Langsung ke konten utama

Polwan-Polwan Cantik ..

Foto Polwan-Polwan Cantik. Wajah-wajah polisi wanita (Polwan) cantik kini kerap menghiasi layar kaca televisi. Setiap hari polwan-polwan cantik ini melaporkan berbagai kemacetan lalulintas di Jakarta dan kota-kota besar lainya melalui Metro TV.
Salah satunya adalah Brigadir Satu Eka Frestya. Gadis berparas cantik ini mulai terkenal sejak penampilannya Desember tahun lalu. Kini Brigadir Eka dan teman-temanya begitu terkenal bak selebritis. Selain tugasnya di National Traffic Management Center Polri (pusat pengendalian lalu lintas), Polwan-polwan cantik ini juga sering diundang beberapa TV swasta sebagai bintang tamu diberbagai acara.
Salah satunya adalah Bukan Empat Mata Trans7. Acara yang dipandu host fenomenal Tukul Arwana tersebut mengundang perempuan 23 tahun itu, bersama Brigadir Avvy Olivia sebagai bintang tamu utamanya.


http://4.bp.blogspot.com/-EgcqwJc3CtQ/TbGavpbF3nI/AAAAAAAAAB4/Tv32D4nhpWA/s1600/polisi+cantik+brigadir+eka.jpg
Brigadir Satu Eka Frestya
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhyly4j69pXTs5Y7wN29qLrLgqM6_K2cqBRhDrDlY2D_v9rBw7pxTljfdaxsMu4XVvaJW2oPmRTVLlzYd1CjyeiJTgrXH0G8FF1Sw2RFCyhwoVoLG0rUbmEXelCs7Hq07M79ASlN6z7h2I/s320/Brigadir+Astri+Rachmadani.jpg
Brigadir Astri Rachmadani

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEigUINCYhARIOVMJXkCxQxDyGJJoIj_KfMSTOCgqWuRyEhsfUqOTB6qrkyFaRDXgzg3AVfXx7NoQIi0ANoUrO7DQf7csBmT5WGuPlbIEeEuahTu34142oijXzWhGw2USJ595ijdw4MDDEg/s1600/Brigadir+Avvy+Olivia.jpg
Brigadir Avvy Olivia


sumber : renjod.co.cc


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendidikan Karakter Perlu Keteladanan

Istilah pendidikan karakter sudah sangat familiar bagi kita semua. Pendidikan karakter dalam beberapa tahun terakhir ini menggema menjadi sebuah perbincangan yang hangat di kalangan akademisi. Lagi-lagi era globalisasi menjadi kambing hitam. Hal ini karena globalisasi memang telah mampu menembus segala aspek kehidupan di belahan bumi ini. Dampak globalisasi begitu dahsyat. Banyak hal yang positif yang dapat kita terima, namun sisi lain yaitu dampak negatif tidak dapat kita pungkiri. Salah satu dampak negatif dari globalisasi adalah munculnya generasi instan , yaitu generasi hedonis , generasi yang menekankan pada aspek kesenangan dan kenikmatan tanpa melalui sebuah usaha kerja keras dan pengorbanan. Generasi instan terlalu banyak dimanjakan oleh berbagai fasilitas untuk memenuhi keinginan dan kebutuhannya, manakala ia tidak dapat memenuhi keinginannya maka muncullah karakter negatif berupa jalan pintas, menghalalkan segala cara untuk meraihnya. Jika generasi sekarang sudah berte...

Ziddu Hentikan Layanan Pembayaran

Sudah beberapa bulan saya tidak login ke Ziddu.com. Ziddu.com menjadi alternatif yang dapat diandalkan untuk menyimpan berbagai macam file dan tentunya tambahan penghasilan bagi para pengguna Ziddu.com menjadi daya tarik tersendiri. Tidak heran jika penggun a Ziddu.com pun membengkak. Ziddu.com dimulai pada tahun 2007 dan semua fitur yang unik dan inovatif membuatnya menjadi pemimpin di pasar dalam waktu singkat .    Awal Januari 2012 ini, ternyata ada informasi yang penting dari layanan Ziddu.com yang cukup mengagetkan. "From January 2012, Ziddu will not pay to users. However the Ziddu service is 100% Free for downloading files". Thanks & Regards Ziddu Team Informasi tersebut pada dasarnya memberitahukan bahwa mulai Januari 2012, Ziddu.com tidak akan membayar kepada para penggunanya. Namun demikian masih memberikan layanan donwload secara gratis. Respon pun bermunculan sebagai efek dari penghapusan salah satu bentuk layanan yang selama ini menjad...

Iklan Mie Instan 'Menghina' Guru

mie instant (indocampus.com) Beberapa minggu terakhir ini di dunia maya ramai diperbincangkan tentang sebuah iklan mie instan yang  menurut sebagian besar kalangan terkesan ada unsur penghinaan terhadap profesi guru. Setelah membaca beberapa opini tentang iklan mie instan yang menghina guru tersebut timbullah rasa keingintahuan saya untuk segera melihat iklan tersebut. Rasa penasaran kian menjadi, namun setelah beberapa jam memelototi televisi akhirnya muncul juga iklan yang dimaksud. Pada awalnya iklan ini memang menceritakan hal yang wajar-wajar saja, seorang anak yang hobi memelihara ayam sangat kaget ketika pulang sekolah ayam peliharaannya tidak ada sama sekali. Kemudian anak tersebut makan mie instan yang dihidangkan neneknya dengan nikmat. Semua berjalan wajar dan seadanya. Hal yang sangat tidak wajar adalah pada bagian akhir dari iklan tersebut. Sebagai seorang yang berprofesi sebagai guru melihat seekor ayam yang nangkring di kepala seorang guru dalam iklan tersebu...