Langsung ke konten utama

Belajar Kewirausahaan dari Irma Suryati

Senin, 15 Desember 2014 menjadi kebahagiaan bagi kami beserta ratusan siswa SMK Negeri 1 Ambal. OSIS SMK Negeri 1 Ambal mengadakan kegiatan Motivasi Berwirasausaha dengan nara sumber Irma Suryati. Sambutan hangat anak-anak kami kepada beliau terasa sekali. Seolah ingin segera mendengarkan dan menyaksikan beliau untuk segera memberikan dorongan dan rangsangan kepada anak-anak kami tentang dunia wirausaha.

(suryatiirma.blogspot.com)
Barangkali kita tidak asing lagi dengan sosok Irma Suryati. Beliau sudah dikenal di dunia wirausaha karena produknya berupa keset yang terbuat dari kain perca. Di beberapa stasiun televisi beliau juga sering muncul untuk mengisi acara tertentu. Berbagai model bentuk keset dari bentuk elips, binatang dan bunga juga tersedia. Hebatnya lagi beliau adalah seorang difabel yang mampu membuktikan kepada dunia bahwa keterbatasan yang dimilikinya bukanlah sebuah alasan untuk tidak berprestasi.

Totalitas dalam mengelola usaha yang digelutinya menorehkan prestasi yang luar biasa. Pada tahun 2007 beliau mendapat penghargaan Wirausaha Muda Teladan  dari Kementerian Pemuda dan Olahraga. Pada tahun 2008 beliau juga mendapat penghargaan sebagai Perempuan Berprestasi dari Bupati Kebumen. Setahun berikutnya 2009, beliau mendapat penghargaan sebagai Pemuda Andalan Nusantara dari Kementrian Pemuda dan Olahraga dan masih banyak jenis penghargaan lainnya.

Ada satu penekanan saat beliau memberikan motivasi kepada anak-anak kami di SMK Negeri 1 Ambal, bahwa apa yang diperoleh saat ini adalah buah perjuangan yang sangat keras dan tidak pantang menyerah. Tidak sedikit cobaan menghadang usaha yang dijalankannya, hingga cobaan terbesar berupa kebakaran yang menimpa usahanya. Namun dengan ketabahan dan kegigihannya beliau berhasil bangkit kembali mengelola usahanya, bahkan hingga saat ini sudah melebarkan sayap pemasarannya ke manca negara.

Pemberian buku oleh Irma Suryati
Usai memberikan percikan semangat berwirausaha kepada siswa, sesi acara berikutnya dilanjutkan dengan diskusi. Peserta dibagi dalam beberapa kelompok untuk membahas idea tau peluang baru dalam wirausaha. Presentasi kelompok diambil secara sampel mengingat waktu yang semakin siang. Memasuki akhir acara Irma Suryati tidak lupa mengajak siswa untuk tetap bersemangat belajar dan jangan sampai mengesampingkan semangat berwirausaha. Beberapa buku hasil karya Irma Suryati yang berjudul “ Tegak di Atas Tongkat ” diberikan secara gratis kepada peserta.

Terimakasih Irma Suryati atas ilmu dan pengalamannya…

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendidikan Karakter Perlu Keteladanan

Istilah pendidikan karakter sudah sangat familiar bagi kita semua. Pendidikan karakter dalam beberapa tahun terakhir ini menggema menjadi sebuah perbincangan yang hangat di kalangan akademisi. Lagi-lagi era globalisasi menjadi kambing hitam. Hal ini karena globalisasi memang telah mampu menembus segala aspek kehidupan di belahan bumi ini. Dampak globalisasi begitu dahsyat. Banyak hal yang positif yang dapat kita terima, namun sisi lain yaitu dampak negatif tidak dapat kita pungkiri. Salah satu dampak negatif dari globalisasi adalah munculnya generasi instan , yaitu generasi hedonis , generasi yang menekankan pada aspek kesenangan dan kenikmatan tanpa melalui sebuah usaha kerja keras dan pengorbanan. Generasi instan terlalu banyak dimanjakan oleh berbagai fasilitas untuk memenuhi keinginan dan kebutuhannya, manakala ia tidak dapat memenuhi keinginannya maka muncullah karakter negatif berupa jalan pintas, menghalalkan segala cara untuk meraihnya. Jika generasi sekarang sudah berte...

Ziddu Hentikan Layanan Pembayaran

Sudah beberapa bulan saya tidak login ke Ziddu.com. Ziddu.com menjadi alternatif yang dapat diandalkan untuk menyimpan berbagai macam file dan tentunya tambahan penghasilan bagi para pengguna Ziddu.com menjadi daya tarik tersendiri. Tidak heran jika penggun a Ziddu.com pun membengkak. Ziddu.com dimulai pada tahun 2007 dan semua fitur yang unik dan inovatif membuatnya menjadi pemimpin di pasar dalam waktu singkat .    Awal Januari 2012 ini, ternyata ada informasi yang penting dari layanan Ziddu.com yang cukup mengagetkan. "From January 2012, Ziddu will not pay to users. However the Ziddu service is 100% Free for downloading files". Thanks & Regards Ziddu Team Informasi tersebut pada dasarnya memberitahukan bahwa mulai Januari 2012, Ziddu.com tidak akan membayar kepada para penggunanya. Namun demikian masih memberikan layanan donwload secara gratis. Respon pun bermunculan sebagai efek dari penghapusan salah satu bentuk layanan yang selama ini menjad...

Iklan Mie Instan 'Menghina' Guru

mie instant (indocampus.com) Beberapa minggu terakhir ini di dunia maya ramai diperbincangkan tentang sebuah iklan mie instan yang  menurut sebagian besar kalangan terkesan ada unsur penghinaan terhadap profesi guru. Setelah membaca beberapa opini tentang iklan mie instan yang menghina guru tersebut timbullah rasa keingintahuan saya untuk segera melihat iklan tersebut. Rasa penasaran kian menjadi, namun setelah beberapa jam memelototi televisi akhirnya muncul juga iklan yang dimaksud. Pada awalnya iklan ini memang menceritakan hal yang wajar-wajar saja, seorang anak yang hobi memelihara ayam sangat kaget ketika pulang sekolah ayam peliharaannya tidak ada sama sekali. Kemudian anak tersebut makan mie instan yang dihidangkan neneknya dengan nikmat. Semua berjalan wajar dan seadanya. Hal yang sangat tidak wajar adalah pada bagian akhir dari iklan tersebut. Sebagai seorang yang berprofesi sebagai guru melihat seekor ayam yang nangkring di kepala seorang guru dalam iklan tersebu...