Langsung ke konten utama

Warung Makanan Roh Halus

Jum'at pagi tanpa persiapan khusus, saya mengikuti perjalanan beberapa orang guru Tata Niaga yang diberi tugas oleh sekolah untuk suatu keperluan di wilayah Yogyakarta. Saya sengaja nebeng karena saya juga memiliki kepentingan sekolah untuk urusan lain, tepatnya mengurusi akomodasi yang akan dibutuhkan dalam rangka kegiatan Kunjungan Industri di Klaten dan Yogyakarta. Rencana kegiatan kunjungan anak-anak Teknik Otomotif dilaksanakan tanggal 19 Oktober 2011, namun segala sesuatunya akan lebih baik jika jauh-jauh hari sebelumnya semuanya sudah kelar. 



Satu hal yang menarik perhatian saya di Yogyakarta bukan karena keramaian Malioboro-nya dengan segala isi dan jenis usaha yang ada,  namun sebuah warung yang ada di daerah Wirobrajan menjadi sesuatu yang menggelitik bahkan sangat menarik perhatian saya. Ketika beberapa teman asyik berbelanja peralatan display, saya pun berusaha mendekat lokasi sasaran. Kesempatan tak terlewatkan, ambil gambar segera posting blog. Itulah hal yang ada dalam benak saya saat itu. Saat inilah baru sempat menulis untuk berbagi cerita dengan teman-teman semua. Namun masalah cerita model seperti ini jelas saya tidak mempunyai kompetensi yang layak. 
Warung Makanan Roh Halus


Masalah roh halus, sekali lagi saya tak mampu bercerita banyak, saya lebih memberi penekanan tentang  konsep pemberian nama warung yang sangat baik dan unik. Setidaknya dengan nama yang unik akan dapat menarik perhatian orang lain, sekaligus sebagai sarana promosi yang tokcer. Warung Makanan Roh Halus  ini merupakan warung tradisional dan terletak di Jalan RE. Martadinata, arah masuk ke kota Yogya dari barat. Sepintas saya lihat menu yang disediakan pun sangat beraneka ragam, yaitu bunga sripah, bunga macan kerah, leson, degan ijo dan segala macam perlengkapan yang digunakan sebagai syarat ritual lainnya.  Di warung ini pula menyajikan jamu tradisional dan berbagai macam minyak.

Keberadaan Warung Makanan Roh Halus setidaknya telah memberikan warna tersendiri dalam kehidupan kita ini. Dunia kita seperti itulah adanya. Salam ..


Komentar

asaz mengatakan…
kreatif juga tuh memberi nama
Rasimun Way mengatakan…
@asas : betul banget, dapat menjadi daya tarik

Postingan populer dari blog ini

Pendidikan Karakter Perlu Keteladanan

Istilah pendidikan karakter sudah sangat familiar bagi kita semua. Pendidikan karakter dalam beberapa tahun terakhir ini menggema menjadi sebuah perbincangan yang hangat di kalangan akademisi. Lagi-lagi era globalisasi menjadi kambing hitam. Hal ini karena globalisasi memang telah mampu menembus segala aspek kehidupan di belahan bumi ini. Dampak globalisasi begitu dahsyat. Banyak hal yang positif yang dapat kita terima, namun sisi lain yaitu dampak negatif tidak dapat kita pungkiri. Salah satu dampak negatif dari globalisasi adalah munculnya generasi instan , yaitu generasi hedonis , generasi yang menekankan pada aspek kesenangan dan kenikmatan tanpa melalui sebuah usaha kerja keras dan pengorbanan. Generasi instan terlalu banyak dimanjakan oleh berbagai fasilitas untuk memenuhi keinginan dan kebutuhannya, manakala ia tidak dapat memenuhi keinginannya maka muncullah karakter negatif berupa jalan pintas, menghalalkan segala cara untuk meraihnya. Jika generasi sekarang sudah berte...

Ziddu Hentikan Layanan Pembayaran

Sudah beberapa bulan saya tidak login ke Ziddu.com. Ziddu.com menjadi alternatif yang dapat diandalkan untuk menyimpan berbagai macam file dan tentunya tambahan penghasilan bagi para pengguna Ziddu.com menjadi daya tarik tersendiri. Tidak heran jika penggun a Ziddu.com pun membengkak. Ziddu.com dimulai pada tahun 2007 dan semua fitur yang unik dan inovatif membuatnya menjadi pemimpin di pasar dalam waktu singkat .    Awal Januari 2012 ini, ternyata ada informasi yang penting dari layanan Ziddu.com yang cukup mengagetkan. "From January 2012, Ziddu will not pay to users. However the Ziddu service is 100% Free for downloading files". Thanks & Regards Ziddu Team Informasi tersebut pada dasarnya memberitahukan bahwa mulai Januari 2012, Ziddu.com tidak akan membayar kepada para penggunanya. Namun demikian masih memberikan layanan donwload secara gratis. Respon pun bermunculan sebagai efek dari penghapusan salah satu bentuk layanan yang selama ini menjad...

Iklan Mie Instan 'Menghina' Guru

mie instant (indocampus.com) Beberapa minggu terakhir ini di dunia maya ramai diperbincangkan tentang sebuah iklan mie instan yang  menurut sebagian besar kalangan terkesan ada unsur penghinaan terhadap profesi guru. Setelah membaca beberapa opini tentang iklan mie instan yang menghina guru tersebut timbullah rasa keingintahuan saya untuk segera melihat iklan tersebut. Rasa penasaran kian menjadi, namun setelah beberapa jam memelototi televisi akhirnya muncul juga iklan yang dimaksud. Pada awalnya iklan ini memang menceritakan hal yang wajar-wajar saja, seorang anak yang hobi memelihara ayam sangat kaget ketika pulang sekolah ayam peliharaannya tidak ada sama sekali. Kemudian anak tersebut makan mie instan yang dihidangkan neneknya dengan nikmat. Semua berjalan wajar dan seadanya. Hal yang sangat tidak wajar adalah pada bagian akhir dari iklan tersebut. Sebagai seorang yang berprofesi sebagai guru melihat seekor ayam yang nangkring di kepala seorang guru dalam iklan tersebu...