Langsung ke konten utama

YANG LUCU DARI SURABAYA

Cerita ini saya dapatkan dari sebuah flashdisk milik seorang teman saat mengikuti pendidikan dan latihan atau diklat di Malang, Jawa Timur. File berbentuk power point dan biasanya dijadikan senjata bagi para nara sumber atau seorang guru dalam mengelola sebuah kelas sehingga tetap tercipta suasana pembelajaran yang kondusif dan menyenangkan. Model ice breaker semacam ini memang sangat dibutuhkan agar audien tidak jenuh dan tercipta  suasana mencair laksana dinginnya es, sehingga dapat mengendorkan saraf-saraf kita.

Humor atau guyonan memang sangat diperlukan dalam kehidupan kita. Cerita ala Surabaya yang sangat lucu  ini setidaknya dapat membuat kita untuk sejenak tersenyum. Jika sudah tidak sabar silakan  simak saja, dan bagi teman-teman yang menginginkan versi Indonesianya lihat dibagian bawah. Salam ..

Versi Surabaya asli :

Yu Jah perikso nang dokter.
"Opoko sampeyan ning ?'' Jare doktere.
Yu Jah terus cerito, "Iki lho dok, wis sak wulan iki aku malih ngentutan. Sak jam isok ping sepuluh aku ngentut. Cumak untunge, entutku iku gak mambu ambek gak onok suorone, dhadhi gak onok sing ngerti. Lha iki pas aku longgo ndhik ngarepe sampeyan ae wis ping telu aku ngentut. Tapi sampeyan gak ngerti tho, mergo iku mau, entutku gak muni ambek gak mambu. Cumak aku malih gak enak dhewe, mosok arek wedhok ngentutan ".
"Oh, ngono tah.. Lek ngono tebusen resep iki. Seminggu maneh mbaliko rene maneh" jare doktere.
Pas wis seminggu Yu Jah mbalik maneh nang doktere. "Wis enakan tah ?" takok doktere.
"Aku gak ngerti obat opo sing dokter kekno wingi, cumak entutku saiki kok ambune malih bosok gak karuan. Sampek kudhu nggeblak aku. Tapi untunge entutku sik tetep gak muni", jare Yu Jah.
"Berarti saiki irung sampeyan wis gak buntu maneh. Saiki tebusen resep iki yo" jare doktere.
"Obat opo maneh iku pak dokter ?" takok yu Jah.

OBAT KOPOK ....hehehe


Versi Indonesia :

Yu Jah periksa ke dokter.
"Kenapa mbak ?" tanya dokter. 
Yu Jah terus cerita, " ini lho dok, sudah sebulan ini saya kok jadi sering kentut-an. Setiap satu jam bisa sepuluh kali kentut. Cuma untungnya kentut saya itu tidak berbau dan tak bersuara, jadi tidak ada yang tahu. Nah ini saat saya duduk di depan pak dokter saja saya sudah tiga kali kentut. Tapi pak dokter tidak tahu kan, yaitu tadi karena kentut saya tidak berbau dan tak menimbulkan suara. Cuma perasaaan saya tidak enak sendiri dok, masa wanita kentut-an."
"Oh begitu. Kalau demikian tebus saja resep ini. Minggu depan kembali lagi ke sini, " kata sang dokter.

Seminggu kemudian Yu Jah kembali menemui sang dokter. " Bagaimana, ada perubahan ?" tanya dokter.
"Saya tidak tahu obat apa yang dokter berikan kemarin, kentut saya sekarang kok baunya tak karuan. Rasanya mau pingsan saja. Tetapi untungnya kentut saya masih tidak bersuara," kata Yu Jah.
"Berarti sekarang hidung sampeyan sudah tidak buntu lagi, sekarang tebus resep ini, " kata dokter.
"Obat apalagi, dok ?" tanya Yu Jah. 

OBAT KOPOK (Obat khusus bagi yang kurang pendengarannya). Hehehe ..

Komentar

yo opo rek.... berarti yu jah budeg, pileq lan ngentutan wkakakaka

Postingan populer dari blog ini

Pendidikan Karakter Perlu Keteladanan

Istilah pendidikan karakter sudah sangat familiar bagi kita semua. Pendidikan karakter dalam beberapa tahun terakhir ini menggema menjadi sebuah perbincangan yang hangat di kalangan akademisi. Lagi-lagi era globalisasi menjadi kambing hitam. Hal ini karena globalisasi memang telah mampu menembus segala aspek kehidupan di belahan bumi ini. Dampak globalisasi begitu dahsyat. Banyak hal yang positif yang dapat kita terima, namun sisi lain yaitu dampak negatif tidak dapat kita pungkiri. Salah satu dampak negatif dari globalisasi adalah munculnya generasi instan , yaitu generasi hedonis , generasi yang menekankan pada aspek kesenangan dan kenikmatan tanpa melalui sebuah usaha kerja keras dan pengorbanan. Generasi instan terlalu banyak dimanjakan oleh berbagai fasilitas untuk memenuhi keinginan dan kebutuhannya, manakala ia tidak dapat memenuhi keinginannya maka muncullah karakter negatif berupa jalan pintas, menghalalkan segala cara untuk meraihnya. Jika generasi sekarang sudah berte...

Ziddu Hentikan Layanan Pembayaran

Sudah beberapa bulan saya tidak login ke Ziddu.com. Ziddu.com menjadi alternatif yang dapat diandalkan untuk menyimpan berbagai macam file dan tentunya tambahan penghasilan bagi para pengguna Ziddu.com menjadi daya tarik tersendiri. Tidak heran jika penggun a Ziddu.com pun membengkak. Ziddu.com dimulai pada tahun 2007 dan semua fitur yang unik dan inovatif membuatnya menjadi pemimpin di pasar dalam waktu singkat .    Awal Januari 2012 ini, ternyata ada informasi yang penting dari layanan Ziddu.com yang cukup mengagetkan. "From January 2012, Ziddu will not pay to users. However the Ziddu service is 100% Free for downloading files". Thanks & Regards Ziddu Team Informasi tersebut pada dasarnya memberitahukan bahwa mulai Januari 2012, Ziddu.com tidak akan membayar kepada para penggunanya. Namun demikian masih memberikan layanan donwload secara gratis. Respon pun bermunculan sebagai efek dari penghapusan salah satu bentuk layanan yang selama ini menjad...

Iklan Mie Instan 'Menghina' Guru

mie instant (indocampus.com) Beberapa minggu terakhir ini di dunia maya ramai diperbincangkan tentang sebuah iklan mie instan yang  menurut sebagian besar kalangan terkesan ada unsur penghinaan terhadap profesi guru. Setelah membaca beberapa opini tentang iklan mie instan yang menghina guru tersebut timbullah rasa keingintahuan saya untuk segera melihat iklan tersebut. Rasa penasaran kian menjadi, namun setelah beberapa jam memelototi televisi akhirnya muncul juga iklan yang dimaksud. Pada awalnya iklan ini memang menceritakan hal yang wajar-wajar saja, seorang anak yang hobi memelihara ayam sangat kaget ketika pulang sekolah ayam peliharaannya tidak ada sama sekali. Kemudian anak tersebut makan mie instan yang dihidangkan neneknya dengan nikmat. Semua berjalan wajar dan seadanya. Hal yang sangat tidak wajar adalah pada bagian akhir dari iklan tersebut. Sebagai seorang yang berprofesi sebagai guru melihat seekor ayam yang nangkring di kepala seorang guru dalam iklan tersebu...