Jumat, 06 September 2013

Cooking Class Siswa Tata Boga Tahun 2013

Salah satu bentuk model pembelajaran di Program Keahlian Tata Boga adalah dengan berkunjung ke dunia usaha atau dunia industri. Program ini bersifat rutin bagi kelas XI (sebelas) yang berguna untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang berbagai macam peralatan dan produk yang ada di dunia usaha.  Perencanaan yang matang sangat dibutuhkan dalam merealisasikan kegiatan tersebut, maka persiapan dan komunikasi dengan pihak terkait harus terjalin dengan baik.

Jika pada tahun-tahun sebelumnya hanya melakukan kegiatan table manner diberbagai hotel dan restoran ternama di Yogyakarta, Magelang dan Purwokerto maka pada tahun ini (2013) di setting dengan model cooking class. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 5 September 2013 di Gourmet House Cooking Class yang beralamat di Jalan Gajah Mada No. 131, Semarang.
Bagi-bagi tugas membuat Crispy Chicken Steak
Perjalanan menuju Semarang dimulai jam 06.00 dengan start di halaman SMK Negeri 1 Ambal. Rombongan dipimpin oleh Wakil Kepala Sekolah bidang Hubungan Industri Edi Suryono, SE dan Ketua Program Keahlian Tata Boga Ety Ariningsih, S.Pd. Dua armada bis Efisiensi mengantarkan rombongan kelas XI Tata Boga hingga di tempat tujuan pukul 10.30. Sambutan dari pihak Gourmet House Cooking Class sangat ramah dan bersahabat. Setelah rehat secukupnya sesi Cooking Class pun dimulai. Ada dua menu yang akan didemonstrasikan sekaligus diikuti oleh anak-anak Tata Boga. 
Hawaiian Pizza dalam proses
Untuk mempermudah teknis pelaksanaan maka kelas dibagi menjadi 2 dan dari 2 kelas tersebut masing-masing dibagi menjadi 5 kelompok. Kelas pertama mempraktekan Crispy Chicken Steak sedangkan kelas kedua mempraktekkan Hawaiian Pizza. Untuk seterusnya setelah selesai mempraktekkan langsung bertukar posisi untuk mempraktekkan menu selanjutnya.
Cripsy Chicken Steak siap tersaji
Pizza siap disantap ...

Kegiatan cooking class berakhir pukul 14.30 dan selanjutnya rombongan menuju ke lokasi wisata Kampoeng Rawa di Ambarawa.  Tiba di Kampoeng Rawa pukul 16.00, semua turun meninggalkan bis untuk menikmati keindahan lokasi wisata tersebut. Usai maghrib rombongan meneruskan perjalanan pulang menuju Kebumen. Alhamdulillah tiba di sekolah pukul 22.00 dengan lancar, semoga tahun depan pelaksanaannya dapat lebih bagus lagi.   

Menikmati Keindahan Kampoeng Rawa di Ambarawa


Alhamdulillah .... 
Usai melakukan aktivitas di kota Semarang,  saya diberikan kesempatan melancong lagi. Walau lokasi wisata ini sering saya lewati, namun sering terlewatkan begitu saja. Saat inilah saya diberikan kesempatan untuk mengunjungi lokasi wisata yang dapat memanjakan mata menikmati keindahan alam sekitarnya.  Kampoeng Rawa itulah lokasi wisata yang saat ini sedang menjadi magnet bagi wisatawan lokal dari berbagai belahan wilayah di Jawa Tengah ini.

Wisata di Kampoeng Rawa (doc. pribadi)
Kampoeng Rawa adalah obyek wisata yang terletak di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Tepatnya berada di Jalan Lingkar Ambarawa kurang lebih jarak tempuh dari kota Semarang adalah 34 kilometer. Akses menuju lokasi tersebut sangat mudah karena terletak  dipinggir jalan lingkar yang menghubungkan kota Semarang dengan kota  Magelang. Jika tolak ukurannya waktu maka jarak tempuh dari Semarang menuju lokasi Kampoeng Rawa ini kurang lebih satu setengah jam.

