Langsung ke konten utama

Sertifikat SMM ISO 9001:2008 SMKN 1 Ambal

Hari Kamis, bertepatan dengan tanggal 10 Januari 2013,  bertempat di Pendopo kompleks SMK Negeri 1 Ambal apa yang menjadi harapan seluruh warga sekolah khususnya Wakil Manajemen Mutu (WMM)  akhirnya terlaksana juga. Pada hari itu seluruh aktivitas sekolah terfokus pada kegiatan serah terima Sertifikat Standar Manajemen Mutu ISO  9001 : 2008 dari PT TUV Rheinland Indonesia Yogyakarta Representative Office kepada SMK Negeri 1 Ambal. Branch Manager PT TUV Rheinland Yogyakarta C. Tono Infantrianto secara langsung memberikan sertifikat SMM ISO 9001:2008 kepada kepala sekolah yaitu Suyono, S.Pd.M.Pd
Serah Terima Sertifikat SMM ISO 9001:2008
Proses pencapaian sertifikat tidak lepas usaha dan  kerja keras segenap warga sekolah dengan koordinasi dibawah kendali Wakil Manajemen Mutu SMK Negeri 1 Ambal. Butuh proses panjang untuk mencapainya, dalam rentang setahun dari proses launching SMM ISO 9001: 2008 pada tanggal 6 Pebruari 2012 dan saat ini baru terwujud.  Berbagai hambatan dalam proses membangun sebuah sistem menuju sertifikasi SMM ISO 9001:2008 tersebut, pada akhirnya dapat diselesaikan dengan baik oleh segenap personil yang ada. 

Hadir dalam acara tersebut kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kebumen Dra. Hj. Diyah Woro Palupi, terlihat pula Kabid Pendidikan Menengah Dinas Dikpora Kebumen, Pengawas SMK, Ketua MKKS SMK Kabupaten Kebumen dan beberapa kepala sekolah menengah pertama (SMP) dari wilayah Ambal, Mirit, Prembun, Kutowinangun dan Buluspesantren. Hadir pula dalam acara itu dari utusan dunia usaha/dunia industri, komite sekolah, dewan guru, karyawan dan segenap pengurus OSIS SMK Negeri 1 Ambal.

Kegiatan serah terima tersebut terasa sangat istimewa, karena seluruh  kegiatan dari awal hingga purnanya dipandu dengan menggunakan bahasa Jawa. Pembawa acara, pejabat pemberi sambutan dan pihak-pihak yang terkait secara teknis dalam rangkaian acara tersebut semuanya menggunakan bahasa Jawa. Hal ini karena terkait dengan anjuran dari pemda setempat agar pada setiap hari Kamis kegiatan yang bersifat komunikasi seyogyanya menggunakan bahasa Jawa.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kebumen, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan serah terima sertifikat SMM ISO 9001:2008 ini adalah awal dari terbangunnya sebuah sistem di sekolah. Oleh karenanya maka seluruh unsur sekolah yang di mulai dari kepala sekolah, guru, karyawan dan siswa-siswi harus bahu membahu demi terealisasinya visi dan misi sekolah. Sementara itu kepala SMK Negeri 1 Ambal memberikan penekanan tentang perjalananan atau riwayat singkat sekolah yang berdiri tanggal 1 Juni 2004 dengan SK Bupati Kebumen saat itu Dra. Rustriningsih, M.Si. Saat itu secara estafet kepemimpinan sekolah diawali dari Drs. Saiman, dilanjutkan Drs. Widi Suseno dan hingga saat ini di bawah kepemimpinan Suyono, S.Pd.M.Pd.

Kegiatan serah terima SMM ISO 9001:2008 di SMK Negeri 1 Ambal dimeriahkan juga oleh penampilan apik siswa-siswi dengan hiburan nyanyian dan iringan musik. Menutup acara kegiatan tersebut adalah kegiatan pemberian beasiswa berprestai bagi seluruh siswa kelas X, XI dan XII yang mendapatkan rangking satu di setiap kelasnya. Acara ditutup dengan doa yang dipimpinan oleh mantan guru SMK Negeri 1 Ambal yang sekarang ini menjadi salah satu anggota DPRD Kebumen, Mukayat, S.Ag. 

Seiring dengan telah diterimanya sertifikat SMM ISO 9001: 2008 ini, teriring doa dan harapan semoga segala kegiatan yang ada tetaplah taat azas pada pedoman mutu sekolah yang telah ditetapkan bersama. Terima kasih dan salam ..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendidikan Karakter Perlu Keteladanan

Istilah pendidikan karakter sudah sangat familiar bagi kita semua. Pendidikan karakter dalam beberapa tahun terakhir ini menggema menjadi sebuah perbincangan yang hangat di kalangan akademisi. Lagi-lagi era globalisasi menjadi kambing hitam. Hal ini karena globalisasi memang telah mampu menembus segala aspek kehidupan di belahan bumi ini. Dampak globalisasi begitu dahsyat. Banyak hal yang positif yang dapat kita terima, namun sisi lain yaitu dampak negatif tidak dapat kita pungkiri. Salah satu dampak negatif dari globalisasi adalah munculnya generasi instan , yaitu generasi hedonis , generasi yang menekankan pada aspek kesenangan dan kenikmatan tanpa melalui sebuah usaha kerja keras dan pengorbanan. Generasi instan terlalu banyak dimanjakan oleh berbagai fasilitas untuk memenuhi keinginan dan kebutuhannya, manakala ia tidak dapat memenuhi keinginannya maka muncullah karakter negatif berupa jalan pintas, menghalalkan segala cara untuk meraihnya. Jika generasi sekarang sudah berte...

Ziddu Hentikan Layanan Pembayaran

Sudah beberapa bulan saya tidak login ke Ziddu.com. Ziddu.com menjadi alternatif yang dapat diandalkan untuk menyimpan berbagai macam file dan tentunya tambahan penghasilan bagi para pengguna Ziddu.com menjadi daya tarik tersendiri. Tidak heran jika penggun a Ziddu.com pun membengkak. Ziddu.com dimulai pada tahun 2007 dan semua fitur yang unik dan inovatif membuatnya menjadi pemimpin di pasar dalam waktu singkat .    Awal Januari 2012 ini, ternyata ada informasi yang penting dari layanan Ziddu.com yang cukup mengagetkan. "From January 2012, Ziddu will not pay to users. However the Ziddu service is 100% Free for downloading files". Thanks & Regards Ziddu Team Informasi tersebut pada dasarnya memberitahukan bahwa mulai Januari 2012, Ziddu.com tidak akan membayar kepada para penggunanya. Namun demikian masih memberikan layanan donwload secara gratis. Respon pun bermunculan sebagai efek dari penghapusan salah satu bentuk layanan yang selama ini menjad...

Iklan Mie Instan 'Menghina' Guru

mie instant (indocampus.com) Beberapa minggu terakhir ini di dunia maya ramai diperbincangkan tentang sebuah iklan mie instan yang  menurut sebagian besar kalangan terkesan ada unsur penghinaan terhadap profesi guru. Setelah membaca beberapa opini tentang iklan mie instan yang menghina guru tersebut timbullah rasa keingintahuan saya untuk segera melihat iklan tersebut. Rasa penasaran kian menjadi, namun setelah beberapa jam memelototi televisi akhirnya muncul juga iklan yang dimaksud. Pada awalnya iklan ini memang menceritakan hal yang wajar-wajar saja, seorang anak yang hobi memelihara ayam sangat kaget ketika pulang sekolah ayam peliharaannya tidak ada sama sekali. Kemudian anak tersebut makan mie instan yang dihidangkan neneknya dengan nikmat. Semua berjalan wajar dan seadanya. Hal yang sangat tidak wajar adalah pada bagian akhir dari iklan tersebut. Sebagai seorang yang berprofesi sebagai guru melihat seekor ayam yang nangkring di kepala seorang guru dalam iklan tersebu...