Langsung ke konten utama

Pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian di SMK

Salah satu tahapan dalam rangkaian kegiatan Ujian Nasional khususnya bagi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) adalah pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK). Sejauh ini mayoritas pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian untuk Praktik Kejuruan sudah banyak sekolah yang menyelenggarakan karena batasan pelaksanaan terakhir kegiatan ini adalah tanggal 16 Maret 2012. Hal ini sesuai dengan Pedoman UKK SMK yang diterbitkan oleh Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Pendidikan Menengah, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. 

Kegiatan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) adalah kegiatan yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari kegiatan Ujian Nasional (UN) 2012. Dalam pelaksanaan penilaian Uji Kompetensi Keahlian ini penilaian dilaksanakan dengan menggunakan metode penilaian berbasis kompetensi, hal ini karena mengacu kepada kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan yang dikembangkan dan dilaksanakan dengan pendekatan berbasis kompetensi. Penilain dalam kegiatan uji kompetensi keahlian tersebut dilakukan terhadap peserta didik dengan dua bentuk yaitu Praktik Kejuruan dan Teori Kejuruan.
Peserta UKK  Tata Boga dengan produknya
Sebagai gambaran tentang pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian di sekolah saya, kegiatan Uji Kompetensi Keahlian Tata Boga telah dilaksanakan mulai tanggal 20 sampai dengan 25 Pebruari 2012. Pada tahun pelajaran 2011/2012 ini Program Studi Keahlian Tata Boga memilih Paket 1 atau Makanan Nusantara, dengan beberapa kompetensi yang harus dikuasai peserta ujian. Kompetensi tersebut meliputi pembuatan produk berupa makanan pembuka (salad Indonesia), sop, makanan pokok dengan lauk hewani (daging, ikan) lauk nabati serta berbagai macam sayuran. Untuk Dessert atau penutupnya, peserta ujian harus mampu membuat produk berbagai minuman dan puding. 
Peserta UKK Tata Niaga, jualan bakso
Untuk pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian Tata Niaga dilakukan tanggal 6 sampai 7 Maret 2012, dengan beberapa kompetensi yang harus dikuasi oleh peserta ujian dari menyiapkan proposal usaha, menata produk, direct selling, laporan kegiatan penjualan, mengoperasikan cash register dan price labeling. Pelaksanaan kegiatan ini dipusatkan di Pendopo Balai Desa yang ada dilingkunga SMK Negeri 1 Ambal  dan di laboratorium Tata Niaga.

Penguji dalam kegiatan tersebut meliputi penguji internal dan eksternal. Sesuai dengan pedoman uji kompetensi maka penguji harus mendapat rekomendasi dari penyelenggara tingkat satuan pendidikan dan ditetapkan oleh penyelenggara tingkat kabupaten. Penguji internal yaitu guru yang ditunjuk, sedangkan penguji eksternal berasal dari  dunia usaha/industri/ asosiasi profesi/institusi mitra yang  memiliki  latar  belakang  pendidikan  dan/atau  pengalaman  kerja  yang  relevan dengan Kompetensi Keahlian yang akan diujikan. Dalam hal ini sekolah kami mendatangkan Ibu Diah Astiningsih dari Pringsewu Group, untuk menguji peserta Uji Kompetensi Keahlian Tata Boga dan Ibu Desi Catur Aryani dari Pusaka Indah Swalayan sebagai penguji Uji Kompetensi Keahlian Tata Niaga.

Usai kegiatan Praktik Kejuruan berlalu, saatnya kini mempersiapkan Ujian Nasional Teori Produktif yang rencana akan dilaksanakan tanggal 19 Maret 2012. Sudah barang tentu persiapan untuk Ujian Nasional 2012 yang terjadwal mulai tanggal 16 sampai 19 April tidak bisa abaikan. Semoga sukses bersama kita semuanya. Salam ..