Ketika kali pertama menginjakkan kaki di Kampoeng Rawa, udara segar sangat terasa. Sejauh mata memandang terlihat hamparan sawah dengan tanaman padi yang menghijau dengan latar pegunungan yang indah. Fasilitas di lokasi wisata ini terbilang lengkap dari musholla, toilet, ruang pertemuan dan panggung hiburan yang terletak di area parkir Kampoeng Rawa. Sarana permainan seperti becak mini, bebek air dan ATV juga tersedia.

Sarana lain seperti kolam pemancingan dan kuliner menjadi ciri khas Kampoeng Rawa dengan hadirnya Rumah Makan Apung atau dikenal dengan Resto Apung Kampoeng Rawa. Untuk menuju rumah makan tersebut pengelola telah menyediakan perahu penyeberangan bagi para pengunjungnya. Berbagai menu menarik dari ikan tawar dapat anda nikmati dengan santai bersama teman atau keluarga.      
Rumah Makan Apung (www.jatengtime.com)
Satu hal yang tidak boleh anda tinggalkan jika ingin lebih lanjut untuk memanjakan mata, maka segeralah menuju dermaga untuk berwisata air. Perahu-perahu yang bersandar  dengan pemandu siap mengantar anda mengelilingi rawa yang begitu luas nan elok. Satu perahu dapat dinaiki oleh 7 (tujuh) penumpang dengan seorang pemandu. Setiap orang akan dikenakan beban sebesar Rp. 10.000,- dan jangan lupa gunakan pelampung pengaman atau live vest sebelum menikmati keindahan Kampoeng Rawa.

Ketika perahu bergerak angin terasa semakin kencang, hamparan enceng gondok menghijau ada disisi kanan kiri perahu. Di tengah rawa yang luas dapat kita temukan karamba dalam jumlah yang banyak  milik petani dan nelayan setempat. Sungguh karunia yang luar biasa dapat menikmati keindahan Kampoeng Rawa saat sore hari hingga menjelang petang. Maghrib pun tiba, musholla menjadi tujuan untuk beribadah sebelum akhirnya benar-benar meninggalkan lokasi wisata ini dengan segenap rombongan.    

Terlepas dari berbagai kekurangan yang ada, salut untuk pengelola obyek wisata ini yang ternyata dilakukan oleh beberapa kelompok tani dan nelayan setempat.  Terimakasih, semoga bermanfaat dan salam ....

Rabu, 21 Agustus 2013

Kemeriahan Karnaval Pembangunan di Kebumen

Setelah beberapa tahun Pemkab Kebumen absen mengadakan karnaval pembangunan atau karnaval Agustusan sebagai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI, tahun ini pemkab akan menggelar karnaval pembangunan HUT RI ke 68. Rencananya, karnaval akan dilaksanakan Rabu (21/8) pukul 13.00 WIB mendatang. Rute iring-iringan karnaval akan dimulai dengan start Alun-alun Kebumen melewati Jalan Jenderal A Yani, kemudian menuju Jalan Indrakila sampai perempatan Kembaran ke utara melalui Jalan Tentara Pelajar hingga pertigaan Jalan Sarbini Kawedusan terus ke barat dan berakhir lagi di Alun-alun Kebumen. Karnaval tersebut akan dikuti oleh jajaran SKPD dilingkungan pemkab Kebumen, sekolah-sekolah serta masyarakat umum. Bagi masyarakat umum yang ingin berpartisipasi menjadi peserta karnaval bisa mendaftarkan diri ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dispartabud) Kebumen. Bagi para peserta karnaval nantinya juga akan dinilai atau diperlombakan.Sedangkan bagi peserta yang paling kreatif atau unik akan di beri hadiah."Hingga kemarin, jumlah peserta yang sudah mendaftarkan diri untuk megikuti karnaval sudah sebanyak 120 an lebih peserta," jelas Kepala Dispartabud, Drs Hery Setyanto yang juga kepala seksi karnaval didampingi Drs Wuryanto MMPd selaku sekretaris Disparbud Kebumen.

SUMBER : http://kebumenkab.go.id/index.php/public/news/detail/1561

Setelah beberapa tahun Pemkab Kebumen absen mengadakan karnaval pembangunan atau karnaval Agustusan sebagai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI, tahun ini pemkab akan menggelar karnaval pembangunan HUT RI ke 68. Rencananya, karnaval akan dilaksanakan Rabu (21/8) pukul 13.00 WIB mendatang. Rute iring-iringan karnaval akan dimulai dengan start Alun-alun Kebumen melewati Jalan Jenderal A Yani, kemudian menuju Jalan Indrakila sampai perempatan Kembaran ke utara melalui Jalan Tentara Pelajar hingga pertigaan Jalan Sarbini Kawedusan terus ke barat dan berakhir lagi di Alun-alun Kebumen. Karnaval tersebut akan dikuti oleh jajaran SKPD dilingkungan pemkab Kebumen, sekolah-sekolah serta masyarakat umum. Bagi masyarakat umum yang ingin berpartisipasi menjadi peserta karnaval bisa mendaftarkan diri ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dispartabud) Kebumen. Bagi para peserta karnaval nantinya juga akan dinilai atau diperlombakan.Sedangkan bagi peserta yang paling kreatif atau unik akan di beri hadiah."Hingga kemarin, jumlah peserta yang sudah mendaftarkan diri untuk megikuti karnaval sudah sebanyak 120 an lebih peserta," jelas Kepala Dispartabud, Drs Hery Setyanto yang juga kepala seksi karnaval didampingi Drs Wuryanto MMPd selaku sekretaris Disparbud Kebumen.

SUMBER : http://kebumenkab.go.id/index.php/public/news/detail/1561
Dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-68 hari Rabu (21/8/2013),  Pemkab Kebumen mengadakan karnaval bertemakan pembangunan. Karnaval tersebut diikuti oleh jajaran SKPD di lingkungan pemkab Kebumen, perbankan, dunia usaha/dunia industri, sekolah, perguruan tinggi, organisasi masyarakat/pemuda, kesenian dan berbagai komunitas lainnya. Tidak ketinggalan partai politik ikut berpartisipasi pula.
Salah satu peserta karnaval (doc.pribadi)
Karnaval dimulai pukul 13.00 dengan start di alun-alun Kebumen. Satu persatu peserta karnaval dilepas panitia dengan nomor urut yang telah ditentukan. Iring-iringan peserta karnaval melewati rute yang telah ditentukan yaitu Jalan Pahlawan - Jalan Ahmad Yani, Jalan Indrakila, Jalan Tentara Pelajar, Jalan HM. Sarbini dan kemudian melewati Jalan Veteran hingga berakhir di alun-alun Kebumen. 

Ribuan masyarakat Kebumen menyemut memadati pinggir-pinggir jalan rute karnaval yang telah ditentukan. Tua muda dan anak-anak larut menonton karnaval yang sangat meriah tersebut. Masyarakat sangat antusias menonton berbagai kreasi yang disajikan dari peserta karnaval baik yang berjalan kaki atau menggunakan sarana transportasi semisal mobil  bak terbuka ataupun jenis truk. Di sepanjang jalan masyarakat rela berdesakan dan berpanas-panasan untuk dapat menikmati karnaval pembangunan tersebut. 

Bupati dan pejabat di lingkungan pemkab Kebumen hadir dan melihat secara langsung kegiatan karnaval dari tribun kehormatan yang berada di depan Pasar Tumenggungan, Kebumen. Iring - iringan peserta karnaval berakhir di alun-alun Kebumen, selanjutnya peserta karnaval memencar menuju tempat masing-masing. Kegiatan karnaval berjalan lancar dan berakhir pukul 17.00 WIB. 

Terimakasih, semoga bermanfaat. Salam ...

Minggu, 11 Agustus 2013

Keindahan dan Keramaian Pantai Depok di Bantul


Usai melakukan silaturahmi keluarga dengan sanak saudara di kota Klaten dan Bantul, saya beserta keluarga berkesempatan menikmati keindahan dan keramaian di Pantai Depok Bantul, Yogyakarta. 

Pantai Depok Bantul (doc. pribadi )
Pantai Depok adalah sebuah pantai yang terletak di selatan kota Bantul, Yogyakarta dan berada di sebelah barat pantai yang sudah terlebih dahulu dikenal masyarakat luas yaitu pantai Parangtritis. Untuk menuju ke Pantai Depok ini, jarak tempuh dari kota Yogyakarta kurang lebih 22 kilometer, dalam hitungan waktu normalnya 30 menit melalui jalan Parangtritis. Namun dalam kondisi seperti saat ini liburan pasca lebaran jarak tempuhnya bisa mencapai satu jam lebih karena kemacetan terjadi di sana sini.   

Sebagai pedoman untuk menuju lokasi Pantai Depok dengan mudah, sebelum anda memasuki pos tempat pemungutan retribusi pantai Parangtritis anda belok ke kanan, di situ tertera sebuah petunjuk arah menuju Pantai Depok yang tergolong sederhana. Jalan menuju pantai kondisinya bagus dan pengguna kendaraan roda empat dapat langsung menuju lokasi sekitar pantai dengan tempat parkir yang sangat luas. Retribusi untuk masuk menuju lokasi pantai adalah Rp. 5.000,- per kepala.    

Pintu gerbang Pantai Depok (doc. pribbadi )
Sebagaimana  karakteristik pantai-pantai  yang ada selatan pulau Jawa ini, maka gelombang Pantai Depok tergolong cukup besar. Oleh karenanya pengunjung harus berhati-hati terlebih lagi untuk orang tua yang sedang menikmati pantai dengan anak-anak yang masih kecil. Menikmati Pantai Depok terasa sangat indah, hamparan pasir yang bersih dan gemuruh ombak datang dan pergi. 

Keramaian pengunjung dari berbagai usia turut larut menikmati deburan ombak yang silih berganti. Apalagi saat itu ada ratusan anggota komunitas "Selamatkan Indonesia" yang mengampanyekan perang terhadap narkotika, obat berbahaya dan sejenisnya dengan cara memberikan gelang secara gratis kepada pengunjung di pantai. Setelah itu kegiatan berlanjut dengan tarian massal di pantai dari anggota komunitas ditambah dengan pengunjung pantai yang peduli.  
Tarian massal dari komunitas "Selamatkan Indonesia" (doc. pribadi)
Bagi anda yang membutuhkan berbagai keperluan makan minum tidak perlu khawatir, penjaja makanan minuman sangat mudah kita temui. Hampir disekitar pantai berderet penjaja dari jagung bakar, beragam gorengan, rempeyek dan aneka ragam jenis minuman. Tidak hanya itu rumah makan dengan sajian seafood dengan mudah dapat kita tuju. Di sekitar pantai juga terdapat arena main bagi pengujung semisal layang-layang dan ATV.  

Salah satu sarana permainan (doc. pribadi)
Hal yang perlu dipertegas dalam hal ini adalah, bahwa Pantai Depok memiliki kekhasan tersendiri dibanding dengan pantai-pantai lain. Karena di sekitar lokasi pantai ini ada pasar ikan segar yang ramai pegunjungnya. Berbagai macam ikan segar dapat ditemui dan dibawa pulang. Namun jika kita menginginkan langsung dimasak untuk kita nikmati, di sekitar pasar ikan tersebut sudah banyak personil dari rumah makan tertentu yang siap memberikan jasanya untuk memasaknya. Umumnya biaya pengolahan dan pemasakkannya perkilonya adalah Rp. 10.000,-.

Pasar Ikan Segar di Pantai Depok (doc. pribadi)
Jikalau anda tertarik, semestinya anda beserta keluarga dan orang-orang terdekat segera bertolak ke Pantai Depok Bantul, Yogyakarta.  Nikmatilah keindahan dan keramaian pengunjungnya. Semoga bermanfaat, salam ...

Senin, 13 Mei 2013

Menikmati Kuliner Soto Pak Ismo di Sentolo

Wooww.... ternyata sudah lama sekali saya tidak posting, tak terasa sudah hampir 2 (dua) bulanan. Okelah, kesempatan kali ini saya akan posting masih tentang dunia kuliner. Postingan ini tidak terlepas dari rutinitas saya yang selalu mondar mandir Kebumen - Yogyakarta setiap minggunya. Oleh karenanya dunia kuliner tak pernah tertinggalkan, seraya membuang kepenatan dan beristrirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan berikutnya.  Kuliner berupa soto adalah solusi yang paling tepat dan menyegarkan.

Jika di kota Wates ada kuliner Soto Pak Paiman yang sudah sangat dikenal, maka kali ini saya sampaikan informasi tentang Soto Pak Ismo di Sentolo. Jarak tempuhnya dari kota Wates kira-kira 21 kilometer menuju arah Yogyakarta. Lokasi  Soto Pak Ismo sangat strategis karena berada persis dipinggir jalan raya yaitu  Jalan Wates Km. 21 Sentolo,  Kulonprogo. 

Soto Pak Ismo Sentolo (doc. pribadi)

Warung Soto Pak Ismo ini layak menjadi referensi atau tujuan kuliner anda terutama yang sedang melakukan perjalanan menuju atau dari arah kota Yogyakarta. Sotonya sangat enak dan nikmat, oleh karenanya tidak heran jika pelanggan Soto Pak Ismo ini banyak. Hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya mobil pelanggan yang datang silih berganti.

Jika kita bandingkan dengan soto lainnya, maka tidak ada perbedaan yang sangat berarti. Rasa dan kekhasan soto sama seperti soto yang lain. Daging sapinya empuk dan tersedia juga soto babat. Sudah barang tentu soto ini harus dinikmati saat kondisi yang masih panas sehingga terasa sangat menyegarkan. Aneka minuman juga tersedia di warung Soto pak Ismo ini. Bicara soal harga tidak perlu dikhawatirkan, sangat terjangkau. 

Selamat mencoba, semoga bermanfaat. Sekian dan terimakasih. Salam ...

Minggu, 12 Mei 2013

Humor Dokter THT

Percakapan antara dokter THT dengan pasien :

Pasien : " Telinga saya kemasukan kacang hijau, dok".
Dokter : " Baik, saya periksa dulu."

Setelah diperiksa telinganya, akhirnya dokter menyampaikan bahwa kacang hijau tersebut sulit untuk diambil, dan kemungkinan dilakukan dengan dioperasi.

Pasien : " Gimana dok ?"
Dokter : " Ada dua cara untuk mengeluarkan kacang hijau dari telinga Saudara. Pertama dengan operasi, taksiran biayanya 4 juta-an.
Pasien : " Mahal amat, dok. Terus cara kedua seperti apa, dok ?"
Dokter : " Cara kedua adalah dengan caran sederhana dan gratis".

Belum selesai dokter memberikan solusi, pasien dengan girangnya langsung memilih opsi kedua.

Pasien : " Saya pilih cara kedua, dok. Lalu apa tindakan selanjutnya ?"
Dokter : " Saudara harus bersabar".
Pasien : " Terus langkah selanjutnya ?"
Dokter : " Sirami telinga Saudara 2 kali sehari dan jika kacang hijau sudah berubah menjadi TAOGE, tariklah keluarrr ......
Pasien : Arrrghhhhhhhhh ..$$##$@$@$&&*%%%

Sumber : 
Guyonan bersama temen2 guru, saat menengok anak-anak yang sedang berkemah di Jembangan, Poncowarno, Kebumen ( 8 Mei 2013 ).

Jumat, 01 Maret 2013

'Mengintip' Pembuatan Sate Ambal Pak Solikhin

Postingan kali ini terasa sangat berbeda, karena sumber utama postingan ini adalah salah seorang siswa yang secara khusus melakukan survey tentang proses pembuatan Sate Ambal yang merupakan salah satu makanan khas dari Kebumen.
Sate Ambal siap untuk dibakar

Sate Ambal berbeda sekali dengan sate-sate ayam lainnya, misalnya sate ayam Madura dengan ciri khasnya yaitu bumbu kacangnya. Sate Ambal memiliki kekhasan dalam hal bumbu sambal tempenya, terasa enak nikmat. Kekhasan lain adalah faktor pengolahan  Sate Ambal. Pengolahan Sate Ambal tidak dilakukan langsung dengan proses pembakaran daging, namun ada proses awal yaitu daging terlebih dahulu dimasak dengan bumbu-bumbunya. Inilah proses yang menyebabkan daging Sate Ambal terasa lebih lembut dan gurih, sekalipun belum dibakar pun sudah terasa enaknya. Dijamin sangat  cocok bagi  anda semua pecinta kuliner.
Pulang dari tempat pembubutan

Untuk lebih jauh  mengenal tentang Sate Ambal termasuk mengetahui cara pembuatannya seorang siswa saya yaitu Imam Kolilur Rohman  telah melakukan survey di warung Sate Ambal Pak Solikhin untuk memenuhi tugas mata pelajaran Kewirausahaan. Berikut beberapa hal yang tertuang dalam laporan hasil survey tersebut.

Pemisahan daging, kulit dan jeroan
Usaha yang dikunjunginya adalah warung Sate Ambal Pak Solikhin. Jenis sate yang tersedia adalah sate ayam, baik ayam potong maupun ayam kampung, tersedia juga sate kambing. Dari sisi permodalan yang digunakan dalam proses produksi, Pak Solikhin mengeluarkan rata-rata dalam setiap harinya adalah Rp. 2.000.000,- (dua juta rupiah). Tenaga kerja yang ikut terlibat dalam usaha tersebut adalah lima orang untuk hari-hari biasa, sedangkan pada hari liburan dapat mencapai tujuh orang. Tenaga kerja akan bertambah sampai delapan belas orang pada saat menjelang dan usai Idul Fitri.


Potongan daging siap diolah
Terkait dengan bahan baku sesuai dengan nama usahanya, maka bahan baku berupa daging ayam potong dan ayam kampung setiap hari harus tersedia untuk diproses lebih lanjut. Demikian pula dengan daging kambing yang masih segar juga tersedia. Bahan pembantu lain yang bersifat melengkapi adalah bumbu sate berupa bumbu dapur (rempah-rempah) dan gula jawa. Sedangkan alat-alat secara umum yang digunakan adalah pisau, talenan, ember, tempat pembuatan bumbu (lumpang), tempat pembakaran, kipas dan arang.



Pemisahan daging dengan tulang
Proses pembuatan dimulai dari kegiatan di tempat pembubutan ayam untuk disembelih dan dihilangkan bulu-bulunya. Ayam yang telah bersih kemudian dibelah, dipisahkan antara  daging dengan tulangnya, kulit dan jeroan, seterusnya daging dipotong-potong sesuai ukuran. Pemasakan menjadi proses selanjutnya sampai betul-betul air masak. Perendaman dengan bumbu sate sekitar satu sampai dengan tiga jam, semakin lama direndam semakin terasa bumbu-bumbunya. Selanjutnya sate siap dibakar dan masuk tahap penyajian.

Sate yang siap untuk dibakar
Untuk memperluas daerah pemasaran, pak Solikhin selain menggunakan rumah yang berada di jalan Daendels Ambalresmi sebagai tempat usaha juga membuka usahanya di Kutowinangun. Membuka usaha di Kutowinangun adalah pilihan yang bagus karena secara lokasi sangat dekat dengan keramaian dan jalan raya. Namun demikian tidaklah afdol rasanya jika menikmati Sate Ambal tidak langsung ke lokasi asal muasal sate tersebut yaitu desa Ambalresmi, kecamatan Ambal, kabupaten Kebumen ini. Hampir di sepanjang jalan Daendels terlihat banyak sekali warung Sate Ambal, termasuk salah satunya adalah warung Sate Ambal Pak Solikhin.  Warung Sate Ambal Pak Solikhin buka setiap hari mulai pukul 05.30 sampai dengan pukul 21.00 WIB.

Proses pembakaran
Sate Ambal siap disajikan
Demikian postingan kali ini, semoga bermanfaat bagi kita semua. Terimakasih dan salam ...
 

Alun-alun Kebumen: Ruang Publik Kita

Di tengah bisingnya kota, di sela kesibukan dan rutinitas yang sering terasa seperti drama tanpa akhir, masih ada ruang yang membuat kita ...