Langsung ke konten utama

Kejuaraan Bulutangkis Walet Cup VIII Kabupaten Kebumen

Setelah sempat terkatung-katung dengan ketidakjelasan tentang pelaksanaan Kejuaraan Bulutangkis Walet Cup VIII tingkat Kabupaten Kebumen, akhirnya terlaksana juga kejuaraan yang merupakan agenda resmi dari PBSI Kabupaten Kebumen. Terakhir penyelenggaraan kejuaraan tersebut dilaksanakan pada bulan Juli 2012, sehingga hampir satu setengah tahun tanpa agenda kejuaraan bulutangkis apapun di Kebumen.
Kejurcab Bulutangkis Walet Cup Kebumen (doc.pribadi)
Kondisi tersebut jelas sangat disayangkan berbagai kalangan, terutama para pecinta dunia bulutangkis di Kebumen. Terlebih bagi atlit, pelatih dan orang tua atau wali siswa yang secara langsung bersinggungan dengan dunia bulutangkis, tersendat-sendatnya kejuaraan tersebut dapat melemahkan para atlit dalam berlatih. Hal tersebut harus betul-betul disadari karena tolak ukur atlit dalam berlatih dan sampai sejauhmana ketekunan serta kerja keras dalam berlatih akan diuji melalui kejuaraan resmi.

Namun demikian, sudah sepatutnya penghargaan tinggi kita sampaikan kepada PBSI Kabupaten Kebumen yang telah menggairahkan lagi kejuaraan bulutangkis Walet Cup VIII di penghujung tahun 2013 ini.  Terlepas dari sisi plus minus-nya dalam penyelenggaraan kejuaraan yang diadakan mulai tanggal 22 -23 Desember 2013, sekali lagi angkat topi untuk jajaran PBSI Kabupaten Kebumen. 

Kejuaraan Bulutangkis Walet Cup VIII Kabupaten Kebumen tahun 2013 diikuti oleh 121 peserta untuk memperebutkan berbagai nomor dari kelompok umur dini dasar putra putri sampai kelompok taruna untuk putra putri. Beberapa klub ikut berpartisipasi dalam kejuaraan ini seperti PB Bina Pratama Kebumen, PB Sagita Gombong, PB Rajawali Karanganyar, Mezaluna Ayah dan Merpati Tangkas Kebumen. Jumlah peserta untuk tahun ini mengalami penurunan dari kejuaraan serupa sebelumnya, karena beberapa nomor tidak dipertandingkan dalam kejuaraan tahun ini. Jumlah penontonpun tidak terlampau melimpah.
Atlit Bina Pratama masih mendominasi (doc. pribadi)
Dari berbagai nomor pertandingan yang ada, alhamdulillah atlit-atlit PB Bina Pratama Kebumen yang diasuh oleh Septi Baryanti masih mampu mendominasi kejuaraan tersebut. Lutfi, Aji, Reno dan Roni mampu menjadi semifinalis dari klub yang sama yaitu Bina Pratama yang akhirnya juara diraih oleh Lutfi. Di kelompok lain untuk kelompok anak-anak putri juga menghadirkan dua atlit yang sama-sama berasal dari Bina Pratama yaitu Kharisma dan Retno. Kharisma akhirnya menjadi juara setelah mengalahkan Retno. Di nomor pertandingan untuk kelompok anak-anak putra juga terjadi hal yang sama Bagus Pradana harus menghadapi Salim Mufid, pertandingan dimenangkan oleh Bagus Pradana.

Tercatat sebagai juara pertama untuk berbagai kelompok umur lainnya semua dari PB Bina Pratama yaitu Violeta (dini dasar putri), Bagus Satrio (dini putra), Bagus Pradana (anak-anak putra), Reza Aji (pemula putra), Lutfi Aziz (remaja putra dan taruna putra) dan Muhandis (taruna putri).

Selamat untuk atlit-atlit Bina Pratama Kebumen. Berlatihkan terus, jalan masih panjang ...
Salam ...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendidikan Karakter Perlu Keteladanan

Istilah pendidikan karakter sudah sangat familiar bagi kita semua. Pendidikan karakter dalam beberapa tahun terakhir ini menggema menjadi sebuah perbincangan yang hangat di kalangan akademisi. Lagi-lagi era globalisasi menjadi kambing hitam. Hal ini karena globalisasi memang telah mampu menembus segala aspek kehidupan di belahan bumi ini. Dampak globalisasi begitu dahsyat. Banyak hal yang positif yang dapat kita terima, namun sisi lain yaitu dampak negatif tidak dapat kita pungkiri. Salah satu dampak negatif dari globalisasi adalah munculnya generasi instan , yaitu generasi hedonis , generasi yang menekankan pada aspek kesenangan dan kenikmatan tanpa melalui sebuah usaha kerja keras dan pengorbanan. Generasi instan terlalu banyak dimanjakan oleh berbagai fasilitas untuk memenuhi keinginan dan kebutuhannya, manakala ia tidak dapat memenuhi keinginannya maka muncullah karakter negatif berupa jalan pintas, menghalalkan segala cara untuk meraihnya. Jika generasi sekarang sudah berte...

Ziddu Hentikan Layanan Pembayaran

Sudah beberapa bulan saya tidak login ke Ziddu.com. Ziddu.com menjadi alternatif yang dapat diandalkan untuk menyimpan berbagai macam file dan tentunya tambahan penghasilan bagi para pengguna Ziddu.com menjadi daya tarik tersendiri. Tidak heran jika penggun a Ziddu.com pun membengkak. Ziddu.com dimulai pada tahun 2007 dan semua fitur yang unik dan inovatif membuatnya menjadi pemimpin di pasar dalam waktu singkat .    Awal Januari 2012 ini, ternyata ada informasi yang penting dari layanan Ziddu.com yang cukup mengagetkan. "From January 2012, Ziddu will not pay to users. However the Ziddu service is 100% Free for downloading files". Thanks & Regards Ziddu Team Informasi tersebut pada dasarnya memberitahukan bahwa mulai Januari 2012, Ziddu.com tidak akan membayar kepada para penggunanya. Namun demikian masih memberikan layanan donwload secara gratis. Respon pun bermunculan sebagai efek dari penghapusan salah satu bentuk layanan yang selama ini menjad...

Iklan Mie Instan 'Menghina' Guru

mie instant (indocampus.com) Beberapa minggu terakhir ini di dunia maya ramai diperbincangkan tentang sebuah iklan mie instan yang  menurut sebagian besar kalangan terkesan ada unsur penghinaan terhadap profesi guru. Setelah membaca beberapa opini tentang iklan mie instan yang menghina guru tersebut timbullah rasa keingintahuan saya untuk segera melihat iklan tersebut. Rasa penasaran kian menjadi, namun setelah beberapa jam memelototi televisi akhirnya muncul juga iklan yang dimaksud. Pada awalnya iklan ini memang menceritakan hal yang wajar-wajar saja, seorang anak yang hobi memelihara ayam sangat kaget ketika pulang sekolah ayam peliharaannya tidak ada sama sekali. Kemudian anak tersebut makan mie instan yang dihidangkan neneknya dengan nikmat. Semua berjalan wajar dan seadanya. Hal yang sangat tidak wajar adalah pada bagian akhir dari iklan tersebut. Sebagai seorang yang berprofesi sebagai guru melihat seekor ayam yang nangkring di kepala seorang guru dalam iklan tersebu...