Langsung ke konten utama

Catatan Tanggal 16 April 2011 di Hari Sabtu

Pagi di hari Sabtu, 16 April 2011 seperti biasa menjalankan aktivitas menuju ke sekolah di wilayah Ambal. Tampaknya ada sesuatu yang berbeda pagi itu, di pelataran kantor Polsek Ambal banyak armada truk milik POLRI dan juga kendaraan lain. Di Persimpangan empat depan Kecamatan Ambal pun demikian. Feeling saya saat itu, mungkinkah ada sesuatu yang akan terjadi terkait aktivitas warga Setrojenar Kecamatan Buluspesantren yang selama ini berkonflik dengan TNI ?


Dentuman senjata TNI terdengar dari sekolah karena memang jarak sekolah dengan pantai selatan hanya sekitar 2 Km saja. Oooo ..ternyata TNI telah mengalihkan latihannya di pantai Ambal karena latihan di sekitar pantai Bocor ditentang warga Setrojenar. Tapi apa hubungannya dengan aparat POLRI di wialayah pantai selatan yang siap siaga di sepanjang jalan Daendels ? Tak seperti biasanya ...

Jam pembelajaran selesai,  H-2 segala sesuatu tentang pelaksanaan Ujian Nasional yang akan dilaksanakan tanggal 18 hingga 20 April 2011 telah dipersiapkan. Persiapan selesai jam 13.00 dan saya pun meluncur pulang. Dalam perjalanan semakin banyak kutemui aparat keamanan di pinggir jalan dan ketika sampai di timur Kantor Kecamatan Buluspesantren terlihat banyak sekali warga bahkan gapura pintu masuk ke pantai pun telah dirobohkan oleh warga. Waduhhh ... jangan-jangan konflik akan meletup dengan tindakan-tindakan kekerasan. 

Sore hari sebuah heli terbang rendah di atas rumah saya dan sekitar alun-alun Kebumen, bahkan saya sempat keluar melihat situasi. Ternyata heli mendarat di Stadion Candradimuka Kebumen, dan kekhawatiran saya pun terbukti. Bentrok pun terjadi ... Melalui informasi teman dari Brecong, Buluspesantren dipastikan telah terjadi bentrok antara TNI dan warga. Beberapa warga dibawa ke RSUD Kebumen dan rumah sakit lain karena luka tembak. Melalui running text di sebuah televisi terlihat jelas informasi bentrok itu dan tayangan eksklusif disebuah televisi memperjelas pula.  Hmmmm .... hanya mengelus dada !!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendidikan Karakter Perlu Keteladanan

Istilah pendidikan karakter sudah sangat familiar bagi kita semua. Pendidikan karakter dalam beberapa tahun terakhir ini menggema menjadi sebuah perbincangan yang hangat di kalangan akademisi. Lagi-lagi era globalisasi menjadi kambing hitam. Hal ini karena globalisasi memang telah mampu menembus segala aspek kehidupan di belahan bumi ini. Dampak globalisasi begitu dahsyat. Banyak hal yang positif yang dapat kita terima, namun sisi lain yaitu dampak negatif tidak dapat kita pungkiri. Salah satu dampak negatif dari globalisasi adalah munculnya generasi instan , yaitu generasi hedonis , generasi yang menekankan pada aspek kesenangan dan kenikmatan tanpa melalui sebuah usaha kerja keras dan pengorbanan. Generasi instan terlalu banyak dimanjakan oleh berbagai fasilitas untuk memenuhi keinginan dan kebutuhannya, manakala ia tidak dapat memenuhi keinginannya maka muncullah karakter negatif berupa jalan pintas, menghalalkan segala cara untuk meraihnya. Jika generasi sekarang sudah berte...

Ziddu Hentikan Layanan Pembayaran

Sudah beberapa bulan saya tidak login ke Ziddu.com. Ziddu.com menjadi alternatif yang dapat diandalkan untuk menyimpan berbagai macam file dan tentunya tambahan penghasilan bagi para pengguna Ziddu.com menjadi daya tarik tersendiri. Tidak heran jika penggun a Ziddu.com pun membengkak. Ziddu.com dimulai pada tahun 2007 dan semua fitur yang unik dan inovatif membuatnya menjadi pemimpin di pasar dalam waktu singkat .    Awal Januari 2012 ini, ternyata ada informasi yang penting dari layanan Ziddu.com yang cukup mengagetkan. "From January 2012, Ziddu will not pay to users. However the Ziddu service is 100% Free for downloading files". Thanks & Regards Ziddu Team Informasi tersebut pada dasarnya memberitahukan bahwa mulai Januari 2012, Ziddu.com tidak akan membayar kepada para penggunanya. Namun demikian masih memberikan layanan donwload secara gratis. Respon pun bermunculan sebagai efek dari penghapusan salah satu bentuk layanan yang selama ini menjad...

Iklan Mie Instan 'Menghina' Guru

mie instant (indocampus.com) Beberapa minggu terakhir ini di dunia maya ramai diperbincangkan tentang sebuah iklan mie instan yang  menurut sebagian besar kalangan terkesan ada unsur penghinaan terhadap profesi guru. Setelah membaca beberapa opini tentang iklan mie instan yang menghina guru tersebut timbullah rasa keingintahuan saya untuk segera melihat iklan tersebut. Rasa penasaran kian menjadi, namun setelah beberapa jam memelototi televisi akhirnya muncul juga iklan yang dimaksud. Pada awalnya iklan ini memang menceritakan hal yang wajar-wajar saja, seorang anak yang hobi memelihara ayam sangat kaget ketika pulang sekolah ayam peliharaannya tidak ada sama sekali. Kemudian anak tersebut makan mie instan yang dihidangkan neneknya dengan nikmat. Semua berjalan wajar dan seadanya. Hal yang sangat tidak wajar adalah pada bagian akhir dari iklan tersebut. Sebagai seorang yang berprofesi sebagai guru melihat seekor ayam yang nangkring di kepala seorang guru dalam iklan tersebu...