Komentar

Unknown mengatakan…
Berbagi Kisah, Informasi dan Foto

Tentang Indahnya INDONESIA

www.jelajah-nesia.blogspot.com
Selamat & Sukses atas terselenggaranya Uji Kompetensi Siswa SMK N 1 Ambal.
Terimakasih telah mengundang Ibu Diah Astiningsih (Asst.I Dir. Food & Beverage Product, PT. Pringsewu Cemerlang).
Semoga kerjasama ini dapat terus dilanjutkan di masa yang akan datang.

Postingan populer dari blog ini

Pendidikan Karakter Perlu Keteladanan

Istilah pendidikan karakter sudah sangat familiar bagi kita semua. Pendidikan karakter dalam beberapa tahun terakhir ini menggema menjadi sebuah perbincangan yang hangat di kalangan akademisi. Lagi-lagi era globalisasi menjadi kambing hitam. Hal ini karena globalisasi memang telah mampu menembus segala aspek kehidupan di belahan bumi ini. Dampak globalisasi begitu dahsyat. Banyak hal yang positif yang dapat kita terima, namun sisi lain yaitu dampak negatif tidak dapat kita pungkiri. Salah satu dampak negatif dari globalisasi adalah munculnya generasi instan , yaitu generasi hedonis , generasi yang menekankan pada aspek kesenangan dan kenikmatan tanpa melalui sebuah usaha kerja keras dan pengorbanan. Generasi instan terlalu banyak dimanjakan oleh berbagai fasilitas untuk memenuhi keinginan dan kebutuhannya, manakala ia tidak dapat memenuhi keinginannya maka muncullah karakter negatif berupa jalan pintas, menghalalkan segala cara untuk meraihnya. Jika generasi sekarang sudah berte...

Ziddu Hentikan Layanan Pembayaran

Sudah beberapa bulan saya tidak login ke Ziddu.com. Ziddu.com menjadi alternatif yang dapat diandalkan untuk menyimpan berbagai macam file dan tentunya tambahan penghasilan bagi para pengguna Ziddu.com menjadi daya tarik tersendiri. Tidak heran jika penggun a Ziddu.com pun membengkak. Ziddu.com dimulai pada tahun 2007 dan semua fitur yang unik dan inovatif membuatnya menjadi pemimpin di pasar dalam waktu singkat .    Awal Januari 2012 ini, ternyata ada informasi yang penting dari layanan Ziddu.com yang cukup mengagetkan. "From January 2012, Ziddu will not pay to users. However the Ziddu service is 100% Free for downloading files". Thanks & Regards Ziddu Team Informasi tersebut pada dasarnya memberitahukan bahwa mulai Januari 2012, Ziddu.com tidak akan membayar kepada para penggunanya. Namun demikian masih memberikan layanan donwload secara gratis. Respon pun bermunculan sebagai efek dari penghapusan salah satu bentuk layanan yang selama ini menjad...

Iklan Mie Instan 'Menghina' Guru

mie instant (indocampus.com) Beberapa minggu terakhir ini di dunia maya ramai diperbincangkan tentang sebuah iklan mie instan yang  menurut sebagian besar kalangan terkesan ada unsur penghinaan terhadap profesi guru. Setelah membaca beberapa opini tentang iklan mie instan yang menghina guru tersebut timbullah rasa keingintahuan saya untuk segera melihat iklan tersebut. Rasa penasaran kian menjadi, namun setelah beberapa jam memelototi televisi akhirnya muncul juga iklan yang dimaksud. Pada awalnya iklan ini memang menceritakan hal yang wajar-wajar saja, seorang anak yang hobi memelihara ayam sangat kaget ketika pulang sekolah ayam peliharaannya tidak ada sama sekali. Kemudian anak tersebut makan mie instan yang dihidangkan neneknya dengan nikmat. Semua berjalan wajar dan seadanya. Hal yang sangat tidak wajar adalah pada bagian akhir dari iklan tersebut. Sebagai seorang yang berprofesi sebagai guru melihat seekor ayam yang nangkring di kepala seorang guru dalam iklan tersebu...