Langsung ke konten utama

PAJAK PRIBADI DAN USAHA


PAJAK PRIBADI DAN USAHA

PAJAK :
Yaitu :  iuran dari rakyat kpd negara yg wajib dibayarkan, dpt dipaksakan berdasarkan undang-undang dan pemerintah tdk memberi balas jasa secara langsung.





Ciri – ciri pajak :
  1. Pajak dipungut berdasark UU
  2. Pajak dipungut pemerintah
  3. Pajak digunakan utk membiayai pengeluaran umum pemerintah
  4. Pungutan pajak dapat dipaksakan
  5. Jasa timbal (kontra prestasi) tdk dapat ditunjukkan secara langsung

PERANAN PAJAK
  1. Sebagai alat untuk mencapai tujuan atas kebijaksanaan negara dalam lapangan ekonomi dan sosial
  2. Sebagai pemasukan terbesar bagi negara dalam bidang keuangan

PAJAK PENGHASILAN
UU yg mengatur pajak :
  1. UU No. 7 tahun 1983, kemudian diubah
  2. UU No. 7 tahun 1991, diubah lagi
  3. UU No. 10 tahun 1994

UU pajak penghasilan mengatur pengenaan pajak penghasilan terhadap subjek pajak berkenaan dengan penghasilan yang diterima atau diperolehnya dalam tahun pajak.

SUBYEK PAJAK, meliputi :
  1. Orang pribadi (di DN atau LN)
  2. Badan usaha (PT, CV, Firma dll)
  3. Badan Usaha Tetap

OBYEK PAJAK
Obyek pajak adalah penghasilan, yaitu setiap tambahan yang diterima oleh wajib pajak.

MACAM PAJAK
Menurut golongannya :
  1. Pajak langsung
  2. Pajak tak langsung

Menurut Sifatnya :
-         Pajak bersifat perseorangan
-         Pajak bersifat kebendaan

TARIF PAJAK

UNTUK WAJIB PAJAK PRIBADI
LAPISAN PENGHASILAN KENA PAJAK    
TARIF
Sampai dengan Rp 25.000.000
5%
Rp 25.000.000 s.d. Rp 50.000.000
10%
Rp 50.000.000 s.d. Rp 100.000.000
Rp 100.000.000 s.d. Rp 200.000.000
Di atas Rp 200.000.000
15%
25%
35%

UNTUK WAJIB PAJAK BADAN USAHA
LAPISAN PENGHASILAN KENA PAJAK
TARIF
Sampai dengan Rp 50.000.000
10%
Rp 50.000.000 s.d. Rp 100.000.000
15%
Di atas Rp 100.000.000
35%

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendidikan Karakter Perlu Keteladanan

Istilah pendidikan karakter sudah sangat familiar bagi kita semua. Pendidikan karakter dalam beberapa tahun terakhir ini menggema menjadi sebuah perbincangan yang hangat di kalangan akademisi. Lagi-lagi era globalisasi menjadi kambing hitam. Hal ini karena globalisasi memang telah mampu menembus segala aspek kehidupan di belahan bumi ini. Dampak globalisasi begitu dahsyat. Banyak hal yang positif yang dapat kita terima, namun sisi lain yaitu dampak negatif tidak dapat kita pungkiri. Salah satu dampak negatif dari globalisasi adalah munculnya generasi instan , yaitu generasi hedonis , generasi yang menekankan pada aspek kesenangan dan kenikmatan tanpa melalui sebuah usaha kerja keras dan pengorbanan. Generasi instan terlalu banyak dimanjakan oleh berbagai fasilitas untuk memenuhi keinginan dan kebutuhannya, manakala ia tidak dapat memenuhi keinginannya maka muncullah karakter negatif berupa jalan pintas, menghalalkan segala cara untuk meraihnya. Jika generasi sekarang sudah berte...

Ziddu Hentikan Layanan Pembayaran

Sudah beberapa bulan saya tidak login ke Ziddu.com. Ziddu.com menjadi alternatif yang dapat diandalkan untuk menyimpan berbagai macam file dan tentunya tambahan penghasilan bagi para pengguna Ziddu.com menjadi daya tarik tersendiri. Tidak heran jika penggun a Ziddu.com pun membengkak. Ziddu.com dimulai pada tahun 2007 dan semua fitur yang unik dan inovatif membuatnya menjadi pemimpin di pasar dalam waktu singkat .    Awal Januari 2012 ini, ternyata ada informasi yang penting dari layanan Ziddu.com yang cukup mengagetkan. "From January 2012, Ziddu will not pay to users. However the Ziddu service is 100% Free for downloading files". Thanks & Regards Ziddu Team Informasi tersebut pada dasarnya memberitahukan bahwa mulai Januari 2012, Ziddu.com tidak akan membayar kepada para penggunanya. Namun demikian masih memberikan layanan donwload secara gratis. Respon pun bermunculan sebagai efek dari penghapusan salah satu bentuk layanan yang selama ini menjad...

Iklan Mie Instan 'Menghina' Guru

mie instant (indocampus.com) Beberapa minggu terakhir ini di dunia maya ramai diperbincangkan tentang sebuah iklan mie instan yang  menurut sebagian besar kalangan terkesan ada unsur penghinaan terhadap profesi guru. Setelah membaca beberapa opini tentang iklan mie instan yang menghina guru tersebut timbullah rasa keingintahuan saya untuk segera melihat iklan tersebut. Rasa penasaran kian menjadi, namun setelah beberapa jam memelototi televisi akhirnya muncul juga iklan yang dimaksud. Pada awalnya iklan ini memang menceritakan hal yang wajar-wajar saja, seorang anak yang hobi memelihara ayam sangat kaget ketika pulang sekolah ayam peliharaannya tidak ada sama sekali. Kemudian anak tersebut makan mie instan yang dihidangkan neneknya dengan nikmat. Semua berjalan wajar dan seadanya. Hal yang sangat tidak wajar adalah pada bagian akhir dari iklan tersebut. Sebagai seorang yang berprofesi sebagai guru melihat seekor ayam yang nangkring di kepala seorang guru dalam iklan tersebu...