pengunjung yang membawa keluarga beserta anggota keluarga yang masih tergolong anak-anak harus tetap waspada menjaganya.


Ingin mencobanya. Silakan nikmati sendiri eloknya perairan Samudera Indonesia di Pantai Bocor. Salam ..

*) Gambar  diambil setahun yang lalu.

Komentar

Ujib mengatakan…
maaf sebelumnya, tapi saya bukan mengambil disini... saya mengambil di ngobrolaja.com

Postingan populer dari blog ini

Pendidikan Karakter Perlu Keteladanan

Istilah pendidikan karakter sudah sangat familiar bagi kita semua. Pendidikan karakter dalam beberapa tahun terakhir ini menggema menjadi sebuah perbincangan yang hangat di kalangan akademisi. Lagi-lagi era globalisasi menjadi kambing hitam. Hal ini karena globalisasi memang telah mampu menembus segala aspek kehidupan di belahan bumi ini. Dampak globalisasi begitu dahsyat. Banyak hal yang positif yang dapat kita terima, namun sisi lain yaitu dampak negatif tidak dapat kita pungkiri. Salah satu dampak negatif dari globalisasi adalah munculnya generasi instan , yaitu generasi hedonis , generasi yang menekankan pada aspek kesenangan dan kenikmatan tanpa melalui sebuah usaha kerja keras dan pengorbanan. Generasi instan terlalu banyak dimanjakan oleh berbagai fasilitas untuk memenuhi keinginan dan kebutuhannya, manakala ia tidak dapat memenuhi keinginannya maka muncullah karakter negatif berupa jalan pintas, menghalalkan segala cara untuk meraihnya. Jika generasi sekarang sudah berte...

Ziddu Hentikan Layanan Pembayaran

Sudah beberapa bulan saya tidak login ke Ziddu.com. Ziddu.com menjadi alternatif yang dapat diandalkan untuk menyimpan berbagai macam file dan tentunya tambahan penghasilan bagi para pengguna Ziddu.com menjadi daya tarik tersendiri. Tidak heran jika penggun a Ziddu.com pun membengkak. Ziddu.com dimulai pada tahun 2007 dan semua fitur yang unik dan inovatif membuatnya menjadi pemimpin di pasar dalam waktu singkat .    Awal Januari 2012 ini, ternyata ada informasi yang penting dari layanan Ziddu.com yang cukup mengagetkan. "From January 2012, Ziddu will not pay to users. However the Ziddu service is 100% Free for downloading files". Thanks & Regards Ziddu Team Informasi tersebut pada dasarnya memberitahukan bahwa mulai Januari 2012, Ziddu.com tidak akan membayar kepada para penggunanya. Namun demikian masih memberikan layanan donwload secara gratis. Respon pun bermunculan sebagai efek dari penghapusan salah satu bentuk layanan yang selama ini menjad...

Iklan Mie Instan 'Menghina' Guru

mie instant (indocampus.com) Beberapa minggu terakhir ini di dunia maya ramai diperbincangkan tentang sebuah iklan mie instan yang  menurut sebagian besar kalangan terkesan ada unsur penghinaan terhadap profesi guru. Setelah membaca beberapa opini tentang iklan mie instan yang menghina guru tersebut timbullah rasa keingintahuan saya untuk segera melihat iklan tersebut. Rasa penasaran kian menjadi, namun setelah beberapa jam memelototi televisi akhirnya muncul juga iklan yang dimaksud. Pada awalnya iklan ini memang menceritakan hal yang wajar-wajar saja, seorang anak yang hobi memelihara ayam sangat kaget ketika pulang sekolah ayam peliharaannya tidak ada sama sekali. Kemudian anak tersebut makan mie instan yang dihidangkan neneknya dengan nikmat. Semua berjalan wajar dan seadanya. Hal yang sangat tidak wajar adalah pada bagian akhir dari iklan tersebut. Sebagai seorang yang berprofesi sebagai guru melihat seekor ayam yang nangkring di kepala seorang guru dalam iklan tersebu